Pengadaan Mobil Siaga hingga Infrastruktur, Prioritas Pembangunan Pemkab Madiun Tahun 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 menit yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Madiun telah menetapkan 17 program prioritas yang akan menjadi fokus utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan penggunaan anggaran yang terbatas dapat digunakan secara optimal dan berdampak langsung pada masyarakat.
Fokus Utama Pembangunan
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan bahwa pembangunan akan mengarah pada penguatan sumber daya manusia (SDM), sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, penanganan stunting, serta pengendalian inflasi. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi keuangan daerah yang terbatas.
“Anggaran harus produktif, akuntabel, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Dengan demikian, setiap rupiah yang dialokasikan diharapkan memberikan manfaat yang nyata bagi warga.
Daftar Program Prioritas
Dari hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), disepakati beberapa program prioritas. Di antaranya:
- Pengadaan mobil siaga
- Bakti sosial terpadu
- Pemenuhan Universal Health Coverage (UHC)
- Peningkatan infrastruktur jalan
- Rehabilitasi sarana prasarana pendidikan dan kesehatan
- Pembangunan infrastruktur desa
- Penyusunan DED dan FS Pasar Dungus
- Lisensi Google Learning Education
- Pendampingan makan bergizi
- Program sekolah rakyat
- Penanganan stunting
- Penambahan anggaran listrik PJU
Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan daerah.
Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan
Salah satu poros utama APBD 2026 adalah pembangunan infrastruktur dan pendidikan. Beberapa sekolah yang membutuhkan rehabilitasi akan masuk dalam daftar penanganan. Selain itu, peningkatan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas untuk mendukung mobilitas masyarakat dan ekonomi daerah.
Kesehatan dan Ketahanan Pangan
Kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian utama. Pemkab Madiun akan memperkuat layanan kesehatan melalui program UHC dan bakti sosial terpadu. Selain itu, upaya peningkatan ketahanan pangan akan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan.
Penanganan Stunting dan Inflasi
Masalah stunting dan inflasi menjadi fokus lain dalam pembangunan. Pemkab Madiun akan melakukan berbagai inisiatif untuk menurunkan angka stunting dan mengendalikan inflasi agar tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat.
Kesiapan Sumber Daya Manusia
Untuk mendukung semua program tersebut, pemerintah akan memprioritaskan pengembangan SDM. Ini mencakup pelatihan dan pendidikan yang lebih baik, serta penguatan kapasitas aparatur daerah agar mampu menjalankan tugas dengan efektif dan efisien.
Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan penguatan SDM, Pemkab Madiun berkomitmen untuk memastikan anggaran yang ada digunakan secara optimal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membangun daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.***





Saat ini belum ada komentar