Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » SDN Sepi Peminat di Trenggalek, DPRD Jatim Usul Efisiensi Melalui Merger

SDN Sepi Peminat di Trenggalek, DPRD Jatim Usul Efisiensi Melalui Merger

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi sekolah dasar negeri (SDN) di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya di Trenggalek, kini menghadapi tantangan serius. Salah satunya terjadi di SDN Kendalrejo, yang pada tahun ajaran 2025/2026 ini hanya mendapatkan satu siswa baru. Fenomena ini memunculkan keprihatinan sekaligus dorongan dari DPRD Jawa Timur untuk segera mengambil langkah efisiensi melalui penggabungan sekolah atau merger.(16/07/25)

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Agus Cahyono, menyebut situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, jumlah murid yang terus menurun menunjukkan bahwa masyarakat mulai meninggalkan sekolah negeri karena dianggap kalah bersaing dengan sekolah lain yang memiliki program unggulan.

“Di Kendalrejo, ada tiga SDN dan satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam radius yang sangat dekat, hanya sekitar 200 meter. MI menawarkan program tahfidz Al-Qur’an yang menjadi daya tarik bagi orang tua. Sementara sekolah negeri minim inovasi, sehingga mulai ditinggalkan,” jelas Agus saat ditemui, Rabu

Agus menilai penggabungan SDN di wilayah yang berdekatan adalah solusi paling logis saat ini. Merger akan membuat pengelolaan lebih efisien dan memudahkan pemerintah daerah dalam memaksimalkan tenaga pendidik serta fasilitas yang ada.

“Daripada membiarkan sekolah dengan satu atau dua murid tetap berdiri, lebih baik digabungkan agar efektif. Ini menyangkut efisiensi anggaran, tenaga pengajar, hingga kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Namun, Agus juga menekankan bahwa penggabungan sekolah harus diiringi dengan inovasi program pendidikan di sekolah negeri agar mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain yang lebih dulu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

“Inovasi penting. Sekolah negeri jangan hanya menunggu murid datang, tapi harus aktif bertransformasi. Bisa dengan menambah program unggulan, mendesain pembelajaran yang lebih menarik, atau meningkatkan kualitas guru,” imbuhnya.

Menurut Agus, fenomena kekurangan siswa ini tidak hanya terjadi di Trenggalek, tetapi juga di beberapa kabupaten lain di Jawa Timur. Perubahan demografi, urbanisasi, serta munculnya sekolah berbasis keunggulan membuat SDN semakin terpinggirkan.

Ia berharap, dengan adanya kebijakan merger dan revitalisasi pendidikan, sekolah negeri bisa kembali menjadi pilihan utama masyarakat.

“Sekolah negeri harus berbenah, bukan sekadar bertahan, tapi juga bersaing secara sehat dengan sekolah lain. Pendidikan yang berkualitas dan merata adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(,dk/yud)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Mualem Minta Pemerintah Prioritaskan Kesehatan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

    Gubernur Mualem Minta Pemerintah Prioritaskan Kesehatan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), mengharapkan pemerintah pusat lebih memperhatikan kebutuhan kesehatan serta kelancaran harga bahan pokok dalam proses pemulihan akibat banjir dan longsor di Aceh. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri rapat tertutup yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Posko Lanud Sultan Iskandar Muda, pada hari Minggu, 7 Desember […]

  • Lebaran 2026

    Perbedaan Penentuan Tanggal Lebaran 2026 Antara Pemerintah dan Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat Indonesia kembali memperhatikan tanggal Lebaran 2026, khususnya terkait perbedaan penentuan awal Syawal antara pemerintah dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah. Kebiasaan ini sering menjadi topik diskusi karena berkaitan langsung dengan jadwal salat Id, tradisi silaturahmi, serta libur nasional. Metode Penentuan Awal Bulan Hijriah Penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia biasanya dilakukan melalui dua metode […]

  • Jadwal Samsat Keliling Banyumas, Kamis 25 September 2025 di Rita Supermall

    Jadwal Samsat Keliling Banyumas, Kamis 25 September 2025 di Rita Supermall

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Layanan Samsat Keliling di Kabupaten Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat yang ingin melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling yang tersedia di wilayah Kabupaten Banyumas. Layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan kewajiban pajak kendaraan mereka tanpa perlu datang ke kantor Samsat induk. Untuk mengikuti proses pembayaran PKB, masyarakat diwajibkan membawa beberapa […]

  • DPRD Surabaya Akan Kawal Proses Ganti Rugi Lahan Warga Gunung Sari Indah

    DPRD Surabaya Akan Kawal Proses Ganti Rugi Lahan Warga Gunung Sari Indah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi A DPRD Surabaya menanggapi aduan warga Kedurus terkait janji kompensasi lahan 5.000 meter persegi dari PT Agra Paripurna. Kompensasi ini berkaitan dengan pembukaan blokir lahan BTKD seluas 7,6 hektare yang ada di wilayah Gunungsari Indah.

  • Jerawat Batu Lebih Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Menghilangkannya

    Jerawat Batu Lebih Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Menghilangkannya

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jenis Jerawat yang Paling Parah dan Sulit Diobati DIAGRAMKOTA.COM – Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang sering mengganggu penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Berbagai jenis jerawat bisa muncul, mulai dari komedo hitam atau putih hingga jerawat meradang. Namun, salah satu jenis jerawat yang paling parah dan sulit diobati adalah jerawat batu, yang dalam istilah medis […]

  • Migrant watch Aznil Tan mbg

    Migrant Watch Kritik Tajam, Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernyataan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang menyebut Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibandingkan penciptaan lapangan kerja, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan, menilai pernyataan tersebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi ekonomi nasional. “Seorang menteri yang bertanggung jawab atas perencanaan […]

expand_less