Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » 7 Perbedaan PPPK Paruh Waktu 2025 dengan PNS, Apakah Jauh?

7 Perbedaan PPPK Paruh Waktu 2025 dengan PNS, Apakah Jauh?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perbedaan PPPK Paruh Waktu 2025 dengan PNS

DIAGRAMKOTA.COM – Seleksi PPPK Paruh Waktu 2025 kini menjadi topik yang cukup ramai dibicarakan oleh masyarakat. Meskipun status kerja PPPK Paruh Waktu tetap diakui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), namun terdapat perbedaan signifikan antara PPPK Paruh Waktu dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berikut beberapa perbedaan utama yang perlu diketahui.

Status Kepegawaian

  • PNS: Memiliki status sebagai pegawai tetap dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) nasional.
  • PPPK Paruh Waktu: Bekerja berdasarkan kontrak terbatas, tidak memiliki NIP nasional, dan hanya bekerja dalam jam kerja tertentu.

Mekanisme Rekrutmen

  • PNS: Melalui seleksi nasional yang melibatkan tes CAT (kompetensi dasar dan kompetensi bidang) serta prajabatan.
  • PPPK Paruh Waktu: Proses rekrutmen lebih fleksibel, dimulai dari usulan instansi hingga verifikasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Biasanya tidak ada tes nasional penuh karena basisnya adalah pendataan non-ASN.

Masa Kerja

  • PNS: Bekerja hingga usia pensiun (biasanya 58–60 tahun tergantung jabatan).
  • PPPK Paruh Waktu: Masa kontrak sesuai kesepakatan, biasanya 1–5 tahun dan bisa diperpanjang, namun tidak otomatis sampai pensiun.

Hak Gaji & Tunjangan

  • PNS: Menerima gaji pokok plus berbagai tunjangan seperti istri/suami, anak, jabatan, kinerja, struktural/fungsional, dan pensiun.
  • PPPK Paruh Waktu: Menerima honorarium/gaji sesuai jam kerja ditambah tunjangan yang ditetapkan instansi. Tidak mendapatkan jaminan pensiun.

Jam Kerja

  • PNS: Jam kerja penuh sesuai ketentuan ASN, sekitar 37,5 jam per minggu.
  • PPPK Paruh Waktu: Jam kerja terbatas, misalnya 20 jam per minggu atau sesuai kebutuhan instansi.

Karier & Mobilitas

  • PNS: Memiliki peluang untuk naik pangkat, jabatan, serta mutasi antarinstansi/daerah.
  • PPPK Paruh Waktu: Tidak memiliki jenjang karier jangka panjang dan hanya bekerja sesuai kontrak di instansi pengusul.

Jaminan Pensiun & Hari Tua

Instansi yang Sudah Umumkan Alokasi PPPK Paruh Waktu 2025

Beberapa instansi telah resmi mengumumkan alokasi PPPK Paruh Waktu 2025. Contohnya:

  • Kabupaten Garut: Mengajukan 6.616 honorer.
  • Kabupaten Ciamis: Mengajukan 3.572 honorer.
  • Kabupaten Bogor: Mengumumkan alokasi formasi sebanyak 9.756 orang.
  • Kabupaten Cianjur: Mengusulkan 7.034 non-ASN.
  • Kota Bandung: Menyebutkan jumlah formasi sebanyak 7.375 orang.
  • Subang: Mengumumkan alokasi sebanyak 5.954 orang.
  • Kabupaten Sukabumi: Resmi mengumumkan alokasi sebanyak 8.190 orang.

Selain itu, beberapa instansi daerah di tingkat nasional juga telah menyampaikan kebutuhan PPPK Paruh Waktu, seperti:

  1. Provinsi Jambi
  2. Provinsi DIY
  3. Kota Ambon
  4. Kabupaten Aceh
  5. Kabupaten Aceh Tengah
  6. Kabupaten Madiun
  7. Kabupaten Seluma
  8. Kota Kediri
  9. Kabupaten Pakpak Bharat
  10. Kabupaten Nias
  11. Kabupaten Dompu
  12. Kabupaten Dairi
  13. Kabupaten Kediri
  14. Kota Depok
  15. Kota Bandung
  16. Kabupaten Subang
  17. Kalimantan Timur
  18. Palangkaraya
  19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  20. Kabupaten Klaten

Jadwal Seleksi PPPK Paruh Waktu 2025

Berikut jadwal penting untuk proses seleksi PPPK Paruh Waktu 2025:

  • Usulan penetapan kebutuhan oleh instansi: 7 – 25 Agustus 2025
  • Penetapan kebutuhan oleh Menteri PANRB: 26 Agustus – 4 September 2025
  • Pengumuman alokasi kebutuhan: 27 Agustus – 6 September 2025
  • Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH): 28 Agustus – 15 September 2025
  • Usul penetapan Nomor Induk (NI) PPPK Paruh Waktu oleh instansi: 28 Agustus – 20 September 2025
  • Penetapan Nomor Induk (NI) PPPK Paruh Waktu oleh BKN: 28 Agustus – 30 September 2025

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cedera Pedri, Barcelona

    Cedera Pedri, Kemenangan Barcelona Diwarnai Kekhawatiran

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan Barcelona atas Slavia Praha dalam laga Liga Champions 2025/2026 tidak sepenuhnya menyenangkan. Meski tim asuhan Hansi Flick berhasil meraih kemenangan 4-2 di markas lawan, kekhawatiran muncul setelah gelandang andalan mereka, Pedri, mengalami cedera hamstring. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan pemain berusia 21 tahun tersebut. Performa Pedri dan Kejadian Cidera […]

  • Penyaluran BLT Kesra di Tulungagung: 36.903 Warga dan Diupayakan Tuntas meski Ada Kendala Data

    Penyaluran BLT Kesra di Tulungagung: 36.903 Warga dan Diupayakan Tuntas meski Ada Kendala Data

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) kepada 36.903 warga yang tercatat sebagai penerima. Dana sebesar Rp 900 ribu diberikan secara langsung dalam bentuk rapel tiga bulan sekaligus, dengan alokasi per bulan sebesar Rp 300 ribu. Meski proses pencairan berjalan lancar, beberapa kendala administratif sempat menghambat distribusi bantuan. […]

  • PKL RT 10 Jadi Korban, Konflik Posko Kalilom Makin Panas

    PKL RT 10 Jadi Korban, Konflik Posko Kalilom Makin Panas

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konflik terkait keberadaan posko di depan makam Kalilom Lor Indah, wilayah RW 10, semakin meruncing. Warga Pedagang Kaki Lima (PKL) di RT 10 merasa menjadi korban dari konflik internal yang diduga kuat melibatkan sejumlah oknum pengurus RT. Mereka menilai ketidakmampuan Ketua RW 10 dalam menyelesaikan masalah justru memperkeruh suasana. Saiful Bahri, salah satu […]

  • Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Peresmian Nasional Koperasi Merah Putih di Lamongan

    Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Peresmian Nasional Koperasi Merah Putih di Lamongan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. turun langsung memastikan kesiapan peresmian nasional Koperasi Merah Putih yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto pertengahan April 2026, menegaskan komitmen TNI mendukung stabilitas dan pemberdayaan ekonomi daerah secara terintegrasi yang kuat dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Lamongan sebagai pusat peresmian nasional Koperasi Merah Putih, […]

  • Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polres Bojonegoro Gelar Pasar Murah dan Donor Darah

    Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polres Bojonegoro Gelar Pasar Murah dan Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro Polda Jatim menggelar kegiatan bakti sosial dan berbagai layanan untuk masyarakat, mulai dari pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga donor darah. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Satlantas Jalan Imam Bonjol, Bojonegoro, Minggu (7/9/2025), bertepatan dengan pelaksanaan Car Free […]

  • Kinerja Keuangan Daerah Jawa Timur Tahun 2025 Dinilai Mengesankan

    Kinerja Keuangan Daerah Jawa Timur Tahun 2025 Dinilai Mengesankan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Realisasi anggaran tahun 2025 di Jawa Timur mencerminkan kinerja keuangan yang positif dan efektif. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memaparkan hasil ini dalam Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pada Rapat Paripurna DPRD Jatim. Angka-angka yang dipublikasikan menunjukkan bahwa pendapatan daerah mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65% dari target yang ditetapkan sebesar Rp28,55 triliun. […]

expand_less