Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Perumahan Griya Anugrah: Ratusan Warga Tertipu dengan Lahan Perhutani

Perumahan Griya Anugrah: Ratusan Warga Tertipu dengan Lahan Perhutani

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mengalami penipuan terhadap pengembang perumahan. Mereka membeli rumah di lahan yang sebenarnya termasuk kawasan hijau milik Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani). Masalah ini menimbulkan kegundahan besar bagi para pemilik rumah.

Penipuan oleh Pengembang

Warga yang tinggal di Perumahan Griya Anugrah di Kecamatan Mlajah, Bangkalan, mengaku tertipu oleh pengembang bernama PT Golden Mirin. Mereka tidak menyadari bahwa tanah yang mereka beli adalah milik Perhutani hingga proses pembelian selesai dan saat mengurus sertifikat tanah.

Moh Ridwan, salah satu warga di Blok B, mengungkapkan bahwa ia dan ratusan lainnya baru mengetahui status lahan tersebut setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami baru tahu setelah ngurus sertifikat tanah. Ternyata lahan ini masuk kawasan Perhutani,” ujarnya.

Pemilikan Sertifikat yang Tidak Jelas

Dari total 524 bidang tanah yang dijual oleh PT Golden Mirin, hanya 153 yang memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan 10 bidang memiliki sertifikat Hak Milik (SHM). Sisanya, sebanyak 361 bidang, belum memiliki sertifikat sama sekali. Bahkan, meskipun sudah melunasi pembayaran, warga tidak menerima sertifikat apa pun.

Ridwan menyebutkan bahwa pihak pengembang tidak bisa dihubungi dan kantor utama mereka telah dijual kepada orang lain. Hal ini memperparah kesulitan komunikasi antara warga dan pengembang.

Dugaan Izin dari Pemerintah Setempat

Warga juga merasa heran mengapa izin mendirikan bangunan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan pada tahun 2016. Menurut mereka, lahan Perhutani seharusnya tidak boleh diperjualbelikan. “Kenapa Pemkab Bangkalan bisa memberikan izin mendirikan bangunan. Harusnya lahan Perhutani tidak bisa diperjualbelikan,” tambah Ridwan.

Tuntutan Tanggung Jawab

Para warga berharap agar PT Golden Mirin bertanggung jawab atas kejelasan sertifikat lahan. Selain itu, mereka juga menuntut Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai penyedia kredit untuk turut bertanggung jawab atas kasus ini. “Kami akan surati BTN, developer dan Pemkab Bangkalan serta BPN untuk bisa menemukan solusi atas masalah ini,” ujar Ridwan.

Tindakan Hukum yang Diperlukan

Rahmat Hidayat, warga dari Blok C, mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan mogok bayar angsuran sampai masalah ini jelas. “Saya akan mogok bayar angsuran. Tidak apa-apa walaupun BI Checking nanti jelek. Daripada saya harus tertipu lebih banyak lagi,” katanya.

Ia juga berharap pihak pengembang, BTN, BPN, dan Pemkab Bangkalan dapat duduk bersama untuk mencari solusi. Jika tidak ada penyelesaian, ia akan membawa kasus ini ke ranah pidana. “Biar sekalian diketahui siapa saja yang bermain. Karena ini lahan Perhutani tapi mereka bisa memberikan izin. Pasti ada yang bermain untuk menipu kami,” jelas Rahmat.

Upaya Komunikasi yang Gagal

Kompas.com berusaha menghubungi nomor yang tertera di kantor pemasaran Perumahan Griya Anugrah. Namun, nomor tersebut tidak aktif. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pengembang tidak lagi menjalankan bisnisnya secara normal.

Solusi yang Diharapkan

Para warga menuntut adanya transparansi dan kejelasan dari pihak-pihak terkait. Mereka berharap dapat menemukan solusi yang adil dan memastikan hak-hak mereka sebagai pemilik tanah. Dengan demikian, kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada dalam membeli properti di lahan yang tidak jelas statusnya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Pertandingan RB Leipzig vs VfL Wolfsburg dalam Bundesliga 2026

    Hasil Pertandingan RB Leipzig vs VfL Wolfsburg dalam Bundesliga 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara RB Leipzig dan VfL Wolfsburg di Liga Jerman pada 15 Februari 2026 berakhir dengan skor imbang 2-2. Meski kedua tim tampil kompetitif, hasil ini tidak memuaskan bagi para penggemar yang mengharapkan kemenangan. Kedua klub memiliki perbedaan posisi di klasemen, dengan RB Leipzig berada di peringkat kelima sementara VfL Wolfsburg berada di posisi […]

  • Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

    Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa kebangkitan PT Wongso Bersaudara merupakan bukti nyata perhatian Polri dalam mengangkat kembali industri dalam negeri sekaligus menyalurkan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan. Langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tantangan sektor industri, […]

  • Unair dan Unesa, Kampus Jawa Timur Berprestasi di Pemeringkatan Dunia

    Unair dan Unesa, Kampus Jawa Timur Berprestasi di Pemeringkatan Dunia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam pemeringkatan dunia. Dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (WUR), kedua kampus ini mencatatkan peningkatan signifikan, baik secara global maupun nasional. Penjelasan tentang Pemeringkatan THE WUR Pemeringkatan THE WUR melibatkan sekitar 2.191 institusi pendidikan tinggi dari 115 negara. Pemeringkatan […]

  • UMK Pontianak Naik, Tunggu UMP Kalbar

    UMK Pontianak Naik, Tunggu UMP Kalbar

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upah Minimum Kota (UMK) Pontianak 2026 resmi mengalami kenaikan setelah melalui tahapan pembahasan Dewan Pengupahan Kota. Namun, masih menunggu penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Barat. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak, Iwan Amriady Amran, menjelaskan bahwa proses penetapan UMK dilakukan sesuai mekanisme yang diatur pemerintah pusat. Pemerintah kota tidak dapat menetapkan UMK sebelum […]

  • Kebocoran Pipa PDAM di Surabaya, Pengendara Manfaatkan Aliran Air untuk Cuci Kendaraan

    Kebocoran Pipa PDAM di Surabaya, Pengendara Manfaatkan Aliran Air untuk Cuci Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Kebocoran pipa PDAM di kawasan Jembatan MERR Surabaya menjadi perhatian masyarakat setelah aliran air yang keluar mencapai ketinggian dua meter. Kejadian ini terjadi pada Rabu (29/4) dan menimbulkan dampak signifikan terhadap lalu lintas serta perilaku pengguna jalan. Aliran Air Tinggi Mengganggu Lalu Lintas Pipa PDAM Surya Sembada yang bocor mengakibatkan air menyembur deras ke […]

  • Buleks Apresiasi PDAM Surabaya Kian Profesional Tangani Keluhan Pelanggan dan Masyarakat

    Buleks Apresiasi PDAM Surabaya Kian Profesional Tangani Keluhan Pelanggan dan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono mengapresiasi gerak cepat (gercep) PDAM Surya Sembada, dalam menangani keluhan pelanggan. Seiring akan berubahnya bentuk PDAM Surya Sembada dari perusahaan daerah, menjadi perusahaan umum daerah.

expand_less