Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Gus Yahya Didesak Mundur dari Posisi Ketum PBNU

Gus Yahya Didesak Mundur dari Posisi Ketum PBNU

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Mendekati muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tahun depan, terjadi gejolak di dalam salah satu organisasi Islam terbesar tersebut. Ketua Umum (Ketum) PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya diminta melepas jabatannya.

Hasil dari Rapat Harian Syuriyah PBNU yang diadakan pada Kamis (19/11) di Hotel Aston City, Jakarta, menunjukkan adanya dorongan untuk Gus Yahya mengundurkan diri atau dihentikan. Rapat yang dihadiri oleh 37 dari 53 anggota Pengurus Harian Syuriyah PBNU tersebut menyimpulkan bahwa langkah tersebut diperlukan.

Salinan berkas hasil rapat tersebar luas di kalangan media. Secara keseluruhan terdapat 5 poin dalam dokumen yang ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar. Dalam poin kelima, disebutkan bahwa Gus Yahya harus mundur dari jabatan ketua PBNU dalam waktu 3 hari sejak menerima keputusan rapat tersebut.

“Jika dalam waktu 3 hari tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan untuk memberhentikan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” demikian isi risalah rapat tersebut.

Di poin-poin lainnya disampaikan beberapa alasan yang menjadi dasar Gus Yahya harus mengundurkan diri dari jabatan ketua PBNU. Yaitu dengan mengundang narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) sebagai pembicara.

Meskipun AKN NU adalah salah satu agenda kaderisasi paling tinggi bagi Nahdlatul Ulama, hal ini dianggap melanggar nilai dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah. Selain itu, bertentangan dengan Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.

“Rapat menyimpulkan bahwa penyelenggaraan Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) dengan narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional di tengah tindakan genosida dan kritik global terhadap Israel telah memenuhi ketentuan Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pemberhentian Fungsionaris, Pergantian Antar Waktu dan Pelimpahan Fungsi Jabatan, yang menyatakan bahwa pemberhentian tidak hormat dilakukan terhadap fungsionaris karena tindakan yang merusak reputasi perkumpulan,” demikian isi poin ke-2 risalah rapat tersebut.

Dalam dokumen rapat yang sama juga disampaikan bahwa sistem pengelolaan keuangan di lingkungan PBNU menunjukkan adanya pelanggaran terhadap hukum syara, peraturan perundang-undangan yang berlaku, Pasal 97-99 Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama serta Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang berlaku. Akibatnya, hal ini berdampak mengancam keberadaan Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, seluruh peserta rapat memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Rais Aam serta dua Wakil Rais Aam PBNU. Dalam pertemuan bersama antara Rais Aam dan Wakil Rais Aam PBNU, keputusan diambil untuk menginginkan Gus Yahya mundur. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Pasca Penciptaan #2 2025: Seni Nusantara Menembus Ruang Pengetahuan Global

    Festival Pasca Penciptaan #2 2025: Seni Nusantara Menembus Ruang Pengetahuan Global

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggulirkan Festival Pasca Penciptaan edisi kedua, 7–9 September 2025. Mengusung tema “Dari Arsip Tubuh Nusantara Menuju Ruang Pengetahuan Global”. Festival ini menjadi panggung besar yang mempertemukan karya-karya lintas disiplin dari mahasiswa Magister dan Doktoral ISI Surakarta, ISI Bali, dan ISI Yogyakarta. Festival yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian […]

  • Profil Desa Rengasjajar Bogor yang Warganya Menjerit Tak Bisa Makan, Usai Tambang Ditutup KDM

    Profil Desa Rengasjajar Bogor yang Warganya Menjerit Tak Bisa Makan, Usai Tambang Ditutup KDM

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bicara soal tambang di wilayah kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, tidak akan pernah lepas dari membicarakan desa Rengasjajar. Pasalnya, mayoritas tambang di kecamatan ini berlokasi di desa yang dipimpin oleh Kades Rusli hingga 3 periode. Warga Rengasjajar menjadi sorotan publik luas setelah sejumlah video beredar di media sosial. Sejumlah warga mengaku kesulitan untuk bertahan hidup […]

  • ‘Pojok Pengawasan’, Panwascam Sukomanunggal Ajak Semua Pihak Tolak Hoax dan Politik Uang

    ‘Pojok Pengawasan’, Panwascam Sukomanunggal Ajak Semua Pihak Tolak Hoax dan Politik Uang

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sukomanunggal secara resmi meluncurkan program “Pojok Pengawasan” pada Kamis (24/10/2024), yang diselenggarakan di Warkop Bonek Store Simomulyo. Program ini bertujuan untuk mendorong pengawasan partisipatif dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024, dengan fokus utama pada penjagaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam sambutannya, Ketua Panwascam Sukomanunggal, Dimas Sila Pamungkas, menekankan bahwa […]

  • Kapolda Jatim Terima Kunjungan Kajati Perkuat Sinergitas Antar Lembaga Penegak Hukum

    Kapolda Jatim Terima Kunjungan Kajati Perkuat Sinergitas Antar Lembaga Penegak Hukum

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Dr. Kuntadi beserta jajaran di Selasar Gedung Patuh Polda Jatim, Rabu (7/5/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan koordinasi dan silaturahmi antar institusi penegak hukum di Jawa Timur. Dalam sambutan hangatnya, Kapolda Jawa […]

  • Kesiapan Pemkot Surabaya Jelang Perayaan Nyepi dan Idulfitri 2026

    Kesiapan Pemkot Surabaya Jelang Perayaan Nyepi dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mempersiapkan langkah-langkah khusus untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama dua perayaan besar yang berdekatan, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam upaya ini, Pemkot bekerja sama dengan aparat TNI, Polri, serta jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW. Langkah Terpadu dalam Pengamanan Kota Salah satu inisiatif utama adalah […]

  • Kapolda Jatim yang Baru Irjen Pol Nanang Avianto Disambut Tradisi Pedang Pora dan Kesenian Reok

    Kapolda Jatim yang Baru Irjen Pol Nanang Avianto Disambut Tradisi Pedang Pora dan Kesenian Reok

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jajaran Polda Jawa Timur menggelar tradisi pedang pora dan kesenian Reok sambut kedatangan Kapolda Jatim yang baru, Irjen Pol Nanang Avianto di halaman Mapolda Jatim, Rabu (19/3/2025) diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kapolresta jajaran Polda Jatim. Kapolda Jatim yang Baru Irjen Pol Nanang Avianto Disambut Tradisi Pedang Pora dan Kesenian Reok […]

expand_less