Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » KPK Soroti APBD KBB Didominasi Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Jeje Beri Penjelasan

KPK Soroti APBD KBB Didominasi Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Jeje Beri Penjelasan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM —Badan Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan acara Sosialisasi Panduan Penilaian Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, pada Selasa (28/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, serta seluruh kepala perangkat daerah, inspektorat, dan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Dalam pidatinya, Bupati Jeje Ritchie Ismail menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui penguatan sistem pencegahan korupsi yang terorganisir, terencana, dan berkelanjutan.

“Program ini menjadi wadah bagi kita semua untuk melakukan evaluasi dan menilai sejauh mana usaha Pemkab Bandung Barat dalam menjalankan reformasi birokrasi, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata Jeje.

Ia juga mengharapkan seluruh perangkat daerah menggunakan kegiatan tersebut secara maksimal agar nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) dan MCSP KPK Kabupaten Bandung Barat terus meningkat setiap tahunnya.

“Komitmen kami adalah menjadikan Bandung Barat sebagai pemerintahan yang bersih, memiliki integritas, serta fokus pada pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Jeje menegaskan, kerja sama antara pemerintah daerah dengan KPK merupakan langkah krusial dalam memperkuat dasar pemerintahan yang bersih dan bebas dari tindakan korupsi.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Jawa Barat KPK, Irawati, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MCSP di Bandung Barat menitikberatkan pada penilaian perencanaan dan anggaran daerah, termasuk kesesuaian dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) serta RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah).

“Kami ingin mengetahui sejauh mana RPJMD yang disusun Pemkab Bandung Barat benar-benar diterapkan setiap tahun, khususnya terkait program prioritas daerah dan kesesuaian anggaran dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Irawati.

Ia juga menyoroti peran penting dari strategi Pemkab Bandung Barat dalam menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, agar APBD tetap seimbang dan tidak mengalami defisit.

“Kami memastikan bahwa APBD harus direncanakan sesuai alokasi yang tepat guna, serta didukung oleh perencanaan yang berorientasi pada kinerja dan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data KPK, APBD Kabupaten Bandung Barat tahun 2025 mencapai sekitar Rp3,5 triliun, dengan 35 persen dialokasikan untuk belanja pegawai. Hal itu menunjukkan kemampuan fiskal daerah baru sekitar 30 persen dari total APBD.

“Artinya, kemampuan fiskal Kabupaten Bandung Barat baru sekitar 30% dari total APBD. Ini menjadi pekerjaan rumah besar agar penggunaan anggaran lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Irawati.

Selain itu, KPK juga menyoroti pengelolaan belanja hibah dan pengadaan barang/jasa, termasuk mekanisme validasi proposal dan analisis kewajaran harga agar berjalan transparan dan akuntabel.

Irawati menekankan pentingnya sinkronisasi antara aspirasi DPRD, rencana kerja perangkat daerah, dan kebijakan eksekutif, agar seluruh program pembangunan tidak tumpang tindih. Ia juga menyoroti aspek tata ruang, yang menurutnya perlu segera diperbarui melalui RTRW dan RDTR agar pembangunan berjalan terarah.

“Ketika bicara pembangunan, tidak bisa lepas dari tata ruang. Kami berharap tata ruang di Bandung Barat dapat segera disesuaikan melalui pembaruan RTRW dan RDTR agar pembangunan berjalan terarah dan berkelanjutan,” tuturnya.

Selanjutnya, Irawati menekankan perlunya kemandirian keuangan melalui peningkatan pajak daerah, retribusi, serta dividen BUMD, didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan media dalam pengawasan publik.

“Kemandirian fiskal adalah kunci. Artinya, kita harus melihat potensi yang ada di Bandung Barat dan memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan publik,” pungkasnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Syafi'i DPRD Surabaya

    Kisruh Sertifikat Margorukun: DPRD Surabaya Janji Advokasi Hukum

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 259
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puluhan warga Margorukun, Kecamatan Bubutan, dibuat resah karena sertifikat tanah mereka diblokir oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dokumen kepemilikan yang sudah berbentuk Hak Guna Bangunan (HGB) maupun Sertifikat Hak Milik (SHM) tidak bisa dipakai sebagaimana mestinya, mulai dari balik nama, peningkatan status, hingga kebutuhan administrasi lain. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sertifikat yang […]

  • Gelar Baksos di Hari Bhayangkara ke–78, Polda Jatim Dukung Percepatan Ekonomi Inklusif

    Gelar Baksos di Hari Bhayangkara ke–78, Polda Jatim Dukung Percepatan Ekonomi Inklusif

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM -Memperingati Hari Bhayangkara ke – 78 Polda Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan dilaksanakan bersama seluruh Polres/ta/tabes yang ada di jajarannya. Dengan tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Memuji Indonesia Emas” tersebut Polda Jawa Timur beserta jajarannya juga melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes). Berbagai bantuan sosial kepada […]

  • Kepedulian Bonek terhadap Bruno Moreira yang Berpotensi Pergi dari Persebaya Surabaya

    Kepedulian Bonek terhadap Bruno Moreira yang Berpotensi Pergi dari Persebaya Surabaya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemain andalan mereka, Bruno Moreira. Kapten tim ini memiliki kontrak yang akan berakhir pada 30 April 2026, dan saat ini hanya tersisa tiga bulan lagi. Hal ini membuat para penggemar Persebaya khawatir karena takut Bruno Moreira tidak memperpanjang kontraknya dan meninggalkan klub. Kontrak Bruno Moreira […]

  • Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Dearly Djoshua Akui Hubungan dengan Ari Lasso Telah Berakhir Dearly Djoshua, seorang pengusaha ternama di Bali, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait hubungannya dengan musisi ternama Ari Lasso. Melalui unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa keduanya telah berpisah dan tidak akan kembali bersama. Pernyataan ini menjadi jawaban bagi banyak pihak yang mempertanyakan status hubungan mereka. […]

  • Kehadiran Thiago Berikan Harapan Baru bagi Oviedo

    Kehadiran Thiago Berikan Harapan Baru bagi Oviedo

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran pemain baru Thiago Fernández di Oviedo memberikan semangat baru bagi tim dalam pertandingan penting melawan Girona. Pemain asal Brasil ini telah resmi terdaftar dalam LaLiga dan siap berkontribusi untuk menghadapi laga krusial yang akan digelar hari ini pukul 14:00 di Estadio Carlos Tartiere. Pentingnya Pertandingan Bagi Oviedo Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi […]

  • Azhar Kahfi Gerindra Surabaya DPRD Surabaya Satgas Kampung Pancasila vandalisme Surabaya

    Balap Liar di Surabaya, Azhar Kahfi : Pembatasan Jam Malam Tidak Cukup, Pemetaan Yang Lebih Di Pertajam

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat belakangan dibuat resah dengan maraknya gangster dan balap liar di wilayah Surabaya.Hal ini mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi, soal maraknya aksi balap liar yang kembali mencuat di sejumlah titik kota Surabaya. Ia menuturkan, persoalan ini tidak bisa lagi dipandang sebagai kenakalan remaja semata, melainkan fenomena […]

expand_less