Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Pedagang Es Teh Tewas Dibunuh Suami Setelah Terima 12 Tusukan, Cemburu Jadi Pemicu

Pedagang Es Teh Tewas Dibunuh Suami Setelah Terima 12 Tusukan, Cemburu Jadi Pemicu

  • account_circle Adis
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Sebuah peristiwa tragis terjadi pada Jumat (8/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, di halaman Indomart, Wage, Taman. Seorang suami nekat menikam istrinya sebanyak 12 kali, yang mengakibatkan korban, Fanda Kusriawan (22), meninggal dunia. Tersangka, MH (43), asal Sedati, Sidoarjo, melakukan aksi tersebut setelah mengetahui dari chat WhatsApp bahwa istrinya berselingkuh dengan beberapa pria.

 

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Fahmi Amarullah, dalam konferensi pers pada Senin (11/11/2024), mengungkapkan bahwa MH merasa sangat marah setelah mengetahui istrinya berselingkuh. “Itu yang membuat tersangka semakin marah,” kata Fahmi, merujuk pada pengakuan tersangka.

 

Tersangka, yang tidak bisa menahan emosinya, akhirnya merencanakan untuk menghabisi nyawa istrinya. Ia membawa sangkur dan bertemu dengan korban di halaman Indomart Wage, tempat di mana peristiwa tragis itu terjadi. Saat bertemu, tersangka langsung menikam Fanda sebanyak 12 kali dengan sangkur yang telah dibawanya, sesuai dengan hasil forensik dari RS Bhayangkara Pusdik Porong.

 

Setelah melakukan tindakan brutal tersebut, tersangka mengaku menyesal atas perbuatannya. Dalam interogasi, MH mengungkapkan penyesalannya, terutama setelah teringat dengan dua anak mereka yang masih kecil dan membutuhkan perhatian serta perawatan.

 

Usai melakukan pembunuhan, MH langsung melarikan diri, namun tidak sampai enam jam, polisi berhasil menangkapnya di wilayah Sedati. Penangkapan itu dilakukan oleh tim gabungan yang bergerak cepat setelah kejadian.

 

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, atau Pasal 44 Ayat (3) UURI No. 23 Tahun 2004. Atas perbuatannya, MH terancam hukuman mati, seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara.

 

Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga komunikasi dalam rumah tangga dan menghindari kekerasan sebagai solusi dari permasalahan dalam hubungan. Polisi terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR ASN 2025

    Inilah Rincian Terbaru Pencairan THR ASN 2025: Berapa Besarannya?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 263
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – THR ASN 2025. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang mempersiapkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Rencananya, THR akan dicairkan tiga minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, yang jatuh pada pekan depan. Langkah ini diharapkan dapat membantu persiapan Lebaran, termasuk untuk kegiatan mudik, sehingga dapat direncanakan lebih […]

  • PWI Marah Kartu Liputan Istana Dicabut: Menghambat Kebebasan Pers!

    PWI Marah Kartu Liputan Istana Dicabut: Menghambat Kebebasan Pers!

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Pemangkasan Kartu Liputan dan Kekhawatiran atas Kebebasan Pers DIAGRAMKOTA.COM – Pemangkasan kartu liputan yang dialami jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, menjadi perhatian serius dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Peristiwa ini terjadi setelah Diana bertanya mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto pada hari Sabtu, 27 September 2025. PWI menilai tindakan tersebut sebagai […]

  • Kebijakan Baru Pemkot Surabaya untuk Melindungi Hak Perempuan dan Anak

    Kebijakan Baru Pemkot Surabaya untuk Melindungi Hak Perempuan dan Anak

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dalam melindungi hak perempuan dan anak korban perceraian. Kebijakan ini mencakup pemblokiran layanan kependudukan bagi ribuan mantan suami yang belum menjalankan kewajiban nafkahnya setelah diputus cerai oleh Pengadilan Agama (PA). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkot Surabaya dalam memastikan bahwa para mantan istri dan anak-anak […]

  • Perpisahan Terakhir, Air Mata Wali Kota Eri Mengiringi Kepergian Ketua DPRD Surabaya

    Perpisahan Terakhir, Air Mata Wali Kota Eri Mengiringi Kepergian Ketua DPRD Surabaya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana duka menyelimuti rumah persemayaman Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono di Grand Heaven Surabaya. Di samping peti jenazah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tampak tak kuasa menahan air mata. Sosok yang selama ini menjadi sahabat sekaligus rekan seperjuangan dalam membangun Kota Pahlawan itu kini telah pergi, meninggalkan kesedihan mendalam bagi Eri dan […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Bakungpringgodani Dukung Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Kambing

    Bhabinkamtibmas Desa Bakungpringgodani Dukung Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Kambing

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 302
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan bergizi (P2B) dan swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bakungpringgodani bersama Panit Binmas Polsek Balongbendo Polresta Sidoarjo melaksanakan kegiatan pengecekan peternakan kambing di pekarangan milik warga, Senin (12/05/2025). Kegiatan dihadiri Panit Binmas Aiptu Armaksum dan Bhabinkamtibmas Aipda Asep Kuncoro. Mereka melakukan pengecekan kondisi kandang serta proses perawatan ternak kambing […]

  • Kabar Duka Adi Sutarwijono Berpulang, Kehilangan yang Mendalam di Kota Surabaya

    Kabar Duka Adi Sutarwijono Berpulang, Kehilangan yang Mendalam di Kota Surabaya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 73
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Kabar duka datang dari kota Surabaya, Jawa Timur. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) malam. Kepergian tokoh yang telah berkontribusi dalam pemerintahan daerah ini menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam bagi rekan kerja dan masyarakat setempat. Adi Sutarwijono, yang juga dikenal sebagai tokoh partai politik, […]

expand_less