UpScrolled Platform Alternatif untuk Konten yang Tidak Dikendalikan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Seiring dengan perubahan besar di dunia media sosial, muncul sebuah platform baru yang menawarkan alternatif bagi pengguna yang tidak puas dengan kebijakan konten dari layanan populer seperti TikTok. Nama platform tersebut adalah UpScrolled, yang kini sedang mengalami pertumbuhan pesat setelah beberapa pengguna beralih karena kekhawatiran terhadap sensor dan moderasi konten.
UpScrolled, yang diluncurkan pada Juli 2025, menawarkan fitur-fitur seperti unggahan teks, foto, video pendek, dan cerita. Platform ini menyatakan bahwa mereka tidak melakukan sensor atau penundaan konten berdasarkan kelompok tertentu. Hal ini membuatnya menjadi pilihan bagi banyak pengguna yang merasa diperlakukan tidak adil oleh platform lain.
Pertumbuhan Pengguna yang Cepat
Setelah pengumuman akuisisi TikTok di Amerika Serikat, jumlah pengguna UpScrolled meningkat secara signifikan. CEO platform tersebut, Issam Hijazi, mengungkapkan bahwa permintaan pengguna meningkat begitu cepat hingga server mereka sempat crash. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme yang luar biasa, tapi kami juga sedang berjuang untuk menyesuaikan infrastruktur kami,” ujarnya dalam sebuah postingan Instagram.
Pertumbuhan pengguna UpScrolled tercatat sebesar 30.000 hingga 40.000 orang dalam beberapa hari terakhir, dengan total pengguna saat ini mendekati 150.000. Mayoritas pengguna berasal dari Amerika Serikat, diikuti oleh Eropa, Inggris, dan Australia.
Alasan Membangun Platform Ini
Hijazi, yang merupakan seorang warga Palestina-Australia, menjelaskan bahwa alasan ia membangun UpScrolled adalah karena kekecewaan terhadap kebijakan konten di platform besar. Ia mengatakan, “Saya bekerja di perusahaan teknologi besar, tetapi ketika konflik di Gaza meletus, saya tidak bisa lagi diam. Saya kehilangan anggota keluarga dan merasa tidak bisa terlibat dalam sistem yang memperkuat ketidakadilan.”
Ia melihat celah pasar yang ada dan memutuskan untuk menciptakan platform sendiri. “Kami ingin memberikan ruang bagi semua orang untuk berbicara tanpa takut dihukum hanya karena pendapat mereka,” tambahnya.
Kebijakan Moderasi Konten yang Berbeda
Perbedaan utama antara UpScrolled dan platform lain adalah kebijakan moderasi konten yang lebih transparan dan adil. Hijazi menjelaskan bahwa platform ini hanya memoderasi konten yang ilegal, seperti penjualan narkoba. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada sensor terhadap topik-topik sensitif seperti Palestina.
“Platform lain mengklaim sebagai tempat untuk kebebasan berbicara, tetapi ketika masalah Palestina muncul, itu berubah. Kami ingin memastikan bahwa semua orang diperlakukan sama,” katanya.
Kesulitan dan Harapan
Meski pertumbuhan pengguna terlihat positif, Hijazi mengakui bahwa tantangan tetap ada. Banyak platform alternatif sebelumnya gagal karena kurangnya strategi jangka panjang. Namun, ia optimis bahwa UpScrolled dapat bertahan.
“Kami belum tahu pasti bagaimana caranya, tapi kami belajar sambil berjalan. Yang penting, pengguna ingin merasa dilihat dan dihargai, bukan sekadar produk perusahaan besar,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa UpScrolled tidak menggunakan algoritma untuk mempertahankan pengguna. “Kami ingin menghubungkan orang-orang, bukan membuat mereka ketagihan. Ini adalah desain yang sadar, dan kami percaya ini akan membawa perubahan.”

>

Saat ini belum ada komentar