Konsolidasi Internal dan Strategi Politik PKB Surabaya, Target 10 Kursi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Surabaya tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memperkuat posisi partai dalam dinamika politik daerah. Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada April 2026 menjadi momen penting bagi DPC PKB Surabaya. Selain konsolidasi internal, forum ini juga menjadi ajang menetapkan target politik yang ambisius.
Fokus pada Penguatan Keberadaan Partai
Sekretaris Jenderal DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid, menekankan bahwa Muscab bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga penguatan peran PKB di tengah masyarakat. Ia menyatakan bahwa kehadiran partai harus dirasakan oleh rakyat.
“PKB itu ada kalau dia hadir. Harus hadir di tengah masyarakat dan menjawab persoalan-persoalan mereka. Muscab ini momentum untuk meneguhkan itu sekaligus meningkatkan pelayanan kepada publik,” ujarnya.
Hasanuddin optimistis dengan basis massa PKB yang kuat, terutama dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Ia menilai dukungan tersebut menjadi kekuatan utama partai di Surabaya. “Basis massa kita kuat, terutama dari kalangan NU, sehingga target ini sangat memungkinkan untuk dicapai,” katanya.
Target Ambisius di Pemilu Mendatang
Dalam Muscab, PKB Surabaya menetapkan target politik yang cukup ambisius. Partai menargetkan perolehan kursi DPRD di angka belasan pada pemilu mendatang. “Kalau tidak menang ya rugi. Target kita belasan kursi, minimal 10 kursi agar bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat Surabaya,” tegasnya.
Pemilihan ketua DPC PKB Surabaya juga menjadi fokus utama. Musyafak Rouf, yang menjadi kandidat kuat, menegaskan bahwa mekanisme pemilihan tetap mengedepankan musyawarah mufakat. Proses tersebut dilakukan melalui tahapan internal partai yang ketat.
“Semua ada tahapannya, mulai dari usulan kader, uji kelayakan dan kepatutan, tes psikologi, hingga rekam jejak. Siapa pun yang diputuskan DPP, itu yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.
Pentingnya Soliditas Internal
Musyafak Rouf juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai. Pengalaman konflik di masa lalu menjadi pelajaran agar PKB ke depan semakin kompak dan kuat. “Dulu kita pernah punya 11 kursi, tapi karena konflik menurun. Sekarang kita bangun lagi soliditas agar bisa kembali lebih kuat,” katanya.
Terkait dinamika politik, PKB masih membuka komunikasi dengan berbagai partai menjelang pilkada. Namun, fokus utama saat ini tetap pada penguatan pelayanan kepada masyarakat.
“Semua partai kita jajaki. Yang jelas, fokus utama kami adalah memperkuat kehadiran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hubungan dengan Tokoh Lintas Partai
Muscab PKB Surabaya juga dihadiri sejumlah tokoh lintas partai. Suasana hangat terlihat saat pertemuan Musyafak Rouf dengan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji yang dikenal sebagai kawan lama.
“Kami sudah lama bersama sejak di DPRD Surabaya. Saya pernah jadi ketua beliau, beliau juga pernah jadi ketua saya. Sekarang beliau wakil wali kota, saya Ketua DPRD Jatim,” ujar Musyafak.
Armuji juga menyampaikan kedekatan hubungan tersebut. Ia menyebut kebersamaan dengan Musyafak telah terjalin sejak lama dalam dunia politik Surabaya. “Kami ini sahabat dan kawan lama sejak 1999. Hubungan ini sudah sangat panjang,” pungkasnya.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
PKB Surabaya kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan posisi sebagai partai yang kuat di wilayah tersebut. Dengan basis massa yang kuat dan strategi yang jelas, partai ini memiliki peluang besar untuk mencapai target yang ditetapkan.
Namun, perlu adanya kerja sama yang lebih baik antara kader dan pengurus partai agar visi dan misi PKB dapat tercapai secara efektif. Keterlibatan aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan dukungan terhadap partai.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, PKB Surabaya berpotensi menjadi salah satu partai yang dominan dalam dinamika politik Jawa Timur. Konsistensi dalam pelayanan dan komitmen terhadap kepentingan rakyat akan menjadi kunci kesuksesan partai ini di masa depan.***

>
>
Saat ini belum ada komentar