Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Nadiem Jadi Tersangka, Buya Anwar: Prabowo Penuhi Janji

Nadiem Jadi Tersangka, Buya Anwar: Prabowo Penuhi Janji

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanggapan Tokoh terhadap Penetapan Tersangka Nadiem Makarim

DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, atau yang akrab disapa Buya Anwar, menyampaikan pandangan terkait langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi. Menurutnya, Presiden telah menjalankan janjinya untuk menghapus praktik korupsi di berbagai sektor.

Buya Anwar menegaskan bahwa masyarakat perlu terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Presiden dan aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan korupsi. Pandangan ini disampaikan sebagai respons terhadap penetapan Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus pengadaan laptop Chromebook yang merugikan negara sebesar Rp1,98 triliun.

Nadiem, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Meski demikian, Buya Anwar tidak ingin terjebak dalam debat politis mengenai status penuntutan ini. Ia lebih fokus pada komitmen Presiden Prabowo dalam memerangi korupsi selama masa kampanye dan pidato-pidatonya.

“Saya melihat bahwa Prabowo sudah menjalankan janjinya. Ini adalah bukti nyata dari komitmennya dalam membersihkan korupsi dari sistem,” ujar Buya Anwar.

Menurutnya, korupsi bukan hanya terjadi di lembaga eksekutif, tetapi juga telah menyebar ke lembaga legislatif dan yudikatif. “Banyak wilayah di negeri ini terkena dampak dari tindakan koruptif. Dan Prabowo tampak memiliki tekad kuat untuk mengatasinya. Oleh karena itu, kita semua wajib mendukungnya.”

Pandangan Mengenai Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan

Dalam diskusi ini, Buya Anwar juga menyampaikan pandangan tentang anggapan bahwa Nadiem hanya melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan, bukan terlibat dalam penerimaan aliran dana. Ia berpandangan bahwa seseorang yang memiliki ilmu dan kemampuan seharusnya bisa mengambil keputusan tanpa takut.

“Jika seseorang memiliki ilmu, maka ia tidak akan takut atau salah dalam mengambil keputusan. Hanya orang yang tidak tahu bagaimana menjalankan sesuatu yang akan merasa takut,” jelas Buya Anwar.

Ia menggunakan analogi seorang pembalap Formula 1 yang tidak takut saat berlomba karena ia sudah memiliki keahlian. Namun, jika tidak memahami cara mengemudikan pesawat jet pribadi, maka ia tidak akan berani melakukannya.

“Seorang pembalap F1 tidak takut untuk berlomba karena dia tahu dan punya ilmunya. Tapi dia tentu tidak bisa dan tidak berani membawa private jet karena tidak tahu cara mengemudikannya,” tambahnya.

Dukungan untuk Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Buya Anwar menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam membersihkan korupsi. Ia percaya bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah dan rakyat, dapat tercapai pemerintahan yang bersih dan transparan.

Ia juga menilai bahwa setiap langkah yang diambil oleh pemerintah harus didukung dengan keyakinan bahwa tujuan utamanya adalah keadilan dan kesejahteraan rakyat. Dengan begitu, korupsi dapat diminimalisir dan sistem pemerintahan menjadi lebih efektif serta berkelanjutan.

Kesimpulan

Pandangan Buya Anwar menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ia menilai bahwa Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam hal ini, dan masyarakat harus terus mendukung langkah-langkah yang diambil.

Selain itu, ia menekankan bahwa kepercayaan terhadap kemampuan seseorang sangat penting dalam pengambilan keputusan. Jika seseorang memiliki ilmu dan pengalaman, maka ia tidak akan ragu dalam bertindak. Hal ini menjadi dasar bagi keberhasilan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kabupaten Terdampak Hidrometeorologi, Polri Bergerak Cepat Lakukan Penyelamatan dan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi

    Tiga Kabupaten Terdampak Hidrometeorologi, Polri Bergerak Cepat Lakukan Penyelamatan dan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku Utara berupa 1 banjir bandang, 4 kejadian tanah longsor, dan 15 kejadian banjir. Tiga kabupaten terdampak, yakni Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Tidore Kepulauan. Sejak awal kejadian, jajaran Polri dikerahkan maksimal, berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi warga, menolong korban, dan memastikan masyarakat […]

  • Grab Wrapped dan Gojek Wrapped 2025, Cara Mengakses dan Memahami Pengeluaran Ojek Digital di Akhir Tahun

    Grab Wrapped dan Gojek Wrapped 2025, Cara Mengakses dan Memahami Pengeluaran Ojek Digital di Akhir Tahun

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aplikasi transportasi online seperti Grab dan Gojek telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari perjalanan kerja hingga pesan makanan, layanan ini sering kali menjadi pilihan utama. Di akhir tahun, banyak pengguna mulai penasaran dengan total pengeluaran mereka selama setahun. Untuk itu, berikut langkah-langkah untuk memantau pengeluaran tersebut melalui fitur laporan […]

  • 5 Fakta Persebaya vs Persis Solo: Dua Pemain Kunci Absen, Pertahanan Rapuh

    5 Fakta Persebaya vs Persis Solo: Dua Pemain Kunci Absen, Pertahanan Rapuh

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 282
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11/2025). Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen. Bagi Green Force, pertandingan ini bukan sekadar laga kandang biasa. Ini adalah momen untuk bangkit setelah […]

  • Kakorlantas-Menhub Pantau Hari Pertama Operasi Ketupat 2025

    Kakorlantas-Menhub Pantau Hari Pertama Operasi Ketupat 2025

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 311
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono dan Direktur Utama ASDP Heru Widodo kompak memantau hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Menhub Dudy tiba di Rest Area KM 13.5A Tol Jakarta-Merak pada Minggu (23/3) malam. Dari situ, dia bersama Kakorlantas, Dirut Jasa Raharja, dan Dirut […]

  • Pemkot Surabaya Hadapi Gugatan Hukum Rp104 Miliar dari PT Unicomindo Perdana

    Pemkot Surabaya Hadapi Gugatan Hukum Rp104 Miliar dari PT Unicomindo Perdana

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah menghadapi gugatan hukum yang menuntut pembayaran ganti rugi sebesar Rp104 miliar dari PT Unicomindo Perdana. Kasus ini bermula dari perjanjian antara Pemkot Surabaya dengan perusahaan tersebut sejak tahun 1989, yang kini berdampak pada kerugian negara yang signifikan. Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menyatakan bahwa pihaknya akan meminta rekomendasi resmi […]

  • Gaji PNS 1 Januari 2026 Cair, Naik atau Tidak? Ini Penjelasannya

    Gaji PNS 1 Januari 2026 Cair, Naik atau Tidak? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 605
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada awal tahun 2026, isu mengenai gaji pegawai negeri sipil kembali menjadi topik pembicaraan. Banyak tenaga aparatur negara berharap mendapatkan kejelasan apakah penghasilan mereka akan naik atau tetap sesuai dengan skema sebelumnya. Tanggal 1 Januari 2026 dianggap sebagai titik penting karena menjadi awal dari kebijakan penggajian tahun baru. Di tengah diskusi tentang reformasi birokrasi dan […]

expand_less