Inovasi Teknologi Baru dalam Deteksi TBC, Pemeriksaan Air Liur di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berinovasi dalam bidang kesehatan, kini mencoba metode baru dalam mendeteksi tuberkulosis (TBC). Inovasi ini memungkinkan pengujian TBC tanpa harus mengandalkan sampel dahak, melainkan menggunakan air liur. Metode ini diharapkan bisa mempercepat proses deteksi dan meningkatkan akurasi diagnosis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan bahwa inovasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan TBC. “Dulu kami sering menghadapi kesulitan karena pasien sulit mengeluarkan dahak. Sekarang, dengan alat baru, cukup menggunakan air liur untuk mendeteksi TBC,” ujarnya.
Metode ini diuji dalam kegiatan tracing dan screening yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. Sebanyak enam tenaga medis turut diterjunkan dalam pengujian ini.
Dukungan dari Tim Ahli Internasional
Selain dukungan lokal, pengembangan metode pemeriksaan ini juga didukung oleh tim ahli internasional. “Kegiatan ini juga didukung oleh tim ahli dari Cina dan Korea,” tambah dr. Billy.
Manfaat dan Keuntungan dari Metode Baru
Menurut dr. Billy, teknologi baru ini diharapkan dapat mempercepat proses deteksi kasus TBC di masyarakat, terutama pada kelompok yang sulit menjalani pemeriksaan konvensional. Selain itu, Pemkot Surabaya juga memastikan bahwa begitu pasien terdeteksi positif TBC, penanganan langsung dilakukan melalui fasilitas kesehatan yang tersedia di puskesmas. Obat dan paket terapi telah disiapkan untuk segera diberikan kepada pasien.
Peningkatan Efisiensi dalam Penanganan TBC
Inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pasien, tetapi juga membantu petugas kesehatan dalam melakukan skrining yang lebih cepat dan efisien. Dengan metode baru ini, harapan besar diarahkan pada peningkatan angka deteksi dini TBC, sehingga intervensi bisa dilakukan lebih awal dan lebih tepat sasaran.
Langkah Berkelanjutan dalam Pencegahan TBC
Pemkot Surabaya terus berkomitmen untuk menurunkan angka kasus TBC melalui berbagai program dan inovasi. Dengan adanya metode baru ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan skrining akan meningkat, sehingga target penurunan kasus TBC bisa tercapai secara lebih cepat.
Inovasi deteksi TBC melalui air liur adalah langkah penting dalam upaya mempercepat dan mempermudah proses diagnosis. Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik lokal maupun internasional, metode ini menjadi bukti komitmen Surabaya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.***

>

Saat ini belum ada komentar