Gempa Bumi Magnitudo 6,4 Mengguncang Wilayah Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah selatan Jawa Timur pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Pusat gempa terletak sekitar 89 kilometer selatan Pacitan dan menimbulkan dampak yang dirasakan di beberapa kota seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik, dan Jember. Meski gempa tidak menyebabkan korban jiwa, sebanyak 11 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.
Dampak Gempa di Berbagai Wilayah
Gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas berbeda di berbagai daerah. Di Pacitan, Madiun, dan Ponorogo, getaran mencapai skala IV MMI. Sementara itu, wilayah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik, dan Jember merasakan getaran pada skala II–III MMI. Meskipun dampaknya tergolong ringan, masyarakat tetap diimbau untuk waspada karena kemungkinan adanya gempa susulan.
Kerusakan Bangunan dan Luka Ringan
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, melaporkan bahwa sebanyak 11 bangunan mengalami kerusakan. Rincian kerusakan tersebut antara lain sembilan rumah rusak ringan di Pacitan dan Ponorogo, satu rumah rusak sedang di Kota Blitar, serta satu tempat usaha berupa kafe juga rusak di Kota Blitar. Selain itu, ada 12 warga Pacitan yang mengalami luka ringan, satu orang di Blitar, dan satu korban luka ringan di Ponorogo.
Gempa Susulan dan Imbauan Kewaspadaan
Meski tidak menimbulkan dampak signifikan, gempa susulan masih terjadi dengan skala kecil. Hingga saat ini, tercatat sekitar 20 kali gempa susulan. BPBD Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta segera melapor jika menemukan dampak kerusakan di wilayah masing-masing.
Penanganan Bencana dan Bantuan Logistik
Penanganan bencana saat ini masih dilakukan oleh BPBD setempat karena dampak gempa tergolong ringan. Namun, BPBD Jawa Timur tetap memberikan dukungan berupa bantuan logistik seperti makanan, pompa air, tenda, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan terus dilakukan hingga 10 Februari 2026.
Perkembangan Terkini
Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada, terutama di tengah cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi. Data sementara yang diterima BPBD Jawa Timur menunjukkan bahwa gempa susulan masih terjadi, meski dalam skala kecil.
Tindakan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah Jawa Timur telah memastikan penanganan bencana secara cepat dan efektif. Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, telah memastikan bantuan turun ke daerah yang terkena dampak gempa. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Persiapan dan Mitigasi Bencana
Selain tindakan darurat, pemerintah juga melakukan persiapan jangka panjang untuk mitigasi bencana. Ini termasuk penguatan infrastruktur, pelatihan masyarakat, dan pengembangan sistem peringatan dini. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meminimalkan risiko bencana di masa depan.***

>

Saat ini belum ada komentar