Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Profil dan Perjalanan Karier Dominikus Adi Sutarwijono, Tokoh Politik Surabaya yang Meninggal Dunia

Profil dan Perjalanan Karier Dominikus Adi Sutarwijono, Tokoh Politik Surabaya yang Meninggal Dunia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dominikus Adi Sutarwijono, atau yang akrab disapa Cak Awi, adalah tokoh politik penting di Kota Surabaya. Ia meninggal dunia pada usia 57 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker hati. Kematian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat Surabaya.

Adi Sutarwijono lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968. Ia lulus dari Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga Surabaya. Sebelum terjun ke dunia politik, ia memulai karir sebagai jurnalis. Pada masa Orde Baru, ia bekerja sebagai wartawan di Harian Surya. Kemudian, ia bergabung dengan Majalah Tempo antara tahun 1999 hingga 2003.

Perjalanan karirnya beralih ke dunia politik ketika ia memilih untuk bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Di partai tersebut, ia mulai menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya pada 2012, mengisi sisa masa jabatan periode 2009–2014. Jabatan itu kemudian dilanjutkan pada periode 2014–2019.

Di internal PDIP, Adi Sutarwijono diamanahi posisi penting, seperti menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019–2024. Selama masa jabatannya, ia juga dipercaya sebagai ketua DPRD Surabaya. Ia kembali terpilih sebagai ketua DPRD Surabaya untuk periode 2024–2029. Namun, sebelum masa jabatannya selesai, ia harus menghadapi kenyataan pahit: meninggal dunia.

Table of Contents

Dedikasi dan Keberhasilan dalam Berpolitik

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengenang sosok Adi Sutarwijono sebagai sosok yang tangguh dan berdedikasi tinggi. Menurutnya, Adi memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Surabaya.

“Pekerja keras, teguh dalam berprinsip dan konsisten. Pengabdian dan keteladanan beliau akan selalu menjadi kenangan baik untuk kita semua,” ujar Deni.

Selama menjadi anggota DPRD, Adi Sutarwijono dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam menyuarakan kepentingan warga. Ia juga sering kali mengambil inisiatif untuk mendorong pemerintah daerah agar menerapkan kebijakan yang pro-rakyat. Salah satu contohnya adalah kebijakan parkir minimarket yang sesuai dengan regulasi.

Dinamika Politik dan Pencopotan Jabatan

Meski memiliki kontribusi besar, perjalanan politik Adi Sutarwijono tidak selalu mulus. Pada 2 Mei 2025, ia dicopot dari jabatan ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya. Penyebab pencopotan ini berkaitan dengan evaluasi hasil pemilu, pilkada, dan pileg.

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistyo atau Kanang, penurunan perolehan kursi PDIP di DPRD Surabaya menjadi salah satu alasan. Pada Pileg 2024, partai tersebut kehilangan beberapa kursi, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus.

“Turunnya perolehan kursi dari 15 jadi 11 ini jadi evaluasi juga. Soliditas tentang rutinitas kinerja partai. Tentang rapat dan lainnya ternyata ada beberapa yang kurang ideal,” kata Kanang saat itu.

Proses Pemakaman dan Kenangan Bersama

Setelah meninggal dunia, jenazah Adi Sutarwijono akan dibawa ke DPRD Surabaya untuk penghormatan terakhir. Ia akan dimakamkan di TPU Keputih, Surabaya.

Keluarga dan rekan kerjanya mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Mantan anggota DPRD Surabaya, Armuji, mengatakan bahwa Adi adalah orang yang baik, suka menolong, dan supel.

Kehidupan Pribadi dan Kontribusi Besar

Meski kariernya berada di tengah dinamika politik, Adi Sutarwijono tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Ia dikenal sebagai figur yang rendah hati dan peduli terhadap kebutuhan warga.

Kehidupan pribadinya juga tidak banyak diketahui secara detail. Namun, dari informasi yang ada, ia memiliki keluarga yang dekat dan mendukung segala langkahnya dalam berpolitik.

Dominikus Adi Sutarwijono adalah sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kota Surabaya. Dari awalnya sebagai jurnalis hingga menjadi tokoh politik, ia membuktikan bahwa dedikasi dan komitmen dapat membawa perubahan positif. Meski kariernya terhenti di tengah perjalanan, warisan dan kenangan yang ia tinggalkan akan terus diingat oleh banyak pihak.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Terpengaruh Cuaca Ekstrem, Layanan Air Surya Sembada Dipastikan Aman Selama Lebaran

    Tak Terpengaruh Cuaca Ekstrem, Layanan Air Surya Sembada Dipastikan Aman Selama Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Meski cuaca ekstrem berpotensi mengganggu distribusi air, Perumda Air Minum Surya Sembada menegaskan layanannya tetap berjalan optimal. Momentum Idulfitri pun diantisipasi dengan kesiapan penuh demi menjaga kenyamanan pelanggan. Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya menyampaikan bahwa kondisi produksi air di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel dan Karang Pilang saat ini […]

  • Sejarah Wayang Kulit Dan Peranannya Dalam Budaya Jawa

    Sejarah Wayang Kulit Dan Peranannya Dalam Budaya Jawa

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 399
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejarah wayang kulit dan peranannya dalam budaya JawaIa merupakan manifestasi budaya yang kaya, sarat makna filosofis, dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Jawa selama berabad-abad. Sejarahnya yang panjang dan perannya yang mendalam dalam membentuk identitas Jawa menjadikan wayang kulit sebagai warisan budaya dunia yang patut dijaga dan dilestarikan. Asal-usul wayang kulit […]

  • tips menurunkan berat badan setelah melahirkan

    tips menurunkan berat badan setelah melahirkan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tentu, ini adalah draf artikel High Value Konten tentang tips menurunkan berat badan setelah melahirkan, dengan perkiraan panjang 900 kata. Kembali ke Diri Sendiri dengan Sehat: Panduan Lengkap Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan Melahirkan adalah sebuah keajaiban, momen yang mengubah hidup dan penuh kebahagiaan. Namun, di balik euforia menyambut si kecil, seringkali muncul […]

  • Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini: Tenang, Jangan Takut Bersikap Kritis

    Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini: Tenang, Jangan Takut Bersikap Kritis

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Energi dan Semangat Hari Ini DIAGRAMKOTA.COM – Hari ini, Aquarius dipenuhi semangat yang kuat untuk memperbaiki berbagai hal di sekitarnya. Dorongan untuk terus maju membuatmu tampak sangat bertekad dan penuh energi. Namun, penting untuk tidak langsung bertindak tanpa melakukan refleksi terlebih dahulu. Kamu akan berhasil dalam proyek yang sedang kamu kerjakan, tetapi hasilnya akan lebih maksimal […]

  • 5 Tanda Peringatan Eom Jong Do di Don’t Call Me Ma’am, Tanpa Atribut

    5 Tanda Peringatan Eom Jong Do di Don’t Call Me Ma’am, Tanpa Atribut

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hubungan cinta memang sering terlihat indah di awal, namun seiring berjalannya waktu sifat seseorang mulai terlihat jelas, khususnya ketika komitmen mulai dibahas. Inilah yang terjadi pada Lee Il Ri (Jin Seo Yeon) dalam dramaDon’t Call Me Ma’am, ketika dia pernah terjebak dalam sebuah hubungantoxicdengan Eom Jong Do (Moon Yoo Kang), pria yang tampaknya peduli […]

  • Latar Belakang Perpindahan Ederson dari Manchester City

    Latar Belakang Perpindahan Ederson dari Manchester City

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kiper timnas Brasil, Ederson, akhirnya membuka hati tentang alasan kepergiannya dari Manchester City. Setelah delapan tahun bermain di klub yang dikenal sebagai salah satu yang paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, ia mengungkapkan bahwa kebahagiaan justru terasa jauh darinya. Cedera yang terus-menerus menghantam mentalnya, hingga membuatnya mempertimbangkan untuk pergi sejak musim lalu. Ederson meninggalkan […]

expand_less