Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Waspada Penipuan Berkedok Pajak Usai Data NPWP Diretas Bjorka

Waspada Penipuan Berkedok Pajak Usai Data NPWP Diretas Bjorka

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKebocoran data 6 juta wajib pajak yang dikelola Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) oleh peretas Bjorka telah memicu kekhawatiran di masyarakat.

Pakar keamanan siber, Alfons Tanuaya, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi penipuan yang memanfaatkan data yang bocor, termasuk Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Alfons memprediksi modus penipuan yang mungkin terjadi adalah dengan menghubungi wajib pajak dan mengklaim sebagai petugas pajak.

Penipu akan menggunakan data yang bocor untuk meyakinkan korban, seperti menunjukkan data NPWP yang akurat, dan mengancam dengan denda pajak jika tidak segera dibayar.

“Masyarakat harus ekstra hati-hati jika ada yang menghubungi dan mengklaim sebagai petugas pajak, terutama jika mereka memiliki data NPWP yang akurat, jangan mudah terpancing dengan ancaman denda pajak, dan selalu verifikasi informasi melalui saluran resmi DJP.” ujar Alfons, Kamis (19/9/2024).

Alfons juga mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengevaluasi prosedur pengelolaan dan pengamanan data DJP. Ia menyoroti bahwa data yang bocor tidak hanya NPWP, tetapi juga informasi pribadi lainnya seperti alamat lengkap, nomor HP, dan email.

“Kebocoran data ini menunjukkan kelemahan dalam sistem keamanan data DJP, penting untuk meningkatkan keamanan data agar kejadian serupa tidak terulang,” tandas Alfons.

Diklaim oleh peretas Bjorka, di antara data NPWP yang dibocorkan itu terdapat milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta anggota keluarganya, dan sejumlah anggota kabinet termasuk Sri Mulyani. Data NPWP dibocorkan Bjorka sebanyak 6,6 juta wajib pajak.

Terdiri dari ukuran tidak terkompresi 500 Megabyte, dan yang tidak terkompresi sebesar 2 Gigabyte. Bjorka membanderol data itu dengan harga 10.000 Dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 153 juta.

Secara terpisah, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Dwi Astuti mengatakan, pihaknya masih belum dapat mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut lantaran masih dilakukan pendalaman.

“Terkait dengan informasi kebocoran data yang beredar, saat ini tim teknis DJP sedang melakukan pendalaman,” ujarnya saat dikonfirmasi diagramkota.com, Rabu (18/9/2024)

Kebocoran data NPWP ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama dalam hal keamanan data pribadi. Masyarakat harus lebih waspada terhadap potensi penipuan dan selalu memverifikasi informasi dari sumber yang kredibel.

Di sisi lain, pemerintah perlu meningkatkan keamanan data dan transparansi dalam pengelolaan data pribadi. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakers ,Timberwolves

    Strategi Taruhan Pemain untuk Pertandingan Lakers vs Timberwolves

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Los Angeles Lakers dan Minnesota Timberwolves pada malam Selasa akan menjadi pertandingan terakhir dari musim reguler NBA. Sejumlah pemain kunci dari kedua tim memiliki peluang taruhan yang menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi penggemar DFS (Daily Fantasy Sports) yang mencari strategi yang tepat. Anthony Edwards: Taruhan Di Bawah 29.5 Poin Anthony Edwards, […]

  • Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

    Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Tindakan Kepolisian Dalam Demonstrasi Di Jayapura DIAGRAMKOTA.COM – Demonstrasi yang berlangsung di Abepura, Kota Jayapura pada hari Rabu (15/10) menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat. Hal ini terjadi setelah aparat kepolisian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, tindakan tersebut dinilai tidak tepat karena arah tembakan mengenai kawasan pemukiman yang dihuni oleh banyak anak-anak dan orang […]

  • Dewa United ,AFC Challenge League

    Bali United Beri Libur 10 Hari untuk Pemain Setelah Kekalahan dari Persis Solo

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bali United, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, memberikan jatah libur selama 10 hari kepada para pemainnya setelah laga melawan Persis Solo dalam pekan ke-25 Liga 1 Indonesia. Keputusan ini tidak diberikan sebagai hukuman, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan dedikasi para pemain sepanjang kompetisi. Libur tersebut diberikan karena kompetisi […]

  • Cremonese vs Genoa: Hasil Pertandingan yang Tidak Memuaskan untuk Cremonese

    Cremonese vs Genoa: Hasil Pertandingan yang Tidak Memuaskan untuk Cremonese

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Cremonese dan Genoa dalam lanjutan Serie A berakhir dengan skor 0-0. Tim tuan rumah gagal meraih kemenangan di kandang setelah ditahan imbang oleh Genoa. Pertandingan ini berlangsung di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (15/2/2026) malam WIB. Beberapa peluang emas tercipta, tetapi kedua tim tidak mampu memanfaatkannya. Di menit ke-7, Jamie Vardy mencoba […]

  • Trump , Iran

    Perang yang Memanas: Ancaman Trump dan Respons Iran

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memuncak setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap negara tersebut. Dalam pidato yang disampaikan di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa perang melawan Iran “hampir selesai” dan menjanjikan kemenangan besar bagi pasukan militer AS. Namun, ancamannya tidak berhenti di situ. Trump menegaskan bahwa jika […]

  • Pasien Hamil Tua Meninggal Dunia Bersama Bayinya di RS Melati Husada Malang, Keluarga Minta Penjelasan Pihak Rumah Sakit

    Pasien Hamil Tua Meninggal Dunia Bersama Bayinya di RS Melati Husada Malang, Keluarga Minta Penjelasan Pihak Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 497
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhumah Gita Hayuningsasi, warga Jalan Candi Mendut Malang. Perempuan yang tengah hamil tua itu meninggal dunia bersama bayi laki-laki yang dikandungnya saat menjalani perawatan di RS Melati Husada (RSMH) Malang, pada Selasa (21/10/2025) sore. Peristiwa tragis ini bermula ketika Gita bersama sang suami, Haris, datang ke RSMH pada […]

expand_less