Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Dispendukcapil Surabaya Ambil Langkah Tegas Atasi Fenomena Satu Alamat Untuk Banyak KK

Dispendukcapil Surabaya Ambil Langkah Tegas Atasi Fenomena Satu Alamat Untuk Banyak KK

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) angkat bicara terkait fenomena banyaknya rumah tinggal yang menggunakan satu alamat di Kota Pahlawan. Dalam satu alamat, tercatat bisa dihuni lebih dari tiga Kepala Keluarga (KK), bahkan mencakup beberapa bangunan berbeda dalam satu deret.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan pihaknya telah memberlakukan pembatasan dalam pengajuan dokumen kependudukan. Dia menegaskan bahwa penambahan atau pemecahan KK tidak akan diproses jika terdapat lebih dari tiga KK dalam satu alamat.

“Permohonan tambah KK atau pecah KK tidak diproses pada alamat yang ada lebih dari 3 KK,” tegas Eddy saat dikonfirmasi, Jumat (25/7/2025).

Tak hanya itu, pihaknya juga aktif melakukan penertiban terhadap KK yang tidak sesuai dengan alamat domisili sebenarnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menonaktifkan KK tersebut hingga pemiliknya memperbarui alamat sesuai tempat tinggal mereka.

“Terhadap KK yang tidak berada di alamat tersebut, dilakukan penonaktifan sampai mereka melakukan perubahan alamat KK sesuai dengan alamat domisili,” tutur mantan Kasatpol PP Surabaya ini.

Eddy juga menjelaskan bahwa kewenangan penomoran rumah bukan berada di Dispendukcapil, melainkan menjadi ranah Dinas Cipta Karya atau Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pertanahan (DPRKPP). Oleh karena itu, bila terdapat rumah-rumah yang memiliki nomor sama, warga diminta mengajukan permohonan perubahan melalui jalur pemerintahan setempat.

“Kalau ada rumah nomor yang sama, diajukan melalui kelurahan dan kecamatan, selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan DPRKPP dan survei lapangan,” jelas Eddy.

Proses verifikasi di lapangan akan dilengkapi dengan dokumen administratif sebagai dasar perubahan resmi. Setelah peninjauan selesai, akan dibuatkan berita acara perubahan serta surat keputusan dari pihak berwenang.

“Dan akan dibuatkan berita acara perubahan nomor dan surat keputusan terkait penomoran tersebut,” ujarnya.

Dengan dasar dokumen itu, barulah Dispendukcapil dapat melakukan pencatatan pada sistem administrasi kependudukan secara resmi. Eddy berharap masyarakat aktif dalam melaporkan kondisi faktual tempat tinggal mereka agar ketertiban administrasi bisa terwujud.

“Setelah itu Dispendukcapil akan melakukan pencatatan ke dalam sistem administrasi berdasar permohonan warga masyarakat,” pungkasnya.

Dispendukcapil mengajak seluruh warga untuk tidak hanya taat administrasi, tapi juga turut serta menjaga validitas data kependudukan sebagai fondasi pelayanan publik yang akurat dan adil.

Sebelumnya, Komisi A DPRD Surabaya mengungkap fenomena satu alamat rumah berderet bangunan berbeda digunakan oleh banyak kepala keluarga (KK), bahkan hingga belasan. Padahal, berdasarkan aturan administrasi kependudukan satu alamat maksimal digunakan oleh tiga KK.

“Kondisi ini menimbulkan kerancuan dalam administrasi kependudukan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan sosial. Padahal secara aturan, satu alamat maksimal hanya boleh ditempati oleh tiga KK,” tegas Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, Selasa (22/7/2025).

Cak Yebe sapaan lekatnya menyebut praktik ini sebagai bentuk kelalaian dalam penataan administrasi kependudukan. Menurutnya, pembiaran terhadap fenomena ini dapat berdampak luas terhadap validitas data penduduk.

“Ini bukan hanya soal keakuratan alamat, tapi menyangkut layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial yang bisa salah sasaran,” kata Cak Yebe.

Dia menyayangkan lemahnya pengawasan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta aparat kewilayahan dalam memperbarui dan menertibkan alamat rumah warga. Menurutnya, fenomena ini sudah terjadi lama namun belum pernah dibenahi secara serius.

“Fungsi RT, RW, kelurahan, dan kecamatan harus diperkuat dalam validasi data. Jangan sampai pembiaran ini justru menjadi celah penyalahgunaan data,” tegasnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jatim Siagakan Tim SAR di Sejumlah Obyek Wisata pada Operasi Lilin Semeru

    Polda Jatim Siagakan Tim SAR di Sejumlah Obyek Wisata pada Operasi Lilin Semeru

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Lilin Semeru telah resmi dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur sejak Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024, di Mapolda Jatim, Jumat (19/12/2025). Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 14.827 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait. […]

  • 5 Tempat Makan Murah di Surabaya, Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Tempat Makan Murah di Surabaya, Cocok untuk Liburan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Wisata Kuliner Murah di Surabaya yang Wajib Dicoba DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, dikenal sebagai Kota Pahlawan, tidak hanya memiliki sejarah yang kaya tetapi juga menyimpan berbagai destinasi wisata kuliner yang menarik. Bagi yang ingin menikmati makanan lezat tanpa perlu menguras dompet, berikut ini lima tempat kuliner murah yang patut dikunjungi. 1. Sego Sambel Mak Yeye Jika Anda […]

  • Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi Dengan Ketua PCNU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi Dengan Ketua PCNU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., didampingi Kabagren Kompol Khairul Anwar, Kabag SDM Akp Widiarti S dan Kasat Intelkam Iptu Amirul Mukminin melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, KH. A. Panji Taufik. Senin (28/4/2024) Silahturahmi berlangsung di kediaman Ketua PCNU Sumenep, yang berlokasi di Jalan Ponpes Annuqayah, Desa […]

  • Bang Udin Dengarkan Permohonan Ibu-ibu untuk Fasilitas yang Lebih Baik Di Yayasan Bustanul Qur’an

    Bang Udin Dengarkan Permohonan Ibu-ibu untuk Fasilitas yang Lebih Baik Di Yayasan Bustanul Qur’an

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 340
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Muhammad Saifuddin, S.Sos, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya dari Fraksi Demokrat menggelar reses di Yayasan Bustanul  Qur’an yang beralamat di Bulak Banteng Madya 11, Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya, Jumat (01/11/2024) malam. Berdasarkan pantauan media, ratusan peserta yang mayoritas adalah ibu-ibu terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut.  Bang Udin, sapaan […]

  • kolam renang tirtajwalita

    Disewa Pihak Ketiga, PAD Kolam Renang Tirta Jwalita Anjlok dari Rp300 Juta Jadi Rp124 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Kolam Renang Tirta Jwalita: Dari Pendapatan Tinggi ke Penyewaan, Perubahan yang Membawa Harapan DIAGRAMKOTA.COM – Kolam renang Tirta Jwalita di Kabupaten Trenggalek kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain dikenal karena insiden kehilangan nyawa tiga anak pada tahun lalu, fasilitas ini juga menjadi sorotan karena perubahan dalam sistem pengelolaannya. Sebelumnya, saat pemerintah daerah mengelola langsung, kolam ini […]

  • LPDP, Muhammadiyah

    Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 18 Februari 2026, Apa Tanggapan Pemerintah?

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramadan adalah bulan yang istimewa dan selalu dinantikan oleh umat Islam. Di bulan suci ini, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh, serta meningkatkan perbuatan baik dan ibadah. Selain berpuasa, bulan Ramadan juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah sunnah, seperti memperbanyak zikir, menjalankan salat sunnah, membaca Al-Qur’an, hingga berinfak. Tanpa terasa, Ramadan 1447 […]

expand_less