Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Antisipasi Kendala Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Surabaya Imbau Peserta Rutin Cek Status JKN

Antisipasi Kendala Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Surabaya Imbau Peserta Rutin Cek Status JKN

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Syarat utama untuk dapat mengakses berbagai layanan kesehatan yang dijamin dalam Program JKN adalah status kepesertaan yang aktif. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, mengimbau seluruh peserta untuk rutin memeriksa status keaktifan kepesertaan guna mencegah penolakan layanan di fasilitas kesehatan akibat tunggakan iuran atau kendala administrasi lainnya, Kamis (27/11).

“Masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya, perlu rutin memeriksa status keaktifan kepesertaan JKN. Jangan sampai saat sakit dan sudah berada di rumah sakit baru sadar bahwa status kepesertaannya ternyata tidak aktif. Kondisi seperti ini tentu dapat menimbulkan persoalan yang cukup serius dan berpotensi menghambat proses pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Hernina.

Hernina mengatakan, kepesertaan JKN yang aktif juga memberikan rasa aman dan tenang, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat atau penyakit yang memerlukan penanganan segera. Apabila status kepesertaan nonaktif karena memiliki tunggakan dapat melakukan pembayaran melalui kanal pembayaran resmi yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tanpa dikenakan denda iuran akibat keterlambatan.

“Meskipun peserta JKN telah melunasi tunggakan iuran dan kepesertaannya kembali aktif, apabila dalam jangka waktu 45 hari sejak status kepesertaan aktif kembali peserta menjalani rawat inap, maka akan dikenakan denda pelayanan. Perhitungan besaran denda pelayanan rawat inap yakni sebesar lima persen dari biaya paket INA-CBGs berdasarkan diagnosa awal dikalikan jumlah bulan tertunggak. Jumlah bulan tertunggak yang dihitung maksimal adalah 12 bulan serta besar denda maksimal Rp20 juta,” ungkap Hernina.

Pengurusan denda pelayanan dilakukan melalui loket informasi dan pengaduan di rumah sakit. Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) akan menghitung besaran denda rawat inap berdasarkan diagnosis awal dari dokter penanggung jawab. Setelah itu, peserta dapat melunasinya melalui kanal pembayaran yang tersedia, lalu menyerahkan bukti pembayaran kembali kepada petugas.

“Peserta JKN diberikan kemudahan untuk rutin cek status kepesertaan melalui Aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memantau keaktifan kepesertaan, mengakses berbagai informasi layanan, serta memanfaatkan fitur-fitur lain yang membantu memastikan pelayanan kesehatan dapat diterima secara optimal dan tanpa kendala administratif,” terangnya.

Tidak hanya Aplikasi Mobile JKN, status keaktifan kepesertaan juga dapat dipantau melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, sehingga peserta dapat memperoleh informasi secara cepat dan mudah melalui ponsel. Namun, apabila peserta tetap ingin mendapatkan layanan tatap muka dengan petugas, mereka dapat mengunjungi layanan BPJS Keliling atau Mal Pelayanan Publik (MPP) di Siola.

“Adanya berbagai kemudahan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses pelayanan kesehatan, terutama terkait status kepesertaan nonaktif akibat tunggakan iuran. Apabila peserta rutin memantau status kepesertaannya, potensi kendala layanan kesehatan saat kondisi darurat dapat diantisipasi sejak dini,” tutupnya.

Sementara itu, Budi Santoso (45), peserta yang terdaftar pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas II, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menjadi peserta JKN ketika harus menjalani rawat inap. Menurutnya, Program JKN memberikan perlindungan yang nyata dalam berbagai aspek, terutama dari sisi finansial.

Berdasarkan manfaat besar yang ia rasakan saat mengakses layanan JKN, Budi tidak pernah bosan mengingatkan warga di sekitarnya untuk rutin memantau status keaktifan kepesertaan mereka. Ia menambahkan, sakit bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, sehingga alangkah baiknya mempersiapkan diri sebelum musibah datang. (dk/nw)

 

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Latihan Perut di Rumah Tanpa Alat

    Latihan Perut di Rumah Tanpa Alat

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 252
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Raih Perut Kencang Idaman: Panduan Lengkap Latihan Perut di Rumah Tanpa Alat Memiliki perut yang kencang, kuat, dan berbentuk adalah impian banyak orang. Namun, seringkali kita berpikir bahwa ini hanya bisa dicapai di gym dengan peralatan mahal atau di bawah bimbingan pelatih pribadi. Padahal, kenyataannya, Anda bisa mendapatkan perut impian Anda dari kenyamanan […]

  • Komisi E DPRD Jatim Dorong Penambahan dan Perlindungan Sekolah Terbuka

    Komisi E DPRD Jatim Dorong Penambahan dan Perlindungan Sekolah Terbuka

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah provinsi untuk menambah jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) Terbuka serta memastikan keberlanjutannya. Hal ini disampaikan oleh bapak Rasiyo selaku dewan provinsi, yang menilai sekolah terbuka sebagai solusi bagi masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan formal. “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu, sekolah terbuka harus dipertahankan dan […]

  • Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Beri Hadiah Bagi Pengendara yang Tertib Lalu Lintas

    Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Beri Hadiah Bagi Pengendara yang Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Polda Jatim melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar razia gabungan. Kegiatan itu menyasar pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di jalur pantura Probolinggo Jawa Timur. Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen mengatakan, operasi kali […]

  • Pengaruh Budaya Asing Dalam Tradisi Indonesia

    Pengaruh Budaya Asing Dalam Tradisi Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 893
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengaruh budaya asing dalam tradisi IndonesiaSejak berabad-abad lalu, gelombang interaksi dengan berbagai bangsa telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan, membentuk kembali lanskap budaya Nusantara. Pengaruh ini, baik yang bersifat akulturasi maupun asimilasi, telah menciptakan dinamika yang kompleks, di mana tradisi asli bercampur baur dengan unsur-unsur dari luar, menghasilkan wajah budaya Indonesia yang unik […]

  • Polsek Asemrowo Amankan Residivis Pencuri Kompor di Greges Jaya

    Polsek Asemrowo Amankan Residivis Pencuri Kompor di Greges Jaya

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sepak terjang JSW (39), seorang residivis spesialis pembobol rumah, kembali terhenti di tangan pihak kepolisian. Warga Kalimas Baru Buntu, Kelurahan Tanjung Perak ini diamankan Unit Reskrim Polsek Asemrowo setelah tepergok mencuri kompor gas di sebuah warung makan di kawasan Jalan Raya Greges Jaya, Jumat (28/11/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku […]

  • Jembatan Gantung Desa Prigi: Menghapus Jarak, Menguatkan Asa

    Jembatan Gantung Desa Prigi: Menghapus Jarak, Menguatkan Asa

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suara gemericik Sungai Pacar mengalun pelan di bawah jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter itu tampak kokoh membentang, menjadi penghubung yang selama ini dinantikan warga dari tiga desa yakni Prigi, Margo, dan Karanggandu. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses masyarakat menjadi […]

expand_less