Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemprov Jatim Prioritaskan Peningkatan SDM di Pesantren, Gelontorkan Dana Lebih 1 Triliun Rupiah 

Pemprov Jatim Prioritaskan Peningkatan SDM di Pesantren, Gelontorkan Dana Lebih 1 Triliun Rupiah 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sebagai Gerbang Nusantara Baru, Jatim memiliki lebih dari 6.600 pesantren yang menjadi pusat pendidikan diniyah bagi generasi muda.

Dalam lima tahun terakhir (2019-2024), Pemprov Jatim telah memprioritaskan program peningkatan SDM di pesantren. Salah satu upaya konkretnya adalah melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah untuk Madrasah Diniyah (Bosda Madin) dan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS).

Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan bahwa program ini merupakan ujung tombak dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim.

Pemprov Jatim telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk program BPPDGS dan Bosda Madin dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2024, alokasi dana mencapai Rp 200.456.190.000 yang akan didistribusikan ke 38 kabupaten/kota dalam enam bulan pembayaran.

Program ini menjangkau berbagai kalangan, termasuk santri, siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula dan Wustho, serta peserta program kejar Paket A/B dan Paket A/B di pondok pesantren.

Selain itu, program ini juga mendukung ustadz dan guru di madrasah diniyah, baik di tingkat SD/MI/Salafiyah maupun SMP/MTs. Program ini diluncurkan karena Madrasah Diniyah dianggap berperan penting dalam meningkatkan keimanan dan kecerdasan bangsa.

Dengan fokus pada peningkatan SDM di pesantren, Pemprov Jatim menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi emas yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Tujuan Bosda Madin juga untuk meringankan beban orang tua, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar dapat membiayai pendidikan santri dan siswa di Provinsi Jawa Timur,” jelas Adhy, Senin (14/10/2024).

Pemprov Jatim juga memperhatikan kesejahteraan para guru dengan alokasi honorarium kinerja bagi kepala sekolah dan guru PAUD, TK, SD, dan SMP non-PNS di Jatim sebesar Rp 19.368.000.000 per tahun.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan pesantren, Pemprov Jatim menyediakan beasiswa S1, S2, dan S3 bagi santri dan guru madrasah diniyah sejak 2019-2024, dengan total 5.683 penerima beasiswa.

Adhy menawarkan jumlah penerima beasiswa: 3.080 untuk program S1, 1.355 untuk S2, 130 untuk S3, serta 995 penerima beasiswa program M1 dan M2 atau setara S1 dan S2 di Ma’had Aly, perguruan tinggi khas pesantren.

“Untuk program S1 di Universitas Al-Azhar Mesir, sudah ada 123 mahasiswa yang kami kirim dengan beasiswa Pemprov Jatim. Ini merupakan upaya besar dalam meningkatkan kualitas SDM di pesantren,” ungkapnya.

Untuk infrastruktur pendidikan, Pemprov Jatim mengalokasikan Rp 157.080.473.527 untuk pembangunan sarana infrastruktur di 615 lembaga pendidikan, termasuk PAUD, TK, SD, SMP, PKBM, SMA, SMK, dan pesantren di seluruh Jatim.

Pemprov Jatim juga menjalankan program Pendidikan Kesetaraan Vokasi dengan anggaran Rp 4.999.500.000 yang menyasar 11 kabupaten dengan IPM rendah di Jatim.

“Kami optimis dengan program yang telah dan akan dilaksanakan dapat meningkatkan kualitas SDM Jatim untuk menuju Indonesia Emas 2045 serta mengukuhkan posisi Jatim sebagai Gerbang Nusantara Baru,” tutup Adhy.

Dengan fokus pada peningkatan SDM di pesantren, Pemprov Jatim menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi emas yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Program ini diharapkan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu membawa Jatim menuju kemajuan yang lebih baik,” tuturnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Harlah Ke 31 , GMPI Surabaya Perkuat Struktur Organisasi Untuk Masa Depan Yang Lebih Cerah

    Peringati Harlah Ke 31 , GMPI Surabaya Perkuat Struktur Organisasi Untuk Masa Depan Yang Lebih Cerah

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kota Surabaya, sayap dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), memperingati Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-31 organisasi tersebut pada Minggu, 20 Oktober 2024. Perayaan ini mengusung tema “Sanggup Mengatasi Tantangan” dan diwarnai dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan GMPI selama tiga dekade lebih. […]

  • Kasus Ijazah Palsu

    Sidang Perkara Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Hadir sebagai Ahli

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMOTA.COM – Sidang gugatan Citizen LawsuitMengenai keabsahan ijazah mantan Presiden Joko Widodo sedang diproses di Pengadilan Negeri Kota Solo, Jawa Tengah. Sidang pertama berlangsung pada Selasa, 4 November 2025, dengan agenda pembacaan gugatan oleh pihak penggugat, Top Taufan Hakim dan Bangun Sutoto. Sidang kedua diadakan pada Selasa, 11 November 2025, dengan agenda penyampaian tanggapan atau jawaban […]

  • Puasa Tanggal Berapa? Proses Penetapan Awal Ramadan 1447 H: Integrasi Hisab dan Rukyatulhilal

    Puasa Tanggal Berapa? Proses Penetapan Awal Ramadan 1447 H: Integrasi Hisab dan Rukyatulhilal

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia akan melaksanakan sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan 1447 H pada tahun 2026. Sidang ini menjadi momen penting dalam memastikan kepastian tanggal puasa bagi umat Islam di seluruh tanah air. Proses penetapan dilakukan dengan pendekatan yang menggabungkan hisab (perhitungan ilmiah) dan rukyatulhilal (pengamatan langsung bulan sabit). Pendekatan Integrasi Hisab dan Rukyatulhilal […]

  • Sistem Desil , cekbansos.kemensos.go.id

    Pengertian dan Pentingnya Sistem Desil dalam Penyaluran Bantuan Sosial 2026: cekbansos.kemensos.go.id

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sistem desil menjadi salah satu mekanisme penting dalam menentukan penerima bantuan sosial (bansos) di Indonesia. Dengan sistem ini, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan mereka, sehingga penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran dan efisien. Tahun 2026 menjadi tahun yang menandai perubahan signifikan dalam penggunaan sistem desil sebagai dasar penentuan penerima bansos. Desil adalah pembagian populasi […]

  • Anggota Komisi E DPRD Jatim Gelar Sarasehan Bertema “ Pengembangan BUMD”

    Anggota Komisi E DPRD Jatim Gelar Sarasehan Bertema “ Pengembangan BUMD”

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Haryo Prakoso Menggelar kegiatan saresehan yang Bertema “Pengembangan BUMD” di Hotel Dafam Surabaya.

  • Final Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Hadapi Thailand di Laga Pamungkas

    Final Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Hadapi Thailand di Laga Pamungkas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan final Piala AFF Futsal 2026 telah menemukan lawan yang paling dinantikan, yaitu Timnas Futsal Indonesia melawan Thailand. Kedua tim berhasil meraih tiket ke babak akhir setelah melewati laga semifinal yang berlangsung sengit dan penuh ketegangan. Kemenangan Dramatis Thailand atas Australia Di Nonthaburi, pertandingan antara Thailand dan Australia menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim. […]

expand_less