Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Siapa Dewi Astutik? Biodata Gembong Narkoba Buron Interpol yang Ditangkap di Kamboja: Umur, Asal, Kasus

Siapa Dewi Astutik? Biodata Gembong Narkoba Buron Interpol yang Ditangkap di Kamboja: Umur, Asal, Kasus

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Dewi Astutik kembali menjadi perhatian nasional setelah BNN berhasil menangkapnya di Kamboja dalam sebuah operasi rahasia yang melibatkan pihak internasional. Penangkapan ini menjadi akhir dari masa pelarian seorang pemimpin narkoba yang menguasai jalur Golden Triangle. Kasus ini menarik perhatian karena terkait dengan penyelundupan sabu dengan nilai yang sangat besar.

Penangkapan Dewi dilakukan setelah penyelidikan yang berlangsung lama terhadap jaringan narkoba sabu lintas negara yang melibatkan sindikat dari Asia dan Afrika. Keberadaannya diketahui setelah masuk ke sebuah hotel di Sihanoukville sebelum akhirnya ditangkap oleh gabungan petugas. Peristiwa ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar yang dilakukan BNN pada tahun 2025.

Nama Dewi sebelumnya sering muncul dalam berbagai penyelidikan terkait narkoba sejak tahun 2024. Jejak aktivitasnya berkaitan dengan heroin, sabu, hingga kokain yang beredar di kawasan Asia Tenggara. Riwayatnya membuatnya masuk dalam daftar buronan Interpol melalui red notice.

Jejak Perkara dan Peran Dewi dalam Jaringan Internasional

Dewi Astutik terkenal sebagai otak dari penyelundupan narkoba sebanyak 2 ton yang berasal dari jaringan Golden Triangle. Pengiriman tersebut berhasil dihentikan pada Mei 2025 ketika petugas menangkap kapal MT Sea Dragon Tarawa di Kepulauan Riau. Perkara ini melibatkan beberapa anggota kru asal Indonesia.

Sebelumnya, nama Dewi muncul dalam kasus penyelundupan heroin seberat 2.76 kg di Bandara Soekarno Hatta pada tahun 2024. Ia diduga mengarahkan pengambilan heroin dari Kamboja sebagai bagian dari operasi sindikat Thailand dan wilayah Melayu. Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa ia telah lama memimpin perekrutan kurir asal Indonesia.

Dewi juga terkait dengan peredaran narkoba jenis kokain, sabu-sabu, dan ketamin yang berlangsung di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Kegiatannya menjadikannya sebagai salah satu tokoh penting dalam jaringan Golden Triangle bersama tokoh besar lain seperti Fredy Pratama. Statusnya sebagai buron meningkat setelah Interpol menerbitkan red notice.

Proses Penangkapan dan Operasi Bersama Antar Negara

Penangkapan Dewi di Kamboja berawal dari operasi intelijen yang melibatkan berbagai instansi. BNN yang dipimpin oleh Roy Hardi Siahaan bekerja sama dengan polisi Kamboja, Kedutaan Besar Indonesia di Phnom Penh, Atase Pertahanan, serta BAIS TNI. Kerja sama ini memungkinkan pengawasan terhadap pergerakan Dewi dilakukan secara ketat.

Ia ditangkap ketika memasuki lobi sebuah hotel di Sihanoukville tanpa sempat kabur. Penangkapan dilakukan cepat karena kekhawatiran bahwa Dewi akan dipindahkan oleh sindikat ke lokasi lain. Setelah penangkapan, ia dibawa ke Phnom Penh untuk proses penyerahan kepada pihak berwenang Indonesia.

BNN mengungkapkan bahwa langkah selanjutnya adalah mengungkap seluruh jaringan yang beroperasi di berbagai negara. Penyelidikan lebih lanjut kini menitikberatkan pada kurir, pemasok, dan mitra internasional yang bekerja sama dengannya. Pengungkapan ini diharapkan dapat mengganggu peredaran besar sindikat Golden Triangle.

Biodata Dewi Astutik

  • Nama asli: Pariyatin
  • Nama panggilan: Dewi Astutik, Mami
  • Umur: 43 tahun
  • Asal: Ponorogo, Jawa Timur
  • Identitas: Menggunakan KTP saudara kandung sejak tahun 2023
  • Pengalaman kerja: Mantan Pekerja Migran Indonesia di Taiwan sejak tahun 2011
  • Jaringan: Kumpulan Golden Triangle dan kelompok Afrika di Asia Tenggara

Penangkapan Dewi Astutik menandai akhir dari perjalanan panjang seorang pemimpin sindikat narkoba yang menguasai jaringan internasional. Operasi lintas batas ini menunjukkan komitmen pihak berwajib dalam memerangi kelompok besar yang meluas ke berbagai wilayah. Kasus ini diharapkan mampu memutus jalur penyelundupan narkoba senilai triliunan rupiah. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi TNI dan Aparat Hukum Berbuah: Ribuan Kayu Ilegal Diamankan di Gresik

    Kolaborasi TNI dan Aparat Hukum Berbuah: Ribuan Kayu Ilegal Diamankan di Gresik

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinergi antara TNI dan aparat penegak hukum kembali membuahkan hasil signifikan. Ribuan batang kayu ilegal berhasil diamankan di perairan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, hasil dari operasi gabungan yang melibatkan berbagai unsur penegak hukum dan instansi terkait. Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang bertugas memberantas praktik pembalakan […]

  • bansos BPNT, PKH, BLT Kesra

    Kesalahan Kecil Penyebab BPNT, PKH, dan BLT Kesra 900 Ribu Tidak Cair: Dicoret Sistem

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

     DIAGRAMKOTA.COM – Kesalahan yang sangat kecil ternyata menjadi penyebab terhentinya bantuan sosial (bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra sebesar 900 ribu. Oleh karena itu, masyarakat jangan sampai melakukan kesalahan ini agar bansos masih cair pada bulan November ini. Pencairan hari ini akan merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini terlihat dari kode yang muncul di SIKS-NG […]

  • Pemerintah Tegaskan Thrifting Tidak Dilarang!

    Pemerintah Tegaskan Thrifting Tidak Dilarang!

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah menegaskan bahwa aktivitas thrifting atau jual beli pakaian bekas tidak sepenuhnya dilarang. Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Koperasi dan UMKM, Temmy Satya Permana, menyebut larangan hanya berlaku untuk pakaian bekas impor ilegal yang masuk ke Indonesia tanpa izin. “Yang dilarang itu pakaian bekas impor ilegal. Pakaian preloved lokal, penjualan barang pribadi, hingga […]

  • Teladani Akhlak Rasulullah, SPN Polda Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi

    Teladani Akhlak Rasulullah, SPN Polda Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana khidmat dan penuh nuansa religius menyelimuti Masjid Al Muttaqin di lingkungan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur,Sabtu (6/9/25). Segenap jajaran Pejabat Utama, Personel, Bhayangkari, serta para Siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri T.A. 2025 berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. ​Kegiatan yang sarat makna ini diawali dengan lantunan […]

  • Ciptakan Robot Pendamping Anak Autisme, Empati Lima Siswa SMPN 1 Surabaya Tembus Ajang Sains Internasional

    Ciptakan Robot Pendamping Anak Autisme, Empati Lima Siswa SMPN 1 Surabaya Tembus Ajang Sains Internasional

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepekaan melihat kesulitan orang lain tumbuh dari ruang kelas sederhana di SMP Negeri 1 Surabaya. Lima siswa sekolah menengah pertama ini membuktikan bahwa empati tak mengenal usia. Tergerak oleh tantangan komunikasi yang kerap dialami anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), mereka menghadirkan sebuah inovasi yang bukan hanya canggih, tetapi juga sarat kepedulian. Berangkat […]

  • Hari Bhayangkara ke-78: Kapolres Magetan Apresiasi Keberanian Warga

    Hari Bhayangkara ke-78: Kapolres Magetan Apresiasi Keberanian Warga

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-78 yang berlangsung di Pendopo Surya Graha, Senin (1 Juli 2024), tiga warga Magetan mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kapolres Magetan, AKBP Satria Permana SH SIK MT MIK. Ketiga warga yang mendapat penghargaan adalah Sukardi, Fery Andrik Setyawan, […]

expand_less