Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Menjelang Musim Hujan, Waspadai Ancaman Penurunan Produksi Cabai

Menjelang Musim Hujan, Waspadai Ancaman Penurunan Produksi Cabai

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang musim penghujan, Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi penurunan produksi cabai pada bulan Desember mendatang.

Hal ini menjadi perhatian mengingat kebutuhan cabai di dalam negeri diperkirakan akan meningkat pada bulan yang sama.

“Untuk cabai langsung saja ini tadi dari sisi prognosa. Jadi memang ada di Desember itu nanti prediksinya akan sedikit menurun,” ucap Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Direktorat Jendral (Sesditjen) Tanaman Pangan Kementan, Musyafak, dalam keterangannya yang diterima diagramkota.com, Sabtu (28/9/2024).

Musyafak menjelaskan, berdasarkan data Kementan, produksi cabai diproyeksikan mencapai 112.221 ton pada bulan November, namun menurun menjadi 97.173 ton pada bulan Desember.

“Sementara itu, konsumsi cabai diperkirakan meningkat dari 80.298 ton pada bulan November menjadi 83.396 ton pada bulan Desember,” lanjutnya.

Menurutnya, penurunan produksi cabai ini dikaitkan dengan risiko tinggi yang dihadapi sektor pertanian cabai saat memasuki musim penghujan.

“Salah satu ancaman utamanya adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dapat merusak, mengganggu, atau bahkan mematikan tanaman cabai,” kata Musyafak.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi para petani dan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan cabai di dalam negeri. Penurunan produksi cabai menjelang musim penghujan merupakan fenomena yang perlu diwaspadai.

Upaya yang perlu dilakukan antara lain meningkatkan ketahanan tanaman cabai terhadap serangan OPT, serta memperkuat sistem distribusi dan penyimpanan cabai agar tetap terjaga kualitasnya.

Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin ekstrem. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan di Tengah Kacau Politik

    Harapan di Tengah Kacau Politik

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Oleh: Yantho Bambang Rohaniwan Rogationis, tinggal di Manila DIAGRAMKOTA.COM –Ā “Negara di Ujung Tanduk.” Itulah judul sebuah novel terkenal karya Tere Liye yang paling diminati dan sering dibaca. Buku yang memiliki 360 halaman ini menggambarkan ketidakadilan, kebohongan, pengkhianatan, kerusakan, perjuangan, dan harapan dalam masyarakat yang sedang tertekan. Meskipun novel tersebut merupakan karya imajinasi, jika dilihat lebih […]

  • Jadwal Pelayaran KM Ciremai untuk Rute Jakarta-Jayapura Tahun 2026

    Jadwal Pelayaran KM Ciremai untuk Rute Jakarta-Jayapura Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COMĀ –Ā Perjalanan laut antar pulau di Indonesia kembali menjadi fokus utama dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat. Salah satu kapal yang menjadi andalan adalah KM Ciremai, yang kembali beroperasi pada awal Mei 2026 dengan rute perjalanan yang sangat penting bagi para penumpang. Kapal ini menawarkan layanan transportasi yang terjangkau dan nyaman, sehingga menjadi pilihan utama bagi banyak orang. […]

  • OJK Luncurkan GENCARKAN untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Nasional

    OJK Luncurkan GENCARKAN untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia secara besar-besaran dan merata. Peluncuran GENCARKAN bertema ā€œMasyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045ā€ ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2024 di Jakarta pada Kamis (22/8/2024). Lebih dari 1.300 […]

  • arema fc

    Arema FC Berjuang untuk Kemenangan Terakhir di Stadion Kanjuruhan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Laga terakhir Super League 2025-2026 antara Arema FC dan PSIM Yogyakarta akan menjadi momen penting bagi klub berjuluk Singo Edan. Meski tidak lagi berburu gelar juara, Arema FC tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menghadapi pertandingan ini. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan bahwa tekanan adalah hal wajar bagi tim besar. Namun, ia sangat senang […]

  • Pemimpin Hamas tewas: Lima orang dikonfirmasi tewas, termasuk saudara al-Sinwar

    Pemimpin Hamas tewas: Lima orang dikonfirmasi tewas, termasuk saudara al-Sinwar

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Perkembangan Penting dalam Konflik Gaza: Kematian Lima Pemimpin Hamas Pengumuman resmi dari kelompok teror Hamas mengenai kematian lima pemimpin senior mereka menandai salah satu kerugian terbesar yang dialami organisasi tersebut sejak awal perang di Gaza. Berita ini menunjukkan bahwa operasi militer Israel terus memengaruhi struktur kepemimpinan Hamas, yang dikenal sebagai salah satu kelompok teror paling […]

  • Migrant Watch Aznil Tan

    Migrant Watch Kecam Aplikator Ojol: Perbudakan Digital! THR untuk Pengemudi Tak Manusiawi

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 333
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Migrant Watch Kecam Aplikator Ojol. Para pengemudi ojek online, taksi online, dan kurir mulai menerima Bonus Hari Raya (BHR) setelah adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada perusahaan aplikasi seperti Gojek, Grab, dan lainnya. BHR yang diberikan ditetapkan sebesar 20% dari rata-rata pendapatan selama 12 bulan terakhir dan harus dibayarkan dalam bentuk […]

expand_less