Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Penyebab Saham BCA Anjlok dan Dampaknya pada Pasar Modal

Penyebab Saham BCA Anjlok dan Dampaknya pada Pasar Modal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA kembali mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan sesi I hari ini, Jumat (24/4/2026). Pada pukul 09.08 WIB, harga saham BBCA turun sebesar 1,56% menjadi Rp 6.325 per lembar. Angka ini mencerminkan penurunan yang cukup tajam dibandingkan tingkat harga sebelumnya.

Puncak penurunan terjadi saat saham BBCA menyentuh level terendahnya dalam tiga tahun terakhir, yaitu di angka Rp 6.300. Hal ini menunjukkan adanya tekanan besar dari para investor, baik lokal maupun asing, terhadap saham perbankan ternama tersebut.

Dalam sesi perdagangan ini, sebanyak 34,48 juta saham BBCA telah diperdagangkan dengan frekuensi transaksi sebanyak 11.134 kali dan nilai total transaksi mencapai Rp 220,31 miliar. Angka ini menunjukkan tingkat likuiditas yang relatif tinggi meskipun terjadi penurunan harga secara signifikan.

Tekanan Jual dari Investor Asing

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan saham BBCA adalah tekanan jual dari investor asing. Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BBCA mengalami net sell sebesar Rp 91,6 miliar, angka tertinggi dibandingkan saham-saham lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing sedang melakukan penjualan besar-besaran terhadap saham BCA.

Sebelumnya, pada tanggal 22 dan 23 April, saham BCA juga mengalami penurunan masing-masing sebesar -0,77% dan -0,39%. Selama periode tersebut, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 128,91 miliar dan Rp 83,89 miliar. Konsistensi penurunan harga saham BCA selama beberapa hari terakhir menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar modal.

Perkembangan IHSG dan Pengaruhnya terhadap Saham BCA

Pelemahan saham BCA tidak terlepas dari tren pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga mengalami penurunan. Phintraco Sekuritas memprediksi bahwa IHSG akan terus melemah pada perdagangan hari ini. Indeks ini diperkirakan bergerak dalam rentang resistance 7.500, pivot 7.400, dan support 7.300.

Menurut analisis teknikal, IHSG telah mengalami breakdown pada level support 7.500, yang didukung oleh volume transaksi yang meningkat. Histogram positif MACD semakin menyempit dan berpotensi membentuk Death Cross, sebuah indikator yang sering dikaitkan dengan penurunan lanjutan.

Selain itu, pelemahan rupiah juga memberikan dampak negatif terhadap pasar modal. Rupiah sempat menyentuh level Rp 17.300 per dolar AS, yang merupakan penutupan terburuk sepanjang masa. Pelemahan ini juga menjadi salah satu penyebab kekhawatiran terhadap inflasi dan defisit anggaran belanja.

Performa Keuangan BCA pada Q1 2026

Meski saham BCA mengalami penurunan, performa keuangan perusahaan pada kuartal pertama 2026 tetap menunjukkan pertumbuhan. Stockbit Sekuritas melaporkan bahwa BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun pada 1Q26, naik 4% secara year-on-year (yoy) dan 4% secara quarter-on-quarter (qoq).

Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh peningkatan Non-Interest Income (Non-II) sebesar +16% yoy, terutama dari kenaikan fees and commissions sebesar +14% yoy. Namun, Net Interest Income (NII) tetap flat secara tahunan akibat penurunan asset yield.

Beban provisi juga meningkat sebesar +23% yoy pada 1Q26, sehingga Cost of Credit (CoC) berada di level 0,6%, yang lebih tinggi dari guidance 2026. Manajemen BCA menjelaskan bahwa kenaikan beban provisi ini merupakan langkah proaktif untuk menghadapi situasi makroekonomi yang sedang tidak stabil.

Proyeksi dan Risiko yang Mengancam

Dalam earnings call 1Q26, manajemen BCA mempertahankan seluruh guidance 2026. Namun, mereka mengungkapkan bahwa dalam skenario terburuk seperti perang Iran, potensi dampak terhadap bisnis BCA bisa sangat signifikan. Misalnya, loan growth bisa melambat menjadi low-single digit atau flat, sementara NPL ratio bisa naik hingga 3–3,2%.

Tren tekanan pada loan yield terus berlanjut, meski kenaikan yield obligasi pemerintah dan SRBI diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap keseluruhan Net Interest Margin (NIM) BCA. Meski demikian, tekanan dari inflasi dan volatilitas nilai tukar rupiah tetap menjadi ancaman bagi kinerja perusahaan.

Penurunan saham BCA hari ini mencerminkan sentimen negatif di pasar modal, terutama karena tekanan jual dari investor asing dan pelemahan IHSG. Meskipun kinerja keuangan BCA tetap stabil, risiko dari situasi geopolitik dan ekonomi global tetap menjadi tantangan besar bagi perusahaan. Investor perlu memantau perkembangan lebih lanjut terkait kondisi pasar dan kebijakan pemerintah yang bisa memengaruhi kinerja BCA.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Tinggal Satu Rumah dengan Sienna, Marshanda Merasa Jadi Ibu Sejati

    Hanya Tinggal Satu Rumah dengan Sienna, Marshanda Merasa Jadi Ibu Sejati

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Marshanda sedang menikmati tahap baru dalam hidupnya sebagai seorang ibu. Setelah putrinya, Sienna, resmi pindah dan tinggal bersamanya, artis yang akrab disapa Caca merasa peran sebagai ibu semakin sempurna dan bermakna. Di tengah kesibukannya syuting setiap hari, Marshanda merasa bersalah terhadap putrinya. Ia mengakui pernah mengirim pesan WhatsApp kepada Sienna untuk meminta maaf karena […]

  • Rumah Radio Bung Tomo

    Pemkot Surabaya Janjikan Solusi Banjir Simo-Tanjungsari Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penanganan banjir di kawasan Simo hingga Tanjungsari menjadi salah satu prioritas utama pada tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul masih seringnya wilayah tersebut tergenang saat hujan deras, yang berdampak pada aktivitas warga dan fasilitas umum. Sejumlah titik rawan banjir langsung menjadi prioritas penanganan, sekaligus masuk dalam rencana penanganan […]

  • Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

    Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – “Serius kamu mendukung dia?” Tanya itu awalnya hanya sekadar lelucon di grup WhatsApp keluarga dan teman, namun akhirnya berubah menjadi perdebatan sengit. Beberapa orang keluar dari grup, sementara yang lain diam-diam menjaga jarak dalam kehidupan nyata. Di media sosial pun hal yang sama terjadi, perbedaan pilihan politik bisa membuat orang saling memblokir, bahkan lupa […]

  • Kapan Pendaftaran PIP 2026, Bantuan Pendidikan THR Aparatur Negara 2026

    Perubahan Upah Minimum Provinsi 2026: Tren Kenaikan Capai 5-7 Persen dan Masalah yang Muncul

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah daerah di sebagian besar provinsi telah mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) untuk tahun 2026. Mayoritas provinsi melaporkan peningkatan antara 5 hingga 7 persen dibandingkan dengan UMP 2025. Namun, perbedaan dalam besaran kenaikan dan implementasi terhadap pekerja menimbulkan berbagai tantangan dan perdebatan. Provinsi dengan Kenaikan Terbesar dan Terendah Dari total 38 provinsi di […]

  • Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Siap Hadapi Tantangan Baru di Sirkuit Amerika

    Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Siap Hadapi Tantangan Baru di Sirkuit Amerika

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembalap Moto3 asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menjadi sorotan setelah memperkuat Honda Team Asia dalam ajang MotoGP 2026. Kehadirannya di Circuit of the Americas (COTA), Austin, menjadi momen penting bagi karier atlet muda Tanah Air yang berkompetisi di level internasional. Veda datang dengan modal kuat setelah mencatatkan sejarah sebagai pebalap pertama dari Indonesia […]

  • Persib Bandung Dominasi Klasemen Setelah Kalahkan Persik Kediri 3-0

    Persib Bandung Dominasi Klasemen Setelah Kalahkan Persik Kediri 3-0

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persib Bandung dan Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan dominasi yang jelas dari Maung Bandung. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3) malam, Persib berhasil mengalahkan tamunya dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini memperkuat posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan total poin […]

expand_less