Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Bahaya Judi Online: Ancaman Serius bagi Kesehatan Mental Anak Muda

Bahaya Judi Online: Ancaman Serius bagi Kesehatan Mental Anak Muda

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKesehatan mental anak muda saat ini tengah dihadapkan pada ancaman serius, salah satunya adalah kecanduan judi online.

Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi, menyatakan bahwa kecanduan judi online berdampak buruk pada kesehatan mental, terutama bagi anak muda yang menjadi target utama.

Judi online, dengan akses mudah dan kemudahan dalam melakukan transaksi, menawarkan sensasi cepat dan instan yang dapat membuat anak muda terjebak dalam lingkaran setan.

Mereka yang kecanduan judi online cenderung mengalami gangguan emosional, seperti kecemasan, depresi, dan bahkan keinginan untuk bunuh diri.

Selain itu, kecanduan judi online juga dapat berdampak pada kehidupan sosial dan akademik mereka.

Imran menyampaikan, dampak kecanduan judi bisa menyebabkan masalah keuangan, mental emosional, relasi sosial, hingga hukum.

“Mereka itu kalau kecanduan judi, mereka itu sering terjadi gangguan kecemasan ansitas dan kalau berlanjut akan terjadi depresi,” kata Imran dikutip diagramkota.com, Rabu (25/9/2024).

Menurutnya, jika hal itu tidak segera tertangani, maka akan terjadi gangguan psikotik (gila). “Yang terakhir kalau sampai parah maka mencapai tindakan mau bunuh diri,” ucapnya.

Imran menyampaikan untuk dapat mengenali anggota keluarga yang terpapar judi online dapat dilakukan melalui metode Diagnostic Statistical  Manual.

“Seseorang itu dikatakan sudah mulai gangguan terhadap sesuatu, seperti keinginan berjudi dengan jumlah semakin lama semakin besar,” ujarnya.

Selain itu, orang tersebut menjadi gelisah dan gagal dalam usaha untuk mengurangi perilaku judinya. Mereka tahu sebetulnya judi itu nggak benar tapi tidak bisa menyetopnya.

Kemudian, lanjutnya, para pelaku selalu berpikir ingin bermain judi karena ada pengalaman sugesti berjudi sebelumnya. Dia melakukan berjudi tadi saat sedang stress, cemas, gelisah dan tertekan. Kapanpun dia ingin judi terus.

“Selanjutnya, jika pelaku uangnya sudah habis maka tetap mempunyai keinginan untuk berjudi lagi dengan harapan uangnya akan kembali. Dia kerap berbohong manipulative dan mengalami masalah relasi, mulai menarik diri dari lingkungan,” katanya.

Tak hanya itu, menurutnya, para pelaku judi terkadang bergantung pada orang lain untuk mengatasi masalah finansialnya. Jadi dia sudah banyak hutang kesana dan kemari untuk menutupi hutang-hutangnya

Dengan kondisi-kondisi tersebut, kata Imran, maka dapat orang tersebut dapat dimasukkan ke dalam ketergantungan berjudi. Menurutnya, sejumlah hal yang harus dilakukan jika ada anggota keluarga yang terdampak judi online.

Diantaranya, orang tersebut harus dibawa ke psikiolog atau psikiater. Karena kalau ada yang sudah parah maka dia harus diberi obat dan perawatan.

Penting bagi orang tua, guru, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online dan memberikan edukasi kepada anak muda tentang dampak negatifnya.

Dukungan dan bimbingan yang tepat dapat membantu anak muda untuk terhindar dari jeratan judi online dan menjaga kesehatan mental mereka.

Kesehatan mental anak muda adalah investasi penting untuk masa depan bangsa. Dengan memahami bahaya judi online dan memberikan edukasi yang tepat, kita dapat membantu anak muda untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat dan bahagia. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pemkot dan BPOM Surabaya: Pastikan Makanan Aman di SWK

    Kolaborasi Pemkot dan BPOM Surabaya: Pastikan Makanan Aman di SWK

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya dalam rangka melaksanakan uji sampling melalui kegiatan Pembinaan Gerakan Pangan Aman Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Jatim Truly (Jawa Timur Trusted Culinary). Acara ini berlangsung di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Karang Asem Tambaksari pada Rabu (25/9/2024) dan bertujuan untuk […]

  • Menurut Livand Breemer, fenomena ini merusak citra ASN dan PPPK

    Menurut Livand Breemer, fenomena ini merusak citra ASN dan PPPK

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulawesi Tengah mengemukakan isu tentang pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang menjadi perhatian mereka.PPPKyang berkeliaran saat jam kerja dan terlihat di tempat umum. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Perwakilan Sulawesi Tengah mengingatkan akan pentingnya disiplin dalam bekerja bagiPNS dan PPPK. […]

  • Sejarah Baru: Angka Kemiskinan Jawa Timur Capai Satu Digit

    Sejarah Baru: Angka Kemiskinan Jawa Timur Capai Satu Digit

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 325
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur mencatat sejarah baru dengan berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai satu digit, yakni 9,79 persen per Maret 2024. Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan prestasi ini dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. “Alhamdulillah akhirnya angka kemiskinan Jatim tembus satu digit. Angka ini resmi kita dapatkan setelah BPS merilis […]

  • Bekerja Tanpa Jaminan? Disperinaker Surabaya Siapkan Sanksi Berat!”

    Bekerja Tanpa Jaminan? Disperinaker Surabaya Siapkan Sanksi Berat!”

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Ironis, di tengah gencarnya kampanye kesejahteraan pekerja, masih banyak perusahaan di Surabaya yang belum juga mendaftarkan karyawannya dalam program jaminan sosial. Padahal kewajiban itu sudah diatur jelas dalam undang-undang. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lewat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) mulai menunjukkan taringnya. Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menegaskan akan menindak perusahaan-perusahaan […]

  • Aset Mangkrak Disulap Jadi Uang, Eri Bidik PAD Surabaya Rp8,1 Triliun di 2026

    Aset Mangkrak Disulap Jadi Uang, Eri Bidik PAD Surabaya Rp8,1 Triliun di 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp8,198 triliun dalam APBD 2026 yang disahkan senilai Rp12,7 triliun. Target ini disebut menjadi kunci menjaga stabilitas keuangan daerah setelah adanya pemotongan transfer dari pemerintah pusat. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menggenjot pendapatan daerah, mulai dari optimalisasi aset […]

  • Catcalling, Akses Jauh, dan Fasilitas Minim Alasan Gen Z Enggan ke Mangrove Surabaya

    Catcalling, Akses Jauh, dan Fasilitas Minim Alasan Gen Z Enggan ke Mangrove Surabaya

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata mangrove yang selama ini digadang sebagai andalan ekowisata Surabaya mulai kehilangan daya tarik di mata Generasi Z. Sejumlah anak muda justru lebih memilih menghabiskan liburannya di destinasi yang dianggap lebih ramah, aman, dan menawarkan pengalaman visual yang beragam, seperti Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Park Shanghai di kawasan Pakuwon City Mall (PCM). […]

expand_less