Kepemimpinan Baru PKB Surabaya: Konsolidasi dan Persiapan Agenda Politik Mendatang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan Muhammad Faridz Afif sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya masa bakti 2026-2031 menandai perubahan penting dalam dinamika politik lokal. Penetapan tersebut dilakukan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB setelah melalui proses Musyawarah Cabang (Muscab) sebelumnya.
Faridz Afif, yang saat ini menjabat anggota DPRD Surabaya dan Ketua Komisi B DPRD Surabaya, menggantikan Musyafak Rouf sebagai pemimpin partai di kota pahlawan. Ia menyatakan siap menjalankan tugas yang diberikan partai dengan komitmen untuk memperkuat organisasi dan menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Komitmen untuk Konsolidasi Internal
Menurut Gus Afif, konsolidasi internal akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia menekankan bahwa kekompakan organisasi menjadi modal penting untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
“Target politik 2029 tentu menjadi perhatian utama. Karena itu, konsolidasi harus segera kita jalankan agar seluruh elemen partai bergerak dalam satu barisan untuk menjaga dan meningkatkan kejayaan PKB di Surabaya,” ujarnya.
Proses Transisi dan Silaturahmi Politik
Usai menerima penetapan dari DPP PKB, Gus Afif langsung melakukan silaturahmi politik dengan sejumlah tokoh partai, termasuk Musyafak Rouf yang sebelumnya memimpin DPC PKB Surabaya dan kini menjabat Ketua DPRD Jawa Timur. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan sekaligus upaya menjaga soliditas internal partai.
Ia mengaku memperoleh berbagai masukan dan arahan dari para senior PKB sebagai bekal dalam menjalankan kepemimpinan ke depan. “Saya menemui para tokoh partai, termasuk Cak Musyafak yang sudah saya anggap sebagai guru dan orang tua saya. Saya memohon arahan dan masukan untuk langkah-langkah yang akan kami lakukan ke depan,” katanya.
Koordinasi dengan Jajaran Pengurus
Selain menjalin komunikasi dengan tokoh partai, Gus Afif juga mulai melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus di berbagai tingkatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi organisasi sekaligus menyatukan visi seluruh kader PKB di Surabaya.
Fokus pada Penguatan Struktur Partai
Dengan penetapan tersebut, Gus Afif akan memimpin PKB Surabaya hingga 2031 dengan fokus pada penguatan struktur partai, konsolidasi kader, serta persiapan menghadapi berbagai agenda politik di tingkat lokal maupun nasional.
Strategi Jangka Panjang
Gus Afif menegaskan bahwa penguatan struktur partai dan konsolidasi kader akan menjadi fokus utama. Ia yakin bahwa dengan kerja sama yang baik dan komitmen terhadap tujuan partai, PKB Surabaya akan tetap menjadi salah satu partai yang kuat dan berpengaruh di wilayah Jawa Timur.
Langkah-Langkah Strategis
Beberapa langkah strategis yang akan diambil antara lain:
– Meningkatkan partisipasi kader dalam berbagai kegiatan partai
– Memperkuat jaringan dengan organisasi kemasyarakatan
– Melakukan pelatihan dan pendidikan politik bagi kader muda
– Menjalin kerja sama dengan partai-partai lain untuk memperluas basis dukungan
Tantangan dan Peluang
Meskipun ada tantangan dalam menjaga soliditas dan memperkuat struktur partai, Gus Afif optimis bahwa PKB Surabaya dapat menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan komitmen dan konsistensi. Ia percaya bahwa dengan visi yang jelas dan strategi yang tepat, PKB Surabaya akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.***

>

Saat ini belum ada komentar