Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMILU » Bawaslu Temukan Pelanggaran Netralitas ASN dan Kepala Desa dalam Pilkada 2024

Bawaslu Temukan Pelanggaran Netralitas ASN dan Kepala Desa dalam Pilkada 2024

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI melaporkan adanya temuan pelanggaran dalam Pilkada 2024 di beberapa daerah, terutama terkait dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa.

Pelanggaran ini tertuang dalam Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang Pilkada, yang mengatur tentang larangan bagi ASN dan kepala desa untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Menurut anggota Bawaslu RI, Puadi, pelanggaran yang paling sering ditemukan adalah penggunaan jabatan untuk mendukung calon tertentu.

Selain itu, aturan tersebut juga melarang petahana yang kembali mencalonkan diri untuk mengganti pejabat di lingkungan pemerintah setempat.

“Hingga saat ini, pelanggaran pemilu pada Pilkada 2024 terkait dengan pelanggaran atas ketentuan pada pasal tersebut. Keduanya merupakan dugaan tindak pidana pemilihan. Yang saat ini masih dalam penanganan,” kata Puadi, Selasa (8/10/2024).

Bawaslu saat ini sedang menangani pelanggaran tersebut, bahkan di beberapa daerah telah masuk pada tahap penyidikan.

Beberapa daerah yang sedang dalam proses penyidikan antara lain Kabupaten Malaka, NTT serta Kabupaten Pinrang dan Enrekang di Sulawesi Selatan.

Pilkada 2024 saat ini memasuki masa kampanye yang berlangsung sejak 25 September hingga 23 November 2024. Setelah masa tenang selama 3 hari (24-26 November 2024), pencoblosan akan dilakukan pada tanggal 27 November 2024.

Tahapan selanjutnya adalah penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara di seluruh daerah penyelenggara Pilkada 2024, yang berlangsung dari tanggal 27 November hingga 16 Desember 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan sebanyak 1.553 pasangan calon yang mengikuti Pilkada Serentak 2024 di 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.

Temuan pelanggaran netralitas ASN dan kepala desa dalam Pilkada 2024 menjadi perhatian serius. Hal ini menunjukkan pentingnya penegakan aturan dan pengawasan ketat untuk memastikan Pilkada berjalan dengan adil dan demokratis.

“Penting bagi semua pihak untuk memahami dan mematuhi aturan yang berlaku agar Pilkada 2024 dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang amanah,” ujarnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Rusia-Ukraina Kembali Memanas Setelah Trenya Paskah

    Perang Rusia-Ukraina Kembali Memanas Setelah Trenya Paskah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Setelah tiga hari masa jeda yang diharapkan bisa memberikan ruang untuk perdamaian, perang antara Rusia dan Ukraina kembali memanas. Masa jeda ini disebut sebagai “perdamaian sementara” selama libur Paskah Ortodoks, namun akhirnya berakhir tanpa kesepakatan jangka panjang. Kesepakatan Jeda Dihentikan Tanpa Persetujuan Bersama Pihak Rusia mengklaim bahwa mereka mematuhi kesepakatan jeda selama 32 jam […]

  • Pedagang Es Teh Tewas Dibunuh Suami Setelah Terima 12 Tusukan, Cemburu Jadi Pemicu

    Pedagang Es Teh Tewas Dibunuh Suami Setelah Terima 12 Tusukan, Cemburu Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Sebuah peristiwa tragis terjadi pada Jumat (8/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, di halaman Indomart, Wage, Taman. Seorang suami nekat menikam istrinya sebanyak 12 kali, yang mengakibatkan korban, Fanda Kusriawan (22), meninggal dunia. Tersangka, MH (43), asal Sedati, Sidoarjo, melakukan aksi tersebut setelah mengetahui dari chat WhatsApp bahwa istrinya berselingkuh dengan beberapa pria.   […]

  • Apa Itu TKA? Fakta Menjelaskan Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    Apa Itu TKA? Fakta Menjelaskan Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertanyaan apa itu TKA merupakan hal yang sering muncul di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat isu ketenagakerjaan dan persaingan kerja semakin hangat dibicarakan. TKA merupakan kependekan dari Tenaga Kerja Asing, yakni penduduk asing yang bekerja di Indonesia selama periode tertentu sesuai dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku. Secara hukum, seorang tenaga kerja asing […]

  • Gumuk Jember, Perubahan Lingkungan Akibat Penambangan Gumuk di Jember Paling Besar di Asia, Kini Mulai Menghilang

    Gumuk Jember, Perubahan Lingkungan Akibat Penambangan Gumuk di Jember Paling Besar di Asia, Kini Mulai Menghilang

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Gumuk, yang merupakan bentukan alam berupa bukit kecil, memiliki peran penting dalam ekosistem wilayah Jember. Dikenal sebagai salah satu daerah dengan jumlah gumuk terbanyak di Asia, Jember kini menghadapi ancaman serius akibat penambangan yang terus berlangsung. Berdasarkan data dari para ahli geologi, jumlah gumuk di wilayah ini telah berkurang sekitar 10 hingga 13 persen […]

  • Malam Qadar ,Bulan Ramadhan

    Peran Penting Malam Qadar dalam Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Malam Qadar merupakan salah satu momen paling istimewa dalam bulan Ramadhan. Dalam perayaan puasa, malam ini memiliki keistimewaan yang tidak bisa diukur dengan waktu biasa. Menurut Guru Haji Saiful Anshari, malam Qadar hanya terjadi pada bulan Ramadhan dan berada di sepuluh hari terakhir atau dimulai dari malam salikur (hari ke-21). Meski begitu, posisi […]

  • Eri Cahyadi Pemerintah Kota Surabay

    Pintu Moroseneng Terkunci, Isu Setoran Masih Terbuka? – Eri Cahyadi Bantah Ada Pungli

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di saat Pemerintah Kota Surabaya gencar membersihkan wajah kota dari praktik prostitusi, aroma gosip bawahan Eri Cahyadi justru menyelinap di balik pagar tertutup eks lokalisasi Moroseneng, Benowo. Dua orang yang diduga mucikari ditangkap Polrestabes Surabaya pada Minggu dini hari (12/10/2025), namun isu liar ikut beredar: benarkah masih ada ā€œsetoranā€ ke oknum di bawah? […]

expand_less