Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Menuju 100 Tahun! Janji Azrul Ananda ke Bonek, Juara Liga Indonesia

Menuju 100 Tahun! Janji Azrul Ananda ke Bonek, Juara Liga Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menghadapi usia seratus tahun, Persebaya Surabaya memiliki satu janji besar yang pernah diucapkan oleh Presiden Klub Azrul Ananda kepada para penggemarnya, Bonek. Ia menegaskan niat dari Green Force untuk meraih gelar juara Liga Indonesia sebelum mencapai usia 100 tahun.

Janji itu diungkapkan dalam perayaan ulang tahun ke-94 Persebaya Surabaya pada Juni 2021, saat klub dan sepak bola nasional mengalami hambatan akibat pandemi Covid-19. Banyak klub harus menyesuaikan target mereka, termasuk Persebaya Surabaya yang memilih pendekatan yang lebih realistis.

Pihak manajemen pada masa itu menetapkan target untuk finis di posisi teratas Liga 1 Indonesia musim 2021/2022. Persebaya Surabaya tidak mengutamakan pencarian gelar, tetapi lebih fokus pada pembentukan struktur tim untuk masa depan.

Di balik tujuan jangka pendek, Azrul memiliki rencana besar yang jauh lebih ambisius. Ia menekankan pentingnya Persebaya Surabaya berkembang menjadi sebuah klub modern, profesional, dan mandiri. Salah satu impiannya adalah mengantarkan Persebaya Surabaya masuk ke pasar modal sebelum mencapai usia seratus tahun.

“Saya berharap klub ini menjadi entitas yang mandiri secara keuangan dan profesional,” tegas Azrul dalam pernyataannya pada saat itu.

IPO dianggap sebagai jalur menuju kestabilan dan kompetitif dalam jangka panjang. Persebaya Surabaya berharap memiliki kemampuan keuangan yang sejajar dengan klub besar Asia, sehingga mampu bertahan kuat di masa sepak bola modern.

Namun, ambisi utamanya tetap gelar juara Liga Indonesia.

“Saya sangat yakin Persebaya bisa menjadi juara sebelum berusia 100 tahun,” kata Azrul sambil menekankan bahwa masih ada faktor X yang sering memengaruhi persaingan merebut gelar.

Ia menilai perkembangan pemain muda sebagai dasar strategis dalam merealisasikan impian tersebut.

Di musim 2021/2022, sebagian besar pemain Persebaya Surabaya masih berusia di bawah 30 tahun dan dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Gabungan pemain lokal yang penuh semangat dan pemain asing berkualitas menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi jangka panjang. Persebaya Surabaya berharap bisa berkembang secara konsisten, bukan sekadar instan.

Namun, memasuki musim 2025/2026, perjalanan tersebut menghadapi tantangan berat. Performa Persebaya Surabaya masih goyah dan terjebak di tengah klasemen hingga pekan ke-14 Super League. Green Force berada di posisi kedelapan dengan 17 poin dari 12 pertandingan. Hasil empat kemenangan, lima imbang, dan tiga kekalahan menunjukkan ketidakstabilan yang masih menghantui tim.

Kinerja tim mencatat 14 gol dan kebobolan 12 gol, menunjukkan ketidakseimbangan yang belum sepenuhnya optimal. Efisiensi serangan juga masih kurang maksimal dengan tingkat akurasi tembakan sebesar 42 persen dari total 112 percobaan. Sementara itu, dalam hal penguasaan bola, Persebaya Surabaya mampu melakukan 3.708 umpan dengan akurasi 79 persen sebagai upaya membangun alur permainan yang lebih terencana.

Namun, kualitas umpan penetrasi dan umpan umpan depan belum memberikan dampak optimal terhadap gol. Pertahanan berusaha keras dengan 248 intersepsi, 218 sapuan, dan 30 blok tembakan. Meskipun demikian, hanya dua clean sheet yang berhasil dicatatkan menunjukkan masih ada kekurangan dalam menjaga konsentrasi.

Kondisi semakin memburuk setelah pelatih utama Eduardo Perez dipecat usai hasil imbang 1-1 melawan Arema FC pada pekan ke-13. Evaluasi yang dilakukan oleh manajemen berujung pada keputusan mengganti pimpinan tim untuk memperbaiki arah permainan.

Sekarang tim diarsiteki oleh caretaker Uston Nawawi yang diharapkan mampu menghadirkan semangat baru. Uston memiliki kedekatan emosional dengan klub serta pengalaman internal yang dapat menjadi pemicu motivasi para pemain. Perubahan ini menjadi awal bagi Persebaya Surabaya untuk kembali mengejar stabilitas performa. Tim membutuhkan seorang pelatih yang mampu membangkitkan intensitas, keberanian, dan karakter khas Green Force.

Di kondisi yang tidak menguntungkan ini, janji Azrul untuk menjadi juara sebelum berusia 100 tahun kembali menjadi pedoman moral. Ucapannya menjadi pengingat bahwa proses menuju puncak selalu melalui tahap-tahap yang sulit.

Bonek tetap menjadi kekuatan utama yang mendorong klub terus berkembang. Dukungan mereka menjadi sumber semangat yang tidak bisa digantikan oleh pemain.

Harapan kini berpindah kepada pelatih utama yang segera tiba untuk memberikan pandangan baru. Persebaya Surabaya membutuhkan seorang pengambil keputusan yang mampu memaksimalkan pemain muda dan mengenali potensi taktis tim dengan tepat.

Dengan dasar yang telah terbentuk selama beberapa tahun terakhir, kesempatan untuk bangkit selalu tersedia. Green Force hanya perlu mengembalikan kepercayaan diri untuk terus berkembang.

Keinginan untuk mencapai seratus tahun bukan hanya sekadar perayaan, tetapi kesempatan untuk menegaskan identitas klub yang selalu memiliki impian besar.

Persebaya Surabaya kini berada di ambang batas penting untuk memastikan janji presidennya tidak hanya menjadi wacana. Muncul pertanyaan yang terus muncul dalam pikiran para penggemar Persebaya: apakah Persebaya Surabaya bisa menyelesaikan perjalanan menuju usia 100 tahun dengan sesuatu yang paling mereka harapkan, yaitu gelar juara Liga Indonesia? ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib Fokus Pemulihan dan Latihan Taktis

    Tantangan Berat Semen Padang di Kandang Persijap Jepara

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semen Padang FC akan berkunjung ke markas Persijap Jepara dalam pertandingan pekan ke-13 Liga Super 2025/2026. Kabau Sirah datang dengan harapan mengakhiri penurunan performa mereka. Pertandingan Persijap melawan Semen Padang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (20/11/2025) pukul 15.30 WIB. Tim tamu memiliki target untuk bangkit. Kapal Dejan Antonic sedang […]

  • Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 379
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Konflik internal di Universitas Malahayati kembali mencuat ke permukaan, kali ini menyeret nama-nama dalam lingkaran pribadi sang pendiri, pengusaha Rusli Bintang. Perseteruan ini diduga dipicu oleh dinamika rumah tangga Rusli Bintang yang disebut memiliki lebih dari satu istri, dan kini mencuat nama baru dr. Listiawati yang dikabarkan sebagai istri ketiga. Seorang narasumber yang […]

  • Polres Sumenep Perketat Pengawasan di Wilayah Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

    Polres Sumenep Perketat Pengawasan di Wilayah Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Sumenep, Polda Jatim, memperketat pengawasan dan pengamanan di wilayah kepulauan guna mencegah maraknya peredaran narkoba. Langkah ini diambil menyusul hasil evaluasi internal yang menunjukkan peningkatan kasus narkoba sepanjang tahun 2025, khususnya di sejumlah kecamatan kepulauan. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengungkapan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres […]

  • Konflik Internal PKB Magetan Memicu Gugatan ke Pengadilan

    Konflik Internal PKB Magetan Memicu Gugatan ke Pengadilan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembahasan mengenai konflik internal partai politik di Jawa Timur kembali menarik perhatian publik. Kali ini, gugatan hukum yang diajukan oleh anggota DPRD Magetan, Nur Wakhid, terhadap pimpinan lembaga legislatif dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan menjadi sorotan utama. Gugatan ini diduga berkaitan dengan rencana pergantian antar waktu (PAW) terhadap dirinya di lembaga tersebut. […]

  • 5 Kecamatan Terkecil di Garut, Salah Satunya Sentra Pertanian

    5 Kecamatan Terkecil di Garut, Salah Satunya Sentra Pertanian

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kecamatan dengan Luas Wilayah Terkecil di Kabupaten Garut DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Garut, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, dikenal memiliki beragam topografi mulai dari pegunungan hingga dataran rendah. Wilayah ini tidak hanya kaya akan potensi alam tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang menarik. Meski luas wilayahnya cukup besar, ternyata ada beberapa kecamatan yang memiliki area yang […]

  • Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Rancangan Perubahan APBD Tahun 2024 Kabupaten Tulungagung

    Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Rancangan Perubahan APBD Tahun 2024 Kabupaten Tulungagung

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat paripurna DPRD Tulungagung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung yang dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos, digelar di Gedung Graha Wicaksono pada Senin (12/8/2024). Agenda rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 dihadiri oleh Pj. Bupati Tulungagung, Drs. Heru Suseno, Setda, Tri, S.Mi, staf ahli, serta Bappeda, […]

expand_less