Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Cuaca Ekstrem di Situbondo: 22 Pohon Tumbang dan 5 Rumah Rusak

Cuaca Ekstrem di Situbondo: 22 Pohon Tumbang dan 5 Rumah Rusak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMCuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu (4/3/2026) menyebabkan dampak signifikan terhadap masyarakat setempat. Hujan deras disertai angin kencang mengguncang wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB. Kejadian ini menimbulkan kerusakan yang cukup besar, termasuk 22 pohon tumbang dan 5 rumah rusak.

Dampak Cuaca Ekstrem

Menurut informasi dari Kalaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, kejadian cuaca ekstrem ini memicu berbagai gangguan. Salah satu titik yang terdampak adalah Jalan Pantura Klatakan, Kecamatan Kendit, di mana kemacetan terjadi akibat pohon yang roboh. Ia menjelaskan bahwa tim BPBD langsung melakukan pemotongan pohon untuk mengembalikan kelancaran lalu lintas.

“Kondisi cuaca ekstrem membuat beberapa pohon tumbang dan sudah kami lakukan pemotongan pohon segera, laporan masuk di grup WhatsApp,” ujar Timbul, Kamis (5/3/2026).

Selain itu, ada lima rumah yang rusak akibat hujan deras dan angin kencang. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah yang terbawa angin.

Lokasi Pohon Tumbang

Berikut daftar lokasi yang terdampak oleh pohon tumbang:

  • Jalan Pantura Klatakan: 7 titik
  • Jalan Desa Dusun Semekan: 3 titik
  • Jalan SMKN 1 Kendit: 3 titik
  • Jalan Dusun Belimbing: 3 titik
  • Jalan Raya Situbondo Kotakan
  • Pohon di Parkiran RS Elisabeth, Kecamatan Panarukan
  • Jalan Cempaka: 2
  • Desa Sumberkolak: 1 titik
  • Jalan Kabupaten Dusun Bataan
  • Desa Kilensari: 2 titik
  • Kecamatan Arjasa
  • Jalan Ketowan Desa Ketowan: 1 titik

“Sempat ada kemacetan dan langsung dilakukan pemotongan pohon,” tambah Timbul.

Kerusakan pada Bangunan

BPBD Situbondo mencatat adanya lima rumah yang terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Kendit, Desa Kendit. Berikut rincian kerusakan:

  • Rumah Hawania Fajrian Andini (25) mengalami kerusakan ringan pada bagian atap
  • Rumah Marsuno (60) mengalami kerusakan berat
  • Toko milik Fathor Rasyid (51) mengalami kerusakan ringan pada bagian atap
  • Rumah dan mushala milik Bapak Hj. Lailatul Qomariy mengalami kerusakan ringan
  • Rumah Mochammad Muhlis mengalami kerusakan ringan

Respons dan Tindakan Darurat

Tim BPBD Situbondo segera merespons kejadian ini dengan melakukan penanganan darurat. Pemotongan pohon dilakukan secara cepat untuk menghindari kemacetan dan risiko lebih lanjut. Selain itu, petugas juga memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak cuaca ekstrem.

Penanganan Cuaca Ekstrem di Wilayah Lain

Kejadian serupa juga terjadi di wilayah lain seperti Pasuruan, di mana 17 rumah rusak dan 25 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Di wilayah Sumenep, ledakan misterius menghancurkan sebuah rumah, sementara di Surabaya, penumpang feri jatuh ke laut dan ditemukan tewas setelah 3 hari pencarian.

Reaksi Masyarakat

Masyarakat setempat menyampaikan keluhan mereka terkait kondisi cuaca yang tidak menentu. Beberapa warga mengeluhkan kesulitan dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin ekstrem. Selain itu, isu kekurangan elpiji 3 kg juga menjadi perhatian warga, yang memicu kekhawatiran akan ketersediaan bahan bakar minyak.

Upaya Mitigasi Bencana

Dalam upaya mitigasi bencana, pemerintah daerah dan lembaga terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan. Pelibatan alat berat dan koordinasi antarinstansi menjadi langkah penting dalam menghadapi cuaca ekstrem. Selain itu, sosialisasi tentang persiapan bencana juga dilakukan agar masyarakat lebih waspada dan siap menghadapi situasi darurat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua

    Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan catatan sejarah baru dalam transformasi institusinya. Tepat pada Selasa, 10 Maret 2026, Polri resmi meresmikan tahap ketiga operasionalisasi 7 dari 16 Pusat Studi Kepolisian yang berkedudukan di bawah naungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) antara lain: 1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian, yang dikepalai oleh Irjen Pol. Suwondo […]

  • PDIP Surabaya Gelar Upacara Lahir Pancaslia, Yordan : Semangat Nasionalisme Dan Refleksi Persatuan Indonesia

    PDIP Surabaya Gelar Upacara Lahir Pancaslia, Yordan : Semangat Nasionalisme Dan Refleksi Persatuan Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 286
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memperingati Hari Lahir Pancasila Sekaligus Menyambut Bulan Bung Karno jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) beserta kader PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar upacara bendera secara khidmat pada Minggu, 1 Juni 2025. Upacara yang berlangsung di halaman kantor DPC PDIP Surabaya tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, ketua […]

  • Jadwal dan Tiket Kapal Lombok-Banyuwangi Tahun 2026: Informasi Terkini

    Jadwal dan Tiket Kapal Lombok-Banyuwangi Tahun 2026: Informasi Terkini

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayaran antar pulau di Indonesia terus berjalan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat. Salah satu rute penting yang sering digunakan adalah Lombok-Banyuwangi. Pada Minggu, 8 Februari 2026, beberapa kapal laut beroperasi menghubungkan dua kota ini dengan jadwal yang telah ditentukan. Rute Lombok-Banyuwangi: Jadwal Keberangkatan dan Kedatangan Kapal ALP (PT. Atosim Lampung Pelayaran) menawarkan dua pilihan jadwal keberangkatan […]

  • Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    Rosnati Syech, Elly Rumengan, dr. Listiawati, Babak Baru Lakon Rusli Bintang

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 449
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Konflik internal di Universitas Malahayati kembali mencuat ke permukaan, kali ini menyeret nama-nama dalam lingkaran pribadi sang pendiri, pengusaha Rusli Bintang. Perseteruan ini diduga dipicu oleh dinamika rumah tangga Rusli Bintang yang disebut memiliki lebih dari satu istri, dan kini mencuat nama baru dr. Listiawati yang dikabarkan sebagai istri ketiga. Seorang narasumber yang […]

  • DPRD Babel Berkomitmen Perkuat Legalitas Pertambangan Rakyat

    DPRD Babel Berkomitmen Perkuat Legalitas Pertambangan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kepastian legalitas pertambangan rakyat melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap aksi unjuk rasa yang digelar oleh penambang timah rakyat di Kantor Gubernur Babel, Senin (5/1/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat […]

  • Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

    Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tiga perempuan asal Sumenep, Aida, Atik Susiati, dan Asriyani, pada Jumat (21/11/2025) mendatangi Propam Polda Jawa Timur. Dengan didampingi tim kuasa hukum, mereka resmi melaporkan penyidik Reskrim Polres Sumenep karena diduga melakukan kriminalisasi dalam penanganan permasalahan yang menyeret nama mereka. Selain meminta pemeriksaan penyidik, mereka juga menuntut perlindungan hukum dan kepastian proses yang […]

expand_less