Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Wapres Simulacrum ditengah Krisis

Wapres Simulacrum ditengah Krisis

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indonesia tengah menghadapi tantangan besar: perang dagang global yang memukul ekspor dan industri nasional, gelombang PHK massal di berbagai sektor, nilai tukar rupiah yang terus melemah, serta indeks saham yang lesu tak berdaya. Di akar rumput, masyarakat kelas bawah dicekik oleh inflasi, biaya hidup yang semakin tinggi, dan peluang kerja yang kian menyempit.

Namun alih-alih tampil sebagai motor solusi atau inisiator langkah-langkah luar biasa, sang Wakil Presiden justru lebih sering muncul dalam urusan-urusan remeh: dari lomba kuliner, event-event hiburan, hingga kini memeriksa CCTV lalu lintas. Seolah negara hanya membutuhkan tampilan visual bahwa pejabat bekerja, sementara tak satu pun persoalan rakyat yang benar-benar disentuh.

Belajar dari Wapres Lain

Dalam sistem presidensial, Wakil Presiden bukan sekadar cadangan konstitusional jika Presiden berhalangan. Ia adalah aktor politik utama yang seharusnya memainkan peran strategis dalam pemerintahan, sebagai jembatan antara eksekutif dan publik, serta mitra aktif dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Fungsi ini bukan hanya formal, tetapi juga substantif—terutama ketika negara sedang mengalami berbagai guncangan struktural dan sosial.

Mohammad Hatta, sebagai Wakil Presiden pertama, tidak hanya dikenal sebagai proklamator, tapi juga pemikir ekonomi kerakyatan. Ia membawa visi dan ideologi besar ke dalam kebijakan negara, menjadikan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi yang berbasis pada keadilan sosial.

Hatta aktif menulis, berdebat, dan menyusun landasan berpikir bangsa. Ia berperan sebagai thought leader dan policy leader, bukan pelengkap administratif.

Jusuf Kalla memberikan teladan yang lebih kontemporer. Dalam dua periode sebagai Wapres, ia tampil sebagai aktor sentral dalam penyelesaian konflik Poso dan Aceh, negosiator ulung dalam diplomasi regional, dan penggerak pembangunan berbasis efisiensi birokrasi.

Ia tidak menunggu aba-aba, tetapi menciptakan momentum. Ia adalah contoh Wapres yang tidak diam di belakang Presiden, tapi menjadi motor perubahan. Bahkan dalam perdebatan publik, ia sering tampil lebih jernih dan solutif daripada menteri-menteri teknis.

Di luar negeri, Wakil Presiden di berbagai negara justru didesain untuk memainkan peran aktif dan otonom. Di Amerika Serikat, peran Wakil Presiden tidak hanya seremonial. Kamala Harris misalnya, dipercaya langsung oleh Presiden Joe Biden untuk menangani isu migrasi, reformasi kepolisian, dan hak suara pemilih.

Dalam beberapa periode sebelumnya, Joe Biden saat menjadi Wapres pun mengemban mandat besar dalam proyek infrastruktur, diplomasi dengan Ukraina, dan reformasi sistem kesehatan.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Anggota Gangster Allstar Diamankan Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Perak

    Tiga Anggota Gangster Allstar Diamankan Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Perak

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Unit Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengamankan tiga anggota gangster di Jalan Dukuh Bulak Banteng Gang Perintis Utama I, Sabtu (22/2/2025) dini hari. Ketiga pemuda yang diamankan tersebut adalah MW (21), warga Dukuh Bulak Banteng Madya; JS (20), warga Bulak Banteng Suropati II; dan DRAP (18), asal Bulak Banteng […]

  • Festival Pasca Penciptaan #2 2025: Seni Nusantara Menembus Ruang Pengetahuan Global

    Festival Pasca Penciptaan #2 2025: Seni Nusantara Menembus Ruang Pengetahuan Global

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggulirkan Festival Pasca Penciptaan edisi kedua, 7–9 September 2025. Mengusung tema “Dari Arsip Tubuh Nusantara Menuju Ruang Pengetahuan Global”. Festival ini menjadi panggung besar yang mempertemukan karya-karya lintas disiplin dari mahasiswa Magister dan Doktoral ISI Surakarta, ISI Bali, dan ISI Yogyakarta. Festival yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian […]

  • Aston Villa, Nottingham Forest

    Permainan yang Mengubah Nasib: Aston Villa Menang Dramatis atas Nottingham Forest

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Aston Villa dan Nottingham Forest di Villa Park menjadi momen penting dalam perjalanan musim ini. Dengan kemenangan 3-1, Aston Villa melanjutkan tren kemenangan mereka di kandang dan memperkuat posisi mereka di papan klasemen Premier League. Sementara itu, Nottingham Forest terus menghadapi tantangan berat setelah kekalahan ini. Performa Pemain Kunci yang Membawa […]

  • Kapolres Gresik Resmikan Komite Olahraga Polri di Mapolres Gresik

    Kapolres Gresik Resmikan Komite Olahraga Polri di Mapolres Gresik

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan, S.I.K., meresmikan Komite Olahraga Polri (KOP) di Rupatama SAR Polres Gresik pada Kamis, 1 Agustus 2024. Pengukuhan pengurus KOP ini merupakan langkah penting dalam pengembangan olahraga di lingkungan kepolisian, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakapolres Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, […]

  • Rektor universitas Muhammadiyah Sidoarjo Umsida

    Rektor Umsida Dukung Larangan Pemberian Gelar Guru Besar Kehormatan Sembarangan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 341
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Hidayatulloh MSi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang melarang perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) memberikan gelar guru besar kehormatan (honoris causa) secara sembarangan. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah tepat untuk menjaga integritas akademik di lingkungan kampus Muhammadiyah. “Keputusan PP Muhammadiyah sudah sangat […]

  • Pegadaian Area Surabaya 2 Tutup Festival Ramadan 2025 dengan Santunan dan Hiburan

    Pegadaian Area Surabaya 2 Tutup Festival Ramadan 2025 dengan Santunan dan Hiburan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Festival Ramadan 2025 yang diselenggarakan oleh Pegadaian Area Surabaya 2 resmi berakhir pada Minggu (23/3/2025) di Parkir Timur Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Acara yang berlangsung selama 14 hari ini sukses menghadirkan berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Sejak awal penyelenggaraan, festival ini telah menjadi pusat perhatian dengan berbagai program unggulan, seperti bazar lelang […]

expand_less