Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Menata Kembali Pariwisata di Pulau Dewata 

Menata Kembali Pariwisata di Pulau Dewata 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Pandjaitan, telah menyatakan komitmen pemerintah untuk membenahi tata kelola pariwisata di Bali.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kriminalitas dan berkurangnya lapangan kerja bagi warga lokal, yang dikaitkan dengan jumlah warga negara asing (WNA) yang tinggal di Bali, yang mencapai lebih dari 200 ribu orang.

“Upaya pembenahan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sampah dan manajemen limbah hingga perbaikan infrastruktur,” tulis Luhut di akun Instagram nya dikutip diagramkota.com, Jumat (31/8/2024).

“Pemerintah juga berencana untuk menciptakan destinasi wisata hijau dengan menerapkan aturan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT), baik untuk operasional maupun kendaraan bermotor,” sambungnya

Salah satu fokus utama adalah menjaga keaslian budaya dan tradisi Bali. Luhut menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya dan tradisi Bali, yang merupakan daya tarik utama pulau ini. Ia khawatir jika budaya dan tradisi Bali tergerus, Bali akan kehilangan identitasnya sebagai “paradise island”.

Selain itu, pemerintah juga akan memperhatikan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia, yang diprediksi akan meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan domestik.

“Saya ingin melihat Bali kembali ke masa kejayaannya, bukan hanya karena keindahan panoramanya, tetapi juga karena budaya dan tradisi yang dijaga oleh warga masyarakatnya,” kata Luhut.

Upaya pemerintah untuk membenahi tata kelola pariwisata di Bali merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian budaya.

Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan menjaga keaslian budaya, diharapkan Bali dapat tetap menjadi destinasi wisata yangj menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. (dk/niluh ishanori)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebun Binatang Surabaya

    Kebun Binatang Surabaya Siap Jadi Destinasi Wisata yang Lebih Modern dan Menarik

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebun Binatang Surabaya (KBS) sedang menjalani proses perubahan besar-besaran. Rencana revitalisasi ini bertujuan untuk membuat kawasan wisata ikonik kota Pahlawan lebih modern, menarik, dan mampu bersaing dengan destinasi lain di Indonesia. Perubahan ini tidak hanya terbatas pada tampilan fisik, tetapi juga mencakup konsep pengalaman pengunjung yang lebih menyeluruh. Fokus pada Area Masuk dan […]

  • Pemkot Surabaya, Kebijakan Anggaran ,Digitalisasi Layanan Publik

    Pemkot Surabaya Tegaskan Kebijakan Anggaran yang Berdampak Nyata

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali menegaskan komitmen untuk mengelola anggaran secara efisien dan berdampak langsung pada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya, Lilik Arijanto, dalam berbagai kesempatan, termasuk saat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Balai Kota Surabaya. Fokus pada Efisiensi dan Inovasi Dalam sambutannya, Lilik menyatakan bahwa pemerintah daerah […]

  • Kapolda Jatim Tinjau Pos Terpadu Pelabuhan Ketapang Pastikan Puncak Nataru Aman Lancar

    Kapolda Jatim Tinjau Pos Terpadu Pelabuhan Ketapang Pastikan Puncak Nataru Aman Lancar

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si meninjau pos terpadu di Pelabuhan ASDP Ketapang Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (29/12/2025). Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim didampingi pejabat utama Polda Jatim, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta unsur Forkopimda dan stakeholder lainnya. Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto,M.Si., menyampaikan […]

  • Akhir Pekan, Pasar Seni dan Jajanan Jadoel di Ijen Banyuwangi

    Akhir Pekan, Pasar Seni dan Jajanan Jadoel di Ijen Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menambahkan daftar hidden gem di kawasan kaki Gunung Ijen Banyuwangi, kini hadir Pasar Seni dan Jajanan Tradisional Jaman Doeloe (Jadoel) yang terletak di Dusun Karangan Tengah, Desa Licin Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur. Pameran Seni dan Makanan Tradisional “Jadoel” diadakan setiap akhir pekan pada malam Sabtu mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Kulineran ini […]

  • BPJS PBI Dokter Militer ,BPJS Kesehatan

    Kebijakan Jaminan Kesehatan BPJS PBI yang Mengganggu Ribuan Warga

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa bulan terakhir, banyak warga yang mengeluhkan perubahan mendadak dalam status kepesertaan mereka di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Status penerima bantuan iuran (PBI) yang sebelumnya aktif tiba-tiba berubah menjadi nonaktif tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal ini menimbulkan kekacauan, terutama bagi pasien yang bergantung pada layanan kesehatan BPJS. Pemangkasan Akses Layanan Kesehatan Banyak pasien […]

  • Rasa Kekasih di Lembah Lewotobi Flores Timur

    Rasa Kekasih di Lembah Lewotobi Flores Timur

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kehidupan sebagai Penyintas di Desa Hokeng Jaya DIAGRAMKOTA.COM – Waktu berlari cepat, tapi kesadaran kami berjalan lamban menuju kenyataan. Sudah 22 bulan kami hidup sebagai penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Sejak letusan besar pada 23 Desember 2023, hingga guncangan dan letusan dahsyat yang datang kembali pada 3 November 2024, hidup […]

expand_less