Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Penjelasan Wakil Menteri Hukum tentang Pasal 218 KUHP

Penjelasan Wakil Menteri Hukum tentang Pasal 218 KUHP

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum), Edward Omar Sharif Hiariej, memberikan penjelasan terkait perlunya Pasal 218 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur pidana bagi setiap orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat presiden dan wakil presiden. Penjelasan ini disampaikan dalam sidang lanjutan uji materiil UU KUHP dengan agenda mendengarkan keterangan DPR dan Presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Table of Contents

Menghindari Potensi Chaos

Edward menjelaskan berbagai alasan mengapa Pasal 218 KUHP dirumuskan demikian. Ia menekankan bahwa aturan ini diperlukan untuk menghindari kekacauan alias chaos. Dalam hukum pidana, istilah doktrin pengendalian sosial sering digunakan. Pasal 218 KUHP bertujuan untuk mencegah pendukung presiden dan wakil presiden yang merupakan mayoritas pemilih tidak menerima adanya penghinaan, sehingga berujung kericuhan.

“Kita tahu persis bahwa presiden dan wakil presiden itu pasti punya pendukung. Minimal adalah 50 persen plus 1 dari mereka yang berhak memilih. Pasal ini ibarat suatu kanalisasi. Kalau presiden dan wakil presiden dihina atau diserang martabatnya, sementara pendukungnya tidak menerima, ini bisa terjadi chaos,” ujar Edward.

“Oleh karena itu pasal ini diadakan sebagai suatu kanalisasi, sebagai suatu pengendalian sosial supaya masyarakat tidak bertindak anarkis. Dan untuk mencegah pasal ini digunakan secara serampangan maka dia adalah delik aduan absolut, yang boleh mengadu hanyalah presiden atau wakil presiden,” tambahnya.

Perlindungan Terhadap Kepentingan Negara

AA1L2bl6

Selain itu, Pasal 218 KUHP diperlukan untuk melindungi kepentingan negara. Sebab, presiden dan wakil presiden merupakan bagian dari kedaulatan, harkat, dan martabat Indonesia. Edward menjelaskan bahwa presiden dan wakil presiden dianggap sebagai personifikasi dari negara Indonesia sehingga harkat dan martabat mereka harus dilindungi.

Berkaca dari KUHP di Seluruh Dunia

AA1MerlJ

Lebih lanjut, Edward menyampaikan bahwa KUHP di berbagai negara juga mengatur mengenai penyerangan harkat dan martabat negara asing. Oleh sebab itu, terasa janggal apabila melindungi martabat kepala negara lain, tetapi kepala negara sendiri tak dilindungi.

“Majelis Mahkamah Konstitusi yang mulia, ini kita berpikir secara sederhana. Majelis yang mulia bisa, melihat di dalam KUHP di seluruh dunia, ada pasal atau ada bab tentang penyerangan harkat dan martabat kepala negara asing. Agak aneh juga kalau kita melindungi harkat dan martabat kepala negara asing sementara harkat dan martabat kepala negara sendiri tidak dilindungi. Oleh karena itu mengapa pasal ini ada,” imbuhnya.

Pasal 218 KUHP memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan melindungi harkat serta martabat presiden dan wakil presiden. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti pengendalian sosial, perlindungan kepentingan negara, dan standar internasional, pasal ini dirancang untuk memastikan bahwa kehormatan negara tidak terganggu oleh tindakan yang tidak pantas.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NADIEM MAKARIM

    Nadiem Makarim Menghadapi Sidang Pertama Kasus Korupsi Chromebook

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) masa jabatan 2019-2024 Nadiem Makarim akan menghadapi persidangan pertama terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proses digitalisasi pendidikan, khususnya pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019-2022, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025). “Jadwal persidangan pertama kasus pengadaan Chromebook […]

  • Sidang Lanjutan Kasus Korupsi BPPD Sidoarjo: Gus Muhdlor Dihadapkan dengan Delapan Saksi

    Sidang Lanjutan Kasus Korupsi BPPD Sidoarjo: Gus Muhdlor Dihadapkan dengan Delapan Saksi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemotongan dana insentif di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Senin (14/10/2024). Dalam persidangan ini, terdakwa mantan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau yang dikenal dengan Gus Muhdlor, dihadapkan dengan delapan saksi kunci yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut […]

  • Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Konkret untuk Peringatan Hari Pahlawan 2025

    Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Konkret untuk Peringatan Hari Pahlawan 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah-langkah strategis dalam menyambut peringatan Hari Pahlawan 2025. Langkah ini dilakukan melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto. SE ini menjadi pedoman bagi masyarakat, instansi, dan pelaku usaha dalam memeriahkan acara tahunan tersebut. Tema Nasional yang Menginspirasi Tema nasional yang diusung […]

  • Music fest East Java

    Blegur Prijanggono: Music Fest East Java Dorong Generasi Muda Berkarya Lewat Musik

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 236
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung dan mengembangkan potensi generasi muda, khususnya di bidang musik, DPRD Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar acara bertajuk “Music Fest East Java” yang melibatkan peserta dari kalangan pelajar. Perhelatan yang digelar mulai 13 – 14 Desember 2024, bertempat di kawasan Kota Lama Surabaya, Jalan Rajawali. Kegiatan ini […]

  • Arif Fathoni, Rumah Rehabilitasi

    Pentingnya Rumah Rehabilitasi, Golkar Surabaya: Langkah Strategis Pemkot Atasi Masalah Narkoba

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Golkar Kota Surabaya menekankan pentingnya pendirian rumah rehabilitasi khusus bagi korban penyalahgunaan narkotika sebagai langkah strategis untuk menangani permasalahan narkoba di Kota Pahlawan. Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. “Sampai hari ini, formula medis yang paling memungkinkan untuk memutus […]

  • Serda Ronal , Jembatan Rusak ,Perbatasan Panikel-Bojong

    Perjuangan Raih Pendidikan: Serda Ronal Awasi Siswa Melintasi Jembatan Rusak di Perbatasan Panikel-Bojong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan, khususnya di wilayah perbatasan antara Desa Panikel dan Desa Bojong, kehidupan sehari-hari tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah akses jalan yang rusak parah, termasuk jembatan penghubung yang nyaris tak layak digunakan. Hal ini memengaruhi para siswa SD yang harus menempuh perjalanan berat setiap hari […]

expand_less