Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Komisi II DPR Kebijakan Kerja Jarak Jauh dan Dampaknya pada Aparatur Sipil Negara

Komisi II DPR Kebijakan Kerja Jarak Jauh dan Dampaknya pada Aparatur Sipil Negara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah akan menerapkan kebijakan kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini ditujukan untuk memudahkan mobilitas masyarakat selama masa mudik, tetapi juga menimbulkan berbagai pertanyaan terkait dampaknya terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Keuntungan dan Tantangan dari Penerapan WFA

Menurut Anggota Komisi II DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus, penerapan WFA memiliki potensi yang bisa memberikan manfaat bagi ASN. Ia mengatakan bahwa kebijakan ini bisa meningkatkan produktivitas di beberapa sektor pekerjaan, terutama yang tidak memerlukan interaksi langsung dengan masyarakat.

“Di beberapa sektor atau jenis pekerjaan bisa meningkatkan produktivitas, baik untuk kejiwaan karena terhindar dari macet dan atau ada waktu untuk keluarga dan bahkan bisa membantu mendorong konsumsi serta ekonomi riil,” ujarnya.

Namun, Deddy juga menyampaikan bahwa WFA bisa menjadi pisau bermata dua jika tidak dikelola dengan baik. Ia khawatir para pegawai akan menganggap WFA sebagai hari libur tambahan, sehingga mengurangi produktivitas kerja.

Pentingnya Keadilan dalam Penerapan Kebijakan

Deddy menegaskan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan keadilan bagi ASN yang tidak bisa melakukan WFA. Ia menyarankan agar kebijakan ini tidak diterapkan secara serampangan, melainkan dilakukan dengan kajian mendalam.

“Perlu dirumuskan sanksi terhadap ASN yang saat WFA justru sama sekali tidak bekerja alias menganggap sebagai libur tambahan. Kalau memang maksudnya libur tambahan, katakan saja memang libur agar publik memahami dan bisa memikirkan dampaknya terhadap mereka,” katanya.

Penekanan pada Produktivitas Selama WFA

Kapoksi Komisi II DPR Fraksi NasDem Ujang Bey juga menegaskan bahwa WFA bukan alasan untuk mengurangi produktivitas kerja. Ia menilai bahwa fleksibilitas kerja harus diartikan sebagai kemampuan bekerja di luar kantor tanpa mengurangi kualitas hasil kerja.

“Bagi ASN kelenturan kerja ini (fleksibilitas) jangan diartikan sebagai kerja ‘leha-leha’, melainkan bekerja di luar tempat kerja tanpa mengurangi produktivitas kerja layaknya berkerja di kantor,” ujarnya.

Ujang menambahkan bahwa ASN tetap perlu diberi target kerja yang jelas, terutama untuk pekerjaan yang bersifat layanan langsung kepada masyarakat.

Pengaturan Jadwal WFA yang Jelas

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan tanggal-tanggal spesifik untuk penerapan WFA. Kebijakan ini akan berlaku sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri, yaitu pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret.

Airlangga menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama periode mudik. Ia juga menekankan bahwa WFA bukanlah libur, tetapi merupakan skema kerja fleksibel yang diperuntukkan bagi ASN dan pekerja swasta.

Perlu Evaluasi dan Regulasi yang Jelas

Meskipun penerapan WFA dianggap sebagai langkah positif, banyak pihak menilai bahwa kebijakan ini perlu didampingi oleh regulasi yang jelas. Mulai dari penentuan batas waktu kerja hingga mekanisme pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa semua ASN memahami hak dan kewajiban mereka selama masa WFA. Hal ini akan membantu menjaga kinerja pemerintahan yang tetap efisien meski bekerja dari lokasi yang berbeda.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan 52 Sepeda Motor di Situbondo Tertibkan Balap Liar

    Polisi Amankan 52 Sepeda Motor di Situbondo Tertibkan Balap Liar

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, Satlantas Polres Situbondo Polda Jatim menggelar patroli dan penertiban terhadap aksi balap liar yang meresahkan warga, khususnya di kawasan Jalan Argopuro dan Jalan Basuki Rahmat, Situbondo. Razia yang berlangsung sejak Jum’at malam hingga Sabtu dini hari itu berhasil menjaring 52 unit sepeda motor yang digunakan dalam […]

  • DPR Kritik Menkeu Purbaya, Minta Fokus pada Ekonomi dan Kurangi Komentar Kementerian Lain

    DPR Kritik Menkeu Purbaya, Minta Fokus pada Ekonomi dan Kurangi Komentar Kementerian Lain

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Komunikasi Menkeu Purbaya Jadi Perhatian DPR DIAGRAMKOTA.COM – Gaya komunikasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menjadi sorotan sejak awal menjabat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025. Kali ini, cara berkomunikasi Menkeu Purbaya kembali menjadi perhatian dari Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. Meskipun memberikan dukungan terhadap kebijakan keuangan yang […]

  • Soal Pengganti Ketua DPRD, Kaji Ipuk: Saya Siap Jika Diperintahkan

    Soal Pengganti Ketua DPRD, Kaji Ipuk: Saya Siap Jika Diperintahkan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinamika pengisian kursi Ketua DPRD Surabaya pasca wafatnya Adi Sutarwijono mulai mengemuka. Salah satu kader yang menyatakan kesiapan adalah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Syafuddin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk. Usai rapat Fraksi PDIP di DPRD Surabaya, Rabu (18/2/2026), Kaji Ipuk menegaskan bahwa proses pengisian jabatan tersebut sepenuhnya berada di tangan […]

  • Penguatan Kapasitas Petugas SPPG di Jawa Timur

    Penguatan Kapasitas Petugas SPPG di Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui berbagai inisiatif, terus memperkuat kapasitas petugas Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan dalam rangka menghadapi tantangan yang muncul di lapangan, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga efisiensi operasional unit SPPG. Tantangan […]

  • Contoh SPMT PPPK Guru 2025 Resmi untuk Administrasi Kepegawaian

    Contoh SPMT PPPK Guru 2025 Resmi untuk Administrasi Kepegawaian

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penunjukan guru sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK tidak berakhir setelah Surat Keputusan pengangkatan dikeluarkan. Setelah dinyatakan lulus dan secara resmi ditugaskan di satuan pendidikan, terdapat beberapa dokumen administrasi tambahan yang harus dipenuhi agar status kepegawaian diakui secara sah. Salah satu dokumen yang penting adalah Surat Pernyataan Pelaksanaan Tugas atau SPMT. Dokumen […]

  • Pemkab Fasilitas Pemudik yang Lebih Ramah di Bojonegoro

    Pemkab Fasilitas Pemudik yang Lebih Ramah di Bojonegoro

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyiapkan berbagai fasilitas khusus untuk para pemudik selama masa angkutan Lebaran 2026. Salah satu inisiatif utamanya adalah pengadaan rest area yang terletak di Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Bojonegoro, Jalan Raya Sukowati, Kecamatan Kapas. Rest area ini dirancang untuk memberikan tempat istirahat yang nyaman dan aman bagi para pengendara yang […]

expand_less