Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Polemik Dugaan Gratifikasi Haji 2024: Tantangan Menag Yaqut dan Tudingan Pansus

Polemik Dugaan Gratifikasi Haji 2024: Tantangan Menag Yaqut dan Tudingan Pansus

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Polemik penyelenggaraan ibadah haji 2024 kembali memanas. Kali ini, sorotan tertuju pada dugaan gratifikasi yang diungkap oleh Pansus Haji DPR.

Menanggapi tudingan tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menantang Pansus untuk membuktikan dugaan tersebut. Ia bahkan menyatakan siap menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk dirinya sendiri.

Yaqut mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) tidak pernah main-main dalam penyelenggaraan haji dan siap memberikan penjelasan kepada publik.

“Saya tekankan bahwa Kemenag akan menindak tegas jika ada jajarannya yang terlibat dalam kecurangan,” kata Yaqut Cholil Qoumas dikutip dinamikadunia.com, Rabu (11/9/2024).

Di sisi lain, anggota Pansus Haji Marwan Jafar dari Fraksi PKB menyatakan bahwa Kemenag telah berbuat curang dalam pelaksanaan haji 2024.

Ia mencontohkan adanya jemaah haji yang baru mendaftar pada tahun 2024 namun langsung bisa berangkat di tahun yang sama.

Pansus menilai bahwa temuan mereka menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang oleh Kemenag dan dugaan gratifikasi atau penyimpangan keuangan dalam pelaksanaan haji tahun ini.

Mereka bahkan berencana untuk mengundang pihak aparat hukum untuk membahas temuan tersebut.

“Bukan hanya kesimpulan tentang itu. Tetapi soal haji khusus itu patut diduga ada gratifikasi atau penyimpangan keuangan di situ dan kita bisa mengundang pihak-pihak aparat hukum untuk bicara di pansus,” ucapnya.

Polemik ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan ibadah haji.

Tantangan Menag Yaqut kepada Pansus untuk membuktikan dugaan gratifikasi menjadi titik krusial dalam mengungkap kebenaran.

Publik pun menantikan hasil investigasi Pansus dan langkah konkret yang akan diambil oleh Kemenag untuk memastikan penyelenggaraan haji yang bersih dan transparan di masa mendatang. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

    Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Terduga pelaku adalah pria berinisial HH (23), yang diketahui tinggal tak jauh dari rumah korban. Korban adalah bocah perempuan berusia 4 tahun. Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai adanya kejanggalan pada […]

  • Kunci Keberhasilan! Duel Seru Bahrain vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Kunci Keberhasilan! Duel Seru Bahrain vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin mendekat, dan pada hari Jumat, 11 Oktober 2024, pukul 00.00 WIB, Bahrain vs Indonesia dalam laga yang sangat menentukan. Pertandingan Bahrain vs Indonesia ini akan berlangsung di Riffa, Bahrain, dan menjadi kunci bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk meraih tempat di putaran final Piala Dunia. Saat ini, […]

  • Persebaya Surabaya Siap Tampil Ganas di Putaran Kedua Liga 1

    Persebaya Surabaya Siap Tampil Ganas di Putaran Kedua Liga 1

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, klub kebanggaan Bonek Mania, kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil lebih ganas di putaran kedua Liga 1. Dengan berbagai langkah strategis dan rekrutan baru, Bajul Ijo siap memberikan perlawanan sengit terhadap tim-tim besar seperti Persib Bandung dan Persijap Jepara. Pemain Asing Baru yang Resmi Diperkenalkan Salah satu langkah utama Persebaya Surabaya adalah […]

  • Informasi Terkini Gempa Bumi di Wilayah Sumenep

    Informasi Terkini Gempa Bumi di Wilayah Sumenep

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 3,4 tercatat mengguncang wilayah perairan di sekitar Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 25 November 2025, pukul 11.19.46 WIB. BMKG mencatat bahwa pusat gempa berada di laut, tepatnya pada koordinat 5,95 Lintang Selatan dan 113,62 Bujur Timur. Lokasi episenter ini berjarak sekitar 112 km Barat Laut […]

  • Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Petugas SPPG

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Petugas SPPG

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen serius dalam menjamin kualitas dan keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Sebagai langkah proaktif, jajaran kepolisian menggelar pemeriksaan kesehatan (rikkes) menyeluruh bagi 32 calon petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Sanika Satyawada, Selasa (14/10/2025). Para petugas ini merupakan ujung tombak yang akan berperan […]

  • Prof Nuh

    Prof Nuh: Perguruan Tinggi Belum Berdampak Nyata pada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Mohammad Nuh mengkritik bahwa perguruan tinggi saat ini belum mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam hal pemberantasan kemiskinan. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Prof Nuh saat menjadi pembicara dalam acara Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 di Graha Unesa, […]

expand_less