DIAGRAMKOTA.COM – Proyek pemasangan box culvert di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya, telah memicu kemacetan yang mengganggu pengguna jalan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi Gunita, menjelaskan bahwa proyek ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah genangan air di kawasan Karang Menjangan. Saluran baru akan menghubungkan aliran air dari daerah tersebut ke Rumah Pompa Dharmahusada sebelum akhirnya dibuang ke Kali Jeblokan.
“Kami mohon maaf atas gangguan yang terjadi, terutama di Jalan Prof. Dr. Moestopo,” ujar Adi dalam pernyataannya.
Tujuan Proyek dan Jadwal Pengerjaan
Proyek yang dimulai pada 25 Juni 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan sistem drainase kota. Meski diperkirakan berlangsung selama empat bulan hingga awal September 2026, Pemkot Surabaya memprioritaskan percepatan pengerjaan di jalur arteri utama.
Adi menambahkan bahwa pihaknya sedang berupaya mempercepat pekerjaan di area Jalan Moestopo. Namun, prosesnya sempat terhambat karena kendala utilitas, termasuk kebocoran pipa PDAM yang berada di lokasi proyek.
Langkah Antisipasi Kemacetan
Untuk mengurangi dampak kemacetan di salah satu jalur tersibuk Surabaya, Pemkot menerapkan beberapa langkah antisipasi:
- Waktu Pengerjaan Malam Hari: Konstruksi berat hanya dilakukan antara pukul 21.00 hingga 05.00 WIB sesuai arahan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub).
- Rekayasa Lalu Lintas: Durasi lampu lalu lintas disesuaikan pada pagi hingga sore hari.
- Penerjunan Personel: Petugas ditempatkan di titik-titik rawan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi proyek.
Penjelasan Lebih Lanjut dari Ahli
Adi Gunita juga menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi genangan air, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama proses konstruksi berlangsung.
Tips untuk Pengendara
Bagi pengguna jalan yang sering melewati Jalan Prof. Dr. Moestopo, berikut beberapa tips untuk menghindari kemacetan:
- Hindari jam sibuk seperti pagi dan sore hari.
- Gunakan jalur alternatif jika memungkinkan.
- Patuhi aturan lalu lintas dan jangan melanggar rambu-rambu.
Kesimpulan
Proyek box culvert di Jalan Prof. Dr. Moestopo menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan sistem drainase dan infrastruktur kota. Meski menyebabkan gangguan sementara, Pemkot Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah untuk meminimalkan dampaknya. Dengan koordinasi yang baik dan komitmen tinggi, diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.























