Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kampus Juara Unesa Perkuat Jalur Prestasi dengan 96 Prodi Unggul

Kampus Juara Unesa Perkuat Jalur Prestasi dengan 96 Prodi Unggul

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum atau PTN-BH yang adaptif, berprestasi, dan bereputasi global. Dalam perkembangannya, kampus berjuluk ‘Rumah Para Juara’ sudah memiliki 11 fakultas plus PSDKU Kampus 5 Magetan.

Direktur Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, Fida Rachmadiarti dalam Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2025 pada Senin, 13 Januari 2025 menjelaskan, 11 fakultas di Unesa menaungi 96 prodi sarjana akademik (S-1) dan sarjana terapan (D-4).

Fakultas Unesa tersebar di dua kampus. Ada enam fakultas di Kampus 1 Ketintang, dan 5 fakultas di Kampus 2 Lidah Wetan. Selain itu, ada PSDKU Kampus 5 Magetan. Fakultas di Kampus 1 Ketintang sebagai berikut.

Pertama, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) memiliki 9 prodi. Kedua, Fakultas Hukum (FH) menaungi 1 prodi. Ketiga, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) 9 prodi. Keempat, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) memiliki 11 prodi. Kelima, Fakultas Teknik (FT) memiliki 13 prodi. Keenam, Fakultas Vokasi (FV) menaungi 12 prodi sarjana terapan atau D-4.

Sementara fakultas yang ada di Kampus 2 Lidah Wetan sebagai berikut. Pertama, Fakultas Kedokteran (FK) memiliki 4 prodi. Kedua, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) memiliki 7 prodi. Ketiga, Fakultas Psikologi (FPsi) dengan 1 prodi. Keempat, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 14 prodi. Kelima, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) dengan 6 prodi. Dan, PSDKU atau Unesa Kampus 5 Magetan dengan 9 prodi.

“Semua prodi yang prospek ini bisa dipilih di jalur SNBP dan rata-rata sudah terakreditasi Unggul dan A. Bahkan puluhan prodi sudah mengantongi akreditasi internasional, ada 11 prodi yang terakreditasi ASIIN, 16 prodi terakreditasi AQAS, dan 4 prodi terakreditasi FIBA,” ujar guru besar FMIPA itu.

Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa atau Admisi Unesa, Sukarmin mengatakan menyampaikan ada beberapa perbedaan SNBP 2025 dengan tahun lalu. SNBT tahun ini ada keleluasaan bagi sekolah yang menerapkan E-Rapor.

“Kalau dulu, kuota bagi sekolah yang terakreditasi A yaitu 40%. Jika sekolah tersebut akreditasi A dan sudah menerapkan E-Rapor, maka kuotanya ditambah 5% sehingga menjadi 45% kuota eligible. Begitupun sekolah yang akreditasi B dan C yang sudah memakai E-Rapor, kuotanya akan tambah 5%,” terangnya.

Sistem Penilaian SNBP

SNBP 2025 menerapkan sistem penilaian yang hampir sama dengan tahun lalu, yaitu didasarkan pada nilai rapor semester 1–4 atau 5. Komponen penilaian SNBP terdiri dari beberapa aspek.

Pertama, nilai rapor. Sebanyak 50 persen nilai SNBP yaitu dari nilai rapor. Kedua, nilai mata pelajaran yang sesuai dengan prodi yang dipilih. Misalnya, calon pendaftar memilih prodi biologi di Unesa, maka yang dilihat adalah nilai mata pelajaran (mapel) biologi di rapor.

“Meski siswa bebas memilih prodi, tetapi pilihlah yang sesuai kemampuan, bakat dan minat. Jika di sekolah menangah atas tidak mengambil mapel kimia, sebaiknya jangan memilih prodi kimia, karena skor atau nilai mapel yang sesuai itu pasti rendah,” ucapnya.

Ketiga, sertifikat juga perlu dipersiapkan, sebab menjadi salah satu komponen penilaian. Karena itu, calon pendaftar perlu mengumpulkan sertifikat lalu nanti dipilih empat yang terbaik (paling tinggi, paling berprestasi, dan sesuai prodi yang dipilih) untuk disertakan dalam pendaftaran.

Keempat, untuk calon pendaftar yang memilih prodi keolahragaan dan seni, wajib menyertakan portofolio kemampuan yang dimiliki. Jika calon pendaftar memilih prodi seni, maka harus menulis portofolio tentang kemampuannya di bidang seni.

Kelima, kelulusan peserta SNBP juga ditentukan faktor sekolah, yaitu akreditasi sekolah, dan indeks sekolah. Indeks sekolah dihitung berdasarkan prestasi siswa dari sekolah tersebut yang mendaftar di SNBP pada tahun-tahun sebelumnya.

“Itulah komponen yang menentukan nilai akhir atau kelulusan peserta SNBP 2025 yang harus diperhatikan para calon pendaftar. Untuk itu, kami mengimbau kepada calon pendaftar SNBP di Unesa agar mempersiapkan diri dan strategi dari sekarang,” tutupnya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Hemat Liburan Ke Luar Negeri Dengan Budget Minim

    Cara Hemat Liburan Ke Luar Negeri Dengan Budget Minim

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 322
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cara hemat liburan ke luar negeri dengan budget minimNamun, bukan berarti impian tersebut tak mungkin terwujud. Dengan perencanaan yang matang dan sedikit kreativitas, liburan luar negeri dengan budget minim tetap bisa dinikmati. Artikel ini akan memberikan panduan praktis agar Anda bisa menjelajahi dunia tanpa harus menguras tabungan. 1. Pilih Destinasi yang Tepat: Faktor […]

  • Dua Siswa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Lolos Final FIKSI Nasional 2025 dengan Inovasi Buku Pop-Up Berbasis

    Dua Siswa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Lolos Final FIKSI Nasional 2025 dengan Inovasi Buku Pop-Up Berbasis

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dua siswa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Alwan Rida Bagas Wicaksana (kelas XII Soshum) dan Bilqist Najwa Azzahra (kelas XII Sains Alam), berhasil melangkah ke babak final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Nasional 2025, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, di bawah naungan […]

  • Polres Jember Bangun Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Mayang

    Polres Jember Bangun Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Mayang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Jember Polda Jawa Timur membangun Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Kapolres Jember AKBP Bobby A.condroputra mengatakan pembangunan SPPG itu merupakan langkah konkrit Polres Jember Polda Jatim dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui layanan pemenuhan gizi. “Polres Jember komitmen mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui layanan pemenuhan gizi, […]

  • DPRD Surabaya, Sampah Kerja Bhakti ,Wilayah Permukiman

    DPRD Surabaya: Peran Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Masalah Sampah Kerja Bhakti di Wilayah Permukiman

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengelolaan sampah di kota-kota besar seperti Surabaya menjadi salah satu tantangan utama yang perlu mendapat perhatian serius. Terutama saat warga menggelar kegiatan kerja bakti, penumpukan sampah sering terjadi karena tidak adanya tempat sementara untuk menampung hasil pembersihan lingkungan. Hal ini memicu kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penumpukan Sampah Akibat Keterbatasan Ruang Di tengah […]

  • Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

    Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Puluhan aktivis senior yang tergabung dalam Gerakan Non-Blok menyuarakan kegelisahan atas konflik politik berkepanjangan antara DPRD dan Bupati Sidoarjo terkait penolakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2024. Mereka mendesak agar ego politik dikesampingkan demi kepentingan masyarakat.   “Besok hari terakhir. Kalau bisa ya diterima. Kalau tidak, minimal duduk bersama mencari jalan tengah,” tegas Kasmuin, […]

  • Ekonomi Sumsel , Uang Baru ,Ramadhan ,Idul Fitri Bank Indonesia, Penukaran Uang, Lebaran 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Dorong Peningkatan Uang Baru untuk Ramadhan dan Idul Fitri

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami pertumbuhan signifikan dalam setahun terakhir, yang berdampak langsung pada peningkatan jumlah uang baru yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI) untuk menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Kenaikan ini mencapai sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total uang baru yang dikeluarkan mencapai Rp 5,6 triliun. Pertumbuhan ekonomi Sumsel […]

expand_less