Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Perubahan Strategi Timnas Indonesia di Bawah Arahan John Herdman

Perubahan Strategi Timnas Indonesia di Bawah Arahan John Herdman

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, terus melakukan eksperimen dalam membangun strategi permainan tim. Hal ini terlihat jelas setelah laga final FIFA Series 2026 antara Indonesia melawan Bulgaria. Meski kalah dengan skor 0-1, perubahan yang dilakukan oleh Herdman menunjukkan bahwa ia masih mencari formula terbaik untuk membawa Garuda meraih hasil maksimal.

Line Up dan Taktik yang Berbeda

Dalam pertandingan melawan Bulgaria, Herdman mengubah komposisi pemain dengan memasukkan lima pemain yang sebelumnya hanya menjadi cadangan. Mereka adalah Justin Hubner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, dan Emil Audero Mulyadi. Perubahan ini menunjukkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut sedang mencoba berbagai kombinasi untuk menemukan gaya permainan yang paling efektif.

Selain itu, taktik yang digunakan juga berbeda dibandingkan saat melawan Saint Kitts & Nevis. Timnas Indonesia lebih banyak menggunakan umpan silang dari sisi sayap, terutama pada babak pertama. Hal ini bertujuan untuk mengimbangi keunggulan fisik yang dimiliki oleh Bulgaria.

Peran Pemain yang Berubah

Beberapa pemain juga menunjukkan peran yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Kevin Diks lebih fokus beroperasi di sektor sayap kanan, sementara Ole Romeny, yang biasanya berperan sebagai pemain nomor 10, lebih sering berada di depan sebagai penyerang. Perubahan ini menunjukkan bahwa Herdman sedang mencoba menemukan posisi terbaik bagi setiap pemain agar bisa bekerja secara optimal.

Kekurangan dan Tantangan yang Dihadapi

Meski memiliki penguasaan bola yang lebih baik, Timnas Indonesia kesulitan membangun serangan yang efektif melawan Bulgaria. Tekanan ketat dari Marin Petkov dan rekan-rekannya membuat lini tengah Indonesia kesulitan mengalirkan bola dengan lancar. Akibatnya, serangan udara menjadi solusi utama, meskipun tidak selalu berhasil membuahkan gol.

Serangan-serangan dari atas juga terlihat kurang efektif karena kemampuan para penyerang Indonesia masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, beberapa kali serangan udara mampu membuat barisan pertahanan Bulgaria kewalahan, menunjukkan potensi yang bisa dikembangkan.

Eksperimen sebagai Langkah Menuju Piala AFF

Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh Herdman bukanlah tanpa alasan. Piala AFF yang akan digelar Juli mendatang menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka. Dengan pengalaman di FIFA Series 2026, Herdman semakin memahami karakteristik dan kelebihan serta kelemahan pemainnya.

Eksperimen ini juga menunjukkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut tidak ragu untuk mencoba pendekatan baru dalam membangun tim. Dengan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian, Harapan besar diarahkan agar Timnas Indonesia mampu tampil lebih baik di ajang regional nanti.

Persiapan yang Masih Berlangsung

Hingga saat ini, Timnas Indonesia masih dalam proses persiapan menuju Piala AFF. Latihan intensif dan uji coba melawan tim-tim kuat seperti Bulgaria menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas permainan. Dengan terus beradaptasi, Timnas Indonesia berharap bisa memberikan performa terbaik di ajang bergengsi tersebut.

Perubahan yang dilakukan oleh John Herdman menunjukkan bahwa ia belum puas dengan apa yang telah dicapai. Dengan tekad untuk terus berkembang, Garuda siap menghadapi tantangan baru di bawah arahan pelatih yang kini semakin mengenal timnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Banyuwangi Lakukan Skrining TBC Secara Serentak di 25 Kecamatan

    Pemkab Banyuwangi Lakukan Skrining TBC Secara Serentak di 25 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan skrining penyakit tuberkulosis (TBC) secara serentak di seluruh Puskesmas yang tersebar di 25 kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menekan penyebaran TBC yang kini tengah menjadi perhatian pemerintah pusat. Fokus pada Deteksi Dini dan Pencegahan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa Hari Kesehatan Nasional (HKN) menjadi momentum penting […]

  • Selama Ramadhan, Pimpinan DPRD Usulkan Program MBG Harus Tetap Dilaksanakan Dengan Penyesuaian

    Selama Ramadhan, Pimpinan DPRD Usulkan Program MBG Harus Tetap Dilaksanakan Dengan Penyesuaian

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah tetap berlangsung selama bulan Ramadan, namun dengan beberapa penyesuaian.

  • Prediksi Laga Kunci La Liga: Mallorca vs Real Betis

    Prediksi Laga Kunci La Liga: Mallorca vs Real Betis

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Mallorca dan Real Betis akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan di pekan ke-24 La Liga 2025/2026. Meski secara klasemen terpaut jauh, pertandingan ini memiliki bobot yang sangat penting bagi kedua tim. Tuan rumah Mallorca sedang berjuang keras untuk menjauh dari ancaman zona degradasi, sementara Real Betis ingin memperkuat posisi mereka […]

  • Langkah Baru Dakwah dan Pendidikan, Muhammadiyah Bangun Kompleks Masjid dan SMP di Sukodono

    Langkah Baru Dakwah dan Pendidikan, Muhammadiyah Bangun Kompleks Masjid dan SMP di Sukodono

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 394
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan masjid tiga lantai dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, resmi dimulai, Minggu (3/8/2025). Seremonial peletakan batu pertama dilakukan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperluas kontribusi nyata di bidang pendidikan dan dakwah di tingkat […]

  • Perkuat Industri Perbankan Nasional OJK Cabut Izin 15 BPR dan BPRS, Apa Saja?

    Perkuat Industri Perbankan Nasional OJK Cabut Izin 15 BPR dan BPRS, Apa Saja?

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 397
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha 15 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) selama tahun 2024 hingga saat ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya OJK untuk memperkuat industri perbankan nasional dan melindungi konsumen. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK mengatakan, pencabutan izin tersebut dilakukan karena pemegang saham dan […]

  • Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 401
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lantaran tidak mampu melunasi biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya “ditahan” oleh klinik bersalin di Surabaya, di kawasan Asemrowo. Komunitas Tolong Menolong (KTM) yang mendengar informasi itu lantas menebus biaya persalinan sebesar yang awalnya Rp 2.161.000 menjadi Rp. 1.100.000, setelah dapat potongan biaya, Senin (3/2/2025). Selain menebus biaya persalinan sang ibu bernama Siti Ayu […]

expand_less