Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Sukses Besar! ISEF 2024 Catat Transaksi Bisnis Mencapai Rp1,85 Triliun

Sukses Besar! ISEF 2024 Catat Transaksi Bisnis Mencapai Rp1,85 Triliun

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) 2024 sukses besar! Acara yang berlangsung selama empat hari, dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2024, berhasil mencatatkan transaksi bisnis mencapai Rp1,85 triliun.

Angka fantastis ini terdiri dari komitmen dan realisasi pembiayaan sebesar Rp641 miliar, komitmen dan realisasi transaksi perdagangan Rp295 miliar, serta komitmen kerja sama ekosistem keuangan syariah Rp1 triliun.

Selain transaksi bisnis yang luar biasa, ISEF 2024 juga mencatatkan omzet penjualan retail mencapai Rp115 miliar. Pencapaian ini diraih berkat partisipasi 5.143 exhibitor yang memamerkan produk dan layanan mereka selama acara berlangsung.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa keberhasilan ISEF 2024 tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi semua pihak yang terlibat.

“ISEF 2024 bukan hanya menjadi wadah bagi pelaku ekonomi dan keuangan syariah untuk memasarkan produknya, tapi juga beberapa kegiatan yang tujuannya adalah mendorong akses pelaku ekonomi dan UMKM syariah khususnya terhadap pembiayaan dan pasar global melalui kegiatan business matching,” ujar Destry.

Menurut Destry, untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah global, maka sinergi, inovasi, digitalisasi, serta compliance terhadap syariah menjadi strategi penguatan ekosistem dan keuangan syariah Indonesia yang harus dilakukan secara lebih mendalam mulai saat ini sampai ke depannya.

“Maka tentunya, visi Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia dapat kita laksanakan melalui program-program yang tentunya kita telah susun bersama secara sistematis dan efisien,” ujarnya.

Ia mengatakan BI, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak bisa sendirian memperkuat ekosistem dan keuangan syariah, namun harus ada sinergi dan kolaborasi erat antarpemangku kepentingan termasuk dunia usaha.

BI terus bersinergi dengan pemerintah, otoritas terkait, dan industri guna memperkuat ekonomi dan keuangan syariah yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Destry juga menjelaskan dalam rangka terus memperkuat ekonomi keuangan syariah kita, kita harus bersama-sama. Termasuk juga pelaku-pelaku bisnis kita di luar, pelaku-pelaku usaha syariah, mari kita bersama-sama, kita berjamaah.

“Karena memang ekosistem dari ekonomi dan keuangan syariah itu tidak bisa sendiri-sendiri. Dia harus bergerak secara bersama menciptakan ekosistem yang tentunya semuanya comply dengan syariah,” kata Destry.

Rangkaian kegiatan dalam perhelatan ISEF ke-11 tersebut terdiri dari seminar atau talkshow bertaraf nasional dan internasional, business matching, International Halal Showcase, Tabligh Akbar, Muslim Travel Expo, Indonesia International Islamic School and Education Expo (IN2ISE), dan Halalicious Culinary Festival, serta rangkaian kompetisi.

Penyelenggaraan ISEF 2024 telah didahului dengan kegiatan Road to ISEF dalam bentuk Festival Ekonomi Keuangan Syariah (Fesyar) sejak Mei hingga September 2024 di tiga wilayah, yakni wilayah Sumatera di Kepulauan Riau, Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Sulawesi Tenggara, dan wilayah Jawa di Jawa Timur.

Dengan tema “Sinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Syariah Global”, ISEF 2024 berhasil menjadi platform yang efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia dan dunia.

Suksesnya ISEF 2024 menjadi bukti nyata bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama perekonomian nasional dan global. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasdam V/Brawijaya Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah Nasional

    Kasdam V/Brawijaya Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah Nasional

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. menghadiri kegiatan penyerahan sertifikat tanah wakaf dan tempat-tempat ibadah umat beragama Provinsi Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/BPN RI dan Gubernur Jatim di Masjid Nasional Al Akbar, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar ±200 peserta dengan penanggung jawab Yetty Nutrbuh Kenanti, S.H., M.H. […]

  • Mengapa Shalat Dhuha Sangat Dianjurkan? Ini Dalil Lengkap dan Keutamaannya

    Mengapa Shalat Dhuha Sangat Dianjurkan? Ini Dalil Lengkap dan Keutamaannya

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Ketahui dalil-dalil penting tentang pelaksanaan shalat Dhuha yang wajib kamu pahami. Apa sih alasan utama melaksanakan shalat Dhuha? Shalat Dhuha adalah ibadah sunnah yang dikerjakan pada pagi hari mulai setelah matahari naik hingga menjelang waktu Zuhur. Meskipun bukan kewajiban, shalat ini punya posisi istimewa dalam ajaran Islam. Shalat Dhuha menjadi wujud rasa syukur kepada Allah […]

  • Korsleting Listrik Hancurkan Dua Warung Makan di Kenjeran Surabaya

    Korsleting Listrik Hancurkan Dua Warung Makan di Kenjeran Surabaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dua warung makan yang terletak di Jalan Nambangan Nomor 66, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya habis terbakar pada malam Senin (25/8). Asam pekat menguap tinggi di sekitar area kejadian. Insiden kebakaran ini dikonfirmasi oleh Kabid Pemadaman Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno. Pihaknya menerima laporan kebakaran pada […]

  • DPRD Jawa Timur Bentuk Pansus, Fokus Evaluasi Dana Mengendap untuk BUMD

    DPRD Jawa Timur Bentuk Pansus, Fokus Evaluasi Dana Mengendap untuk BUMD

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Jawa Timur menyoroti adanya dana yang belum terserap secara maksimal oleh Pemprov Jatim menjelang akhir tahun. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk proyek-proyek dan kebutuhan operasional pemerintahan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025. Penyertaan Modal untuk BUMD Menurut Fuad Benardi, anggota Fraksi PDI Perjuangan Komisi C DPRD Jawa Timur, sebagian […]

  • Danrem Untoro Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di 3 Wilayah Jajarannya

    Danrem Untoro Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di 3 Wilayah Jajarannya

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau sejumlah titik pembangunan jembatan gantung di wilayah jajarannya, Jumat (9/1/2026). Peninjauan diawali di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, kemudian dilanjutkan di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dan terakhir di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Pamen TNI AD itu menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung […]

  • Ketika Wali Kota dan Komisi B Absen di Tengah Polemik Aset YKP

    Ketika Wali Kota dan Komisi B Absen di Tengah Polemik Aset YKP

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polemik dugaan penggunaan dua bidang tanah milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP) oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, sejatinya telah melampaui soal pinjam-meminjam lahan. Ia kini memasuki wilayah yang lebih sensitif: kepemimpinan, pengawasan, dan keberanian bersikap. Fakta-fakta pokok telah terungkap ke publik. Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Maria Theresia Ekawati […]

expand_less