Jadwal dan Tarif Penyeberangan Kapal Feri Sabang-Banda Aceh pada Bulan Ramadhan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Layanan penyeberangan kapal feri antara Sabang dan Banda Aceh tetap beroperasi meskipun dalam suasana bulan Ramadhan. Pelayaran ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar dua kota tersebut, baik untuk keperluan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.
Jadwal Keberangkatan untuk Rute Banda Aceh-Sabang dan Sebaliknya
Pada Selasa, 24 Februari 2026, terdapat dua trip pelayaran untuk setiap rute. Untuk rute Banda Aceh ke Sabang, kapal berangkat pada pukul 09.00 WIB menggunakan KMP BRR dan pukul 15.30 WIB dengan KMP Aceh Hebat 2. Sementara itu, rute Sabang ke Banda Aceh dilayani oleh KMP Aceh Hebat 2 pada pukul 09.00 WIB dan KMP BRR pada pukul 15.30 WIB.
Jadwal pelayaran ini dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan armada yang telah disiapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan. Namun, pengguna jasa diimbau untuk tiba minimal 30 menit sebelum keberangkatan agar tidak mengalami keterlambatan.
Tarif Penyeberangan yang Ditetapkan
Tarif penyeberangan masih mengacu pada ketentuan resmi dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Untuk penumpang dewasa, biaya yang dikenakan adalah Rp35.000. Sementara itu, bayi berusia 0–3 tahun dikenakan tarif sebesar Rp4.200.
Untuk kendaraan, tarif sepeda motor mencapai Rp68.000 per unit, termasuk pengendara. Sedangkan mobil pribadi dikenakan biaya sebesar Rp457.000 per unit dengan kapasitas maksimal lima penumpang. Harga ini dirasa wajar oleh masyarakat karena mencerminkan biaya operasional dan fasilitas yang diberikan.
Pengawasan dan Keamanan di Pelabuhan
Pihak pelabuhan juga memberikan imbauan kepada calon penumpang untuk selalu memantau informasi terkini tentang perubahan jadwal. Hal ini dilakukan karena kondisi cuaca dan operasional lapangan dapat memengaruhi waktu keberangkatan.
Seorang petugas pelabuhan mengatakan, “Kami selalu berusaha memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang. Jika ada perubahan jadwal, kami akan segera memberi tahu melalui pengumuman di loket atau media sosial.”
Kesiapan Armada untuk Menghadapi Perayaan Ramadhan
Meski dalam masa puasa, jumlah penumpang tidak mengalami penurunan signifikan. Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka tetap melakukan perjalanan antar kota untuk berbagai keperluan seperti menjenguk keluarga atau menghadiri acara keagamaan.
“Saya sering menggunakan kapal feri untuk pulang ke rumah saat Ramadhan. Meskipun jamannya agak berbeda, tapi layanannya tetap bagus,” ujar salah satu penumpang.
Fasilitas yang Tersedia di Pelabuhan
Pelabuhan Balohan dan Ulee Lheue menyediakan berbagai fasilitas seperti tempat duduk, area parkir, serta toko kecil yang menjual makanan dan minuman. Fasilitas ini sangat membantu penumpang yang ingin menunggu keberangkatan kapal.
Selain itu, tersedia juga toilet umum dan tempat ibadah yang nyaman untuk digunakan selama menunggu. Ini menunjukkan bahwa pihak pelabuhan telah mempertimbangkan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan adanya jadwal dan tarif yang jelas, serta fasilitas yang memadai, layanan kapal feri antara Sabang dan Banda Aceh tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat. Meskipun dalam suasana Ramadhan, layanan ini tetap berjalan lancar dan aman.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar