Kecelakaan Tragis Gary Iskak di Bintaro: Kronologi, Ucapan Duka, dan Kenangan Terakhir
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Industri hiburan di Nusantara kembali berduka. Aktor Gary Iskak dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di Jalan Kesehatan, Bintaro, sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu (29/11/2025).
Gary menghembuskan napas terakhir pada pukul 09.24 WIB di Rumah Sakit Suyoto, Jakarta Selatan, sebagaimana dikabarkan dalam laporan yang beredar. Berita duka ini langsung dikonfirmasi oleh beberapa rekan artis yang lebih dekat mengenalnya.
Salah satu contohnya adalah Ade Jigo dari Teamlo, yang menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di Instagram Story miliknya.
“INNALILahi WAINNAILAHI ROJIUN,” tulisnya di story Instagram pribadinya.
Ucapan belasungkawa juga datang melalui kolom komentar akun Instagram @iskak_gary dari teman-teman dekat, termasuk Baim Wong, Monaratuliu, Genrifinadi Pamungkas, serta mantan vokalis T2, Tiwi.
“Orang baik, innalilahi wainailaihi rojiun,” tulis Baim Wong.
“Ya Allah, berikanlah dia ampunan dan kasih sayang, serta kesembuhan dan kesehatan. Istirahatlah di taman surga, ya Tuhan. Amin,” tulis Monaratuliu.
Saudara-saudara mengingat Gary sebagai orang yang baik dan menyenangkan. Mereka berdoa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Belasungkawa mendalam juga dirasakan oleh istri Gary, Richa Novisha. Sebelum kecelakaan terjadi, Gary sempat mengajak istrinya dan dua anaknya makan bersama di sebuah pusat perbelanjaan. Kesempatan berkumpul tersebut kini menjadi kenangan terakhir bagi keluarga kecilnya.
Gary Iskak dikenal oleh masyarakat sejak awal tahun 2000 melalui berbagai film yang populer, seperti Ada Apa dengan Cinta?, Ungu Violet, hingga Merah Itu Cinta. Pada tahun 2025, ia kembali menjadi perhatian publik lewat film terbarunya yang berjudul Maju Serem Mundur Horor.
Perjalanan karier Gary tidak selalu lancar. Ia pernah menghadapi proses hukum terkait narkoba pada tahun 2007–2008, dan beberapa tahun terakhir ini berjuang melawan hepatitis C. Meskipun demikian, kontribusi dan karyanya tetap dikenang oleh banyak penggemar. ***





Saat ini belum ada komentar