Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Hanafi Tidak Hanya Diduga Bunuh Pegawai BPS Haltim, Kejari Minta Tambahan Pasal

Hanafi Tidak Hanya Diduga Bunuh Pegawai BPS Haltim, Kejari Minta Tambahan Pasal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Permintaan Kejari Halmahera Timur untuk Melengkapi Berkas Perkara Tersangka Penghilangan Nyawa

DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur, Maluku Utara, meminta penyidik Polres Halmahera Timur melengkapi berkas tambahan dalam perkara kasus penghilangan nyawa salah satu pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) bernama Tiwi oleh tersangka Hanafi. Kepala Kejari Halmahera Timur, Satria Irawan, menjelaskan bahwa permintaan ini sesuai dengan petunjuk jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut Satria, selain pasal utama tentang penghilangan nyawa, tersangka juga diduga melakukan tindak pidana lain. “Tersangka tidak hanya melakukan penghilangan nyawa, tapi lebih dari itu. Makanya kami minta lengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa kemudian dijadikan satu penuntutan,” ujar Satria.

Penambahan Pasal dan Berkas Tambahan

Satria menyebutkan bahwa JPU meminta penyidik menambahkan berkas perkara terkait beberapa tindak pidana, seperti judi online, penggunaan data pribadi milik orang lain, serta tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE). “Jadi harus ada penambahan pasal dan berkas-berkas baru, misalkan terkait judi, ITE, dan penggunaan data orang lain,” jelasnya.

Hasil koordinasi antara Kejari dan Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, menunjukkan bahwa berkas tambahan yang diminta sudah mulai dilengkapi. Rencananya, berkas tersebut akan dilimpahkan kembali pada awal Oktober 2025.

Awal Penyidikan dan Penambahan Pasal

Awalnya, tersangka Adhitya Hanafi hanya disangkakan dengan pasal 340, 339, dan 338 subsider pasal 351 ayat 3 KUHP oleh penyidik Polsek Kecamatan Maba Selatan. Namun, setelah pendalaman perkara, Kejari meminta penyidik menambahkan pasal lain karena adanya indikasi tindak pidana lain selain penghilangan nyawa.

Kronologi Kasus Penghilangan Nyawa Tiwi

Korban berinisial KLP alias Tiwi (30) ditemukan tidak bernyawa di rumah dinasnya, Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba. Pelaku penghilangan nyawa yang juga rekan kerja Tiwi ini bernama Hanafi, telah ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Maluku Utara, dan Polsek KMaba Selatan, Polres Halmahera Timur.

Setelah dilakukan penyelidikan, penyidik mengungkap sejumlah fakta serta kronologi penghilangan nyawa ini. Hanafi merencanakan aksi penghilangan nyawa terhadap Tiwi setelah meminjam uang korban sekitar Rp 30 juta dan ditolak.

Motif dan Pelaksanaan Aksi

Pada tanggal 17 Juli 2025, Hanafi secara diam-diam masuk ke rumah dinas Tiwi yang juga ditinggali oleh calon istri pelaku (kini istri). Pelaku meminjam uang tapi tidak diberikan. Sehingga, 17 Juli pelaku secara diam-diam masuk ke rumah dinas yang ditempati korban bersama calon istrinya, menggunakan kunci rumah yang sudah digandakan pelaku.

Tanpa sepengetahuan Tiwi, Hanafi telah mengurung diri dalam kamar calon istrinya yang bersebelahan dengan kamar korban selama beberapa hari. Lebih lanjut, secara diam-diam pelaku memantau aktivitas korban dalam rumah lewat kamar calon istrinya sejak 17 hingga 19 Juli.

Aksi Pembunuhan dan Pengambilan Uang

Pada 19 Juli 2025 sekitar pukul 05:22 WIT, Hanafi melancarkan aksi bejatnya dengan masuk ke dalam kamar korban. Pelaku menyekap dan mengikat kedua tangan korban, kemudian memaksanya melakukan oral seks. Hanafi kemudian mengambil handphone milik korban dan meminta diberikan password untuk membukanya.

Pelaku membuka aplikasi Jenius dan memaksa korban memberikan pin. Ketika pin terbuka, uang korban sebanyak Rp 38 juta ditransfer ke Gopay korban, kemudian uang ditransfer ke rekening pelaku. Tak hanya itu, pelaku juga membuka aplikasi pinjaman online dengan limit sekitar Rp 50 juta serta mengambil beberapa ratus uang tunai yang ada di kamar korban. Total uang milik korban yang berhasil diambil pelaku sekitar Rp 89 juta.

Rekayasa Lokasi dan Pernikahan

Dari uang korban itulah, Hanafi melunasi utang-utangnya dan melakukan deposit judi online. Hanafi menutup mulut korban dengan lakban dan bantal hingga berkisar 3 menit korban mulai lemas, dan 10 menit kemudian korban kejang-kejang dan akhirnya meninggal.

Setelah tubuh korban tidak lagi bergerak, pelaku sempat mencari tahu tanda-tanda orang baru meninggal, untuk memastikan korban sudah meninggal atau belum. Karena takut diketahui orang, pelaku merekayasa lokasi dengan mengajukan cuti secara online sejak 21 hingga 25 Juli melalui handphone milik korban, serta membalas setiap pesan WhatsApp yang masuk.

Tindakan Setelah Pembunuhan

Pelaku membawa dua handphone dan casnya milik korban ke Ternate serta membuang secara terpisah. Kepala cas handphone dibuang di laut, kabel cas dibuang di dekat Masjid Al-Munawar dan dua handphone korban dibuang di lokasi Danau Ngade.

Melangsungkan pernikahan setelah menghilangkan nyawa korban, pelaku melangsungkan pernikahan dengan calon istrinya pada 27 Juli. Kepala penyidik menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku telah dilakukan. Untuk istri pelaku belum diperiksa, karena masih syok setelah mendapatkan kabar bahwa suaminya melakukan pembunuhan.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tanjungperak Gerebek Bunker Narkoba: 6 Pengedar Ditangkap, Temukan Sabu Senilai Miliaran Rupiah

    Polres Tanjungperak Gerebek Bunker Narkoba: 6 Pengedar Ditangkap, Temukan Sabu Senilai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim gabungan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkoba di Jalan Kunti, Surabaya. Dalam operasi yang berlangsung Senin (25/11/2024), polisi menemukan bunker tersembunyi berisi sabu-sabu dan uang tunai. Sebanyak enam pengedar berhasil diamankan. Barang bukti yang disita mencakup 1 kilogram sabu dan uang tunai sebesar Rp 230.900.000. Kapolres […]

  • Densus 88 Gelar Capacity Building untuk Kepala SMA di Kabupaten Langkat dan Binjai

    Densus 88 Gelar Capacity Building untuk Kepala SMA di Kabupaten Langkat dan Binjai

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan menggelar kegiatan Capacity Building untuk seluruh Kepala SMA se-Kabupaten Langkat dan Binjai pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kepala sekolah dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah. Kombespol Dr. Didik Novi Rahmanto, selaku ketua tim Pencegahan […]

  • Ketua DPW PBB Jatim: Kita Wajib Menyukseskan Muktamar VI Partai Bulan Bintang di Bali

    Ketua DPW PBB Jatim: Kita Wajib Menyukseskan Muktamar VI Partai Bulan Bintang di Bali

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 338
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Jatim Ali Huda, mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Bulan Bintang untuk menyukseskan Muktamar VI di Bali pada tanggal 13-15 Januari 2025. “Muktamar ini merupakan momentum penting bagi kami untuk memilih ketua umum definitif yang baru dan menentukan arah perjuangan partai ke depan,” kata Ali […]

  • 5 Alasan Kejahatan Nobblesse Terlihat Sempurna di Taxi Driver 3

    5 Alasan Kejahatan Nobblesse Terlihat Sempurna di Taxi Driver 3

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam Taxi Driver 3, Nobblesse Motorstampil sebagai salah satu kelompok kejahatan yang paling terorganisir dan licik yang harus dihadapi oleh Rainbow Taxi. Mereka bukan hanya pembohong biasa yang menargetkan korban secara acak. Mereka menciptakan sistem, metode, dan strategi yang sangat terencana hingga membuat tindakan kejahatan mereka terlihat mustahil dijangkau oleh hukum. Berikut lima alasan […]

  • PSV , Feyenoord

    PSV Mengamankan Kemenangan Besar atas Feyenoord, Memperlebar Kepemimpinan di Eredivisie

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PSV Eindhoven berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Feyenoord dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Philips. Hasil ini memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Eredivisie dengan keunggulan 17 poin. Kemenangan ini menjadi bukti kuat bahwa tim asuhan Peter Bosz sedang dalam performa terbaiknya. Permainan Dominan Sejak Awal Babak Pertama Pertandingan dimulai dengan dominasi PSV […]

  • Bocoran Episode 11-12 Moon River Sub Indo & Jadwal Tayang

    Bocoran Episode 11-12 Moon River Sub Indo & Jadwal Tayang

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 272
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – menyajikan ringkasan terkini mengenai kelanjutan serial drama Korea Moon River yang kini telah memasuki episode 11 dan 12. Drama dengan genre romansa fantasi yang berlatar kerajaan ini semakin menarik perhatian penonton karena alur cerita yang penuh intrik, pertukaran jiwa, serta persaingan politik di istana yang semakin memuncak. Setelah tayangan episode ke-10 pada 6 Desember […]

expand_less