Selama masa transisi, pemerintah menjamin tidak ada perubahan terhadap nilai tukar maupun harga barang dan jasa. Nilai intrinsik tetap sama, hanya penyebutannya yang disederhanakan.
Dukungan dan Tantangan
Kebijakan ini mendapat respons beragam dari kalangan ekonomi. Beberapa analis menilai langkah ini akan mendorong efisiensi sistem pembayaran nasional dan memudahkan pencatatan akuntansi di sektor bisnis.
Namun, sejumlah pihak mengingatkan perlunya sosialisasi masif agar tidak menimbulkan kebingungan publik, terutama di daerah yang belum terbiasa dengan sistem digital.
Ekonom Universitas Airlangga, misalnya, menilai redenominasi dapat menjadi simbol kepercayaan diri ekonomi nasional, asalkan diiringi dengan stabilitas inflasi dan keuangan negara yang kuat. [@]























