Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » 26 Bus ke Asrama Haji Surabaya, Persiapan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Situbondo Tahun 2026

26 Bus ke Asrama Haji Surabaya, Persiapan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Situbondo Tahun 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, tengah mempersiapkan keberangkatan calon jemaah haji untuk tahun 2026. Sebanyak 997 orang calon haji akan diberangkatkan dari dua titik, yaitu Pendopo Kabupaten Situbondo dan Pendopo Pate Alos Besuki. Proses pemberangkatan dilakukan dengan menggunakan 26 unit bus yang terdiri dari 24 bus utama dan dua bus cadangan.

Fasilitas Transportasi untuk Calon Jemaah Haji

Kepala Bagian Kesra Pemkab Situbondo, Iwan Subhakti, menjelaskan bahwa transportasi ini merupakan bagian dari persiapan keberangkatan yang telah direncanakan secara matang. “Hari ini kami rapat koordinasi persiapan keberangkatan jemaah calon haji bersama Kementerian Haji dan Umrah, Komisi IV DPRD Situbondo, serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Pemkab Situbondo juga menyiapkan rute dan jadwal yang telah dipastikan agar proses pemberangkatan berjalan lancar. Setiap calon jemaah akan diangkut sesuai dengan kelompok terbang (kloter) masing-masing.

Jadwal Keberangkatan dan Pelepasan Seremonial

Keberangkatan calon jemaah haji rencananya akan dilakukan pada 14 Mei 2026. Sebelumnya, pada tanggal 7 Mei 2026, akan digelar pelepasan seremonial oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah.

Iwan Subhakti menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada para calon jemaah sebelum melakukan perjalanan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Pembagian Kelompok Terbang

Calon jemaah haji Situbondo akan dibagi dalam empat kloter, yaitu kloter 87, 88, 89, dan kloter 90.

  • Kloter 88 dan 89 terdiri sepenuhnya dari jemaah asal Situbondo.
  • Kloter 87 menggabungkan jemaah dari Bondowoso.
  • Kloter 90 mencakup jemaah dari Kabupaten Jember.

Pembagian ini dilakukan untuk memastikan pengaturan yang lebih efisien dan aman selama proses pemberangkatan.

Perubahan Jumlah Calon Jemaah

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi, jumlah calon jemaah haji awalnya adalah 998 orang. Namun, satu orang di antaranya meninggal dunia, sehingga jumlah akhir menjadi 997 orang.

“Kami tetap memastikan bahwa semua persiapan berjalan dengan baik, termasuk dalam hal administrasi dan logistik,” ujarnya.

Pentingnya Persiapan dan Koordinasi

Koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga haji, dan instansi terkait sangat penting dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan ibadah haji. Dengan adanya fasilitas transportasi yang memadai dan penjadwalan yang tepat, calon jemaah dapat merasa nyaman dan tenang saat menjalani proses pemberangkatan.

Selain itu, kehadiran para pemangku kepentingan dalam rapat koordinasi menunjukkan komitmen bersama untuk menyelenggarakan ibadah haji yang lancar dan berkualitas.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • harga cabai di jawa timur Harga Bahan Pokok di Surabaya

    Perkembangan Harga Sembako di Jawa Timur 8 November 2025: Cabai Terus Meningkat?

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga kebutuhan pokok di Provinsi Jawa Timur kembali mengalami perubahan pada hari Sabtu, 8 November 2025. Berdasarkan data yang dirilis oleh Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara yang lainnya mengalami kenaikan. Pergerakan ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mempersiapkan rencana belanja. Komoditas […]

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan saat ini terdapat lima area di Kota Pahlawan yang menjadi fokus kegiatan tracing dan screening setiap pekan. "Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ini ada lima area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan untuk tracing dan screening," ujar dr Billy, Rabu (10/6/2026). Billy menjelaskan, tracing dilakukan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sedangkan screening menyasar masyarakat yang tidak bergejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita. "Jadi tracing ini untuk yang kontak erat. Sedangkan screening (untuk) yang tidak bergejala, dan tidak pernah kontak juga," katanya. Berdasarkan data Dinkes Surabaya periode Januari-Mei 2026, dari target penemuan 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah diperiksa atau mencapai 71,54 persen. Sementara capaian skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang harus diskrining. Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan, terdiri atas 4.078 kasus TBC sensitif obat (SO) dan 113 kasus TBC resistan obat (RO). Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Surabaya. Untuk kasus TBC SO, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sedangkan dari 113 kasus TBC RO yang ditemukan, sebanyak 90 pasien atau 79,65 persen telah menjalani terapi. Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO di Surabaya tercatat mencapai 89,36 persen, sementara angka kematian pasien TBC selama menjalani pengobatan berada di angka 1,80 persen. Selain itu, Dinkes Surabaya juga mencatat sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan dan 2.729 orang mendapatkan terapi pencegahan kontak serumah sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan. Menurut Billy, hasil kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, pemeriksaan telah dilakukan terhadap lebih dari separuh target temuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. "Nah, sampai bulan Mei kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan itu terhadap sekitar 50 persen lebih dari 68.000 estimasi (target penemuan) yang diberikan Kemenkes ke Kota Surabaya," ungkap dr Billy. Ia mengungkapkan, kegiatan tracing dan screening salah satunya digelar di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Dalam kegiatan itu, Dinkes Surabaya melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. "Di sana kita libatkan FK Unair dari dokter spesialis paru dan residen paru. Ada turun sekitar enam orang dan kepala Irna-nya (Instalasi Rawat Inap)," ujarnya. Selain dukungan tenaga medis, dr Billy menyebut kegiatan tersebut juga memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang dinilai dapat mempermudah deteksi TBC. "Ada alat untuk pemeriksaan baru. Kalau selama ini kan kita harus pakai dahak. Nah, kesulitan untuk dapat dahak ini, ternyata ada alat yang bisa membantu kita, cukup saliva atau air liur saja kita bisa mendeteksinya," jelas dr Billy. Bahkan, dr Billy menuturkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut mendapat dukungan dari tim ahli internasional. "Jadi, kegiatan itu didukung oleh tim ahli juga dari Cina dan Korea," imbuhnya. Billy menjelaskan, langkah penanganan TBC di Surabaya dilakukan segera setelah pasien terdiagnosis. Obat dan paket terapi telah tersedia di seluruh puskesmas untuk memastikan pasien dapat segera menjalani pengobatan. "Jadi langkah dari tracing dan screening ini begitu kita ketemu, langsung kita terapi. Setelah diagnostik selesai kita terapi. Paket-paket untuk terapi ini sudah ada di Puskesmas," bebernya. Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinkes Surabaya juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, dan tim Dinkes dalam memantau kepatuhan pasien mengonsumsi obat. "Jadi baik itu Kader Surabaya Hebat, tim dari Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan akan memantau memantau ketaatan minum obatnya," kata dr Billy. Menurutnya, durasi terapi yang cukup panjang kerap menjadi tantangan bagi pasien. Karena itu, pendampingan dan motivasi terus diberikan agar pasien tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. "Sehingga obat yang diberikan benar-benar diminum karena terapinya cukup banyak. Itu yang membuat kadang-kadang pasien lelah. Nah, kita motivasi terus sehingga mereka tetap semangat," tuturnya. Pihaknya berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dapat membantu pencapaian target nasional eliminasi TBC pada 2030. "Kita harapkan paling tidak target dari Kementerian Kesehatan itu kita bisa dapat, sehingga angka eliminasi TB (tahun 2030) yang diharapkan itu tercapai," pungkasnya. Target tersebut sejalan dengan Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, yang menargetkan angka kejadian TBC turun menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk dan angka kematian menjadi 6 kasus per 100.000 penduduk pada 2030. (*)

    Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota […]

  • Azhar Kahfi Pansus DPRD Surabaya, Komite Khusus, Kampung Cerdas

    50 Pejabat Pemkot Mundur Seleksi Lelang Jabatan, Ini Tanggapan Politisi Gerindra !

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 394
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 50 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengundurkan diri dari proses lelang jabatan kepala dinas setelah menjalani serangkaian tes dan uji gagasan visi-misi.

  • Kinerja Keuangan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Tahun 2025: Pertumbuhan Laba Bersih yang Mengesankan

    Kinerja Keuangan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Tahun 2025: Pertumbuhan Laba Bersih yang Mengesankan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang tahun buku 2025. Pergerakan saham PANI menjadi sorotan setelah mencatatkan kenaikan laba bersih yang ditopang oleh agresivitas pengembangan kawasan real estat. Harga penutupan saham pada 9 April 2026 berada di level Rp7.950 per lembar. Posisi ini mencerminkan apresiasi pasar terhadap penguatan […]

  • pdam delta tirta

    PDAM Delta Tirta Siapkan Infrastruktur Baru, Air Bersih untuk Wilayah Timur Sidoarjo Kian Terjamin

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 348
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harapan warga di wilayah timur Kabupaten Sidoarjo untuk segera terbebas dari krisis air bersih kian mendekati kenyataan. mulai mengeksekusi program penguatan jaringan distribusi air melalui pembangunan infrastruktur baru berskala besar. Direktur Utama Delta Tirta, , menyampaikan bahwa berbagai langkah telah disiapkan, baik untuk penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. “Kami bergerak cepat menanggapi […]

  • Blegur Prijanggono

    DTV: Blegur Sebut Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur yang Utama!

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur 2024-2029 terlantik, Blegur Prijanggono memastikan, dirinya bersama seluruh anggota Fraksi Golkar Jatim akan berupaya keras mengangkat kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Ditemui di ruang kerjanya usai pengambilan sumpah jabatannya, Legislatif dua periode berjalan ini, juga rindu pendidikan anak-anak Jawa Timur bebas dari berbagai permasalahan yang ada. Berikut Visual pernyataannya !

expand_less