Persebaya Surabaya Memasuki Era Baru dengan Rekrutan Anyar dan Pergantian Skuad
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama di Jawa Timur, kini tengah menghadapi perubahan besar dalam komposisi pemainnya. Dengan memasuki putaran kedua Super League 2025/2026, manajemen klub melakukan sejumlah keputusan strategis yang mengejutkan publik. Salah satunya adalah kepergian striker asing, Diego Mauricio, yang resmi bergabung dengan Inter Kashi dari Indian Super League. Di sisi lain, Dejan Tumbas dikaitkan dengan Persis Solo, sementara Pedro Matos ditunjuk sebagai rekrutan asing ke-11. Perubahan ini menjadi sorotan utama di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Perpindahan Diego Mauricio ke Klub India
Diego Mauricio, striker asal Brasil, resmi meninggalkan Persebaya Surabaya setelah hanya bermain selama tujuh pertandingan tanpa mencetak gol maupun assist. Keputusan untuk melepasnya dilakukan oleh manajemen klub pada Januari 2026. Kepindahan ini menandai akhir kiprahnya di Surabaya, meskipun ia sempat menghabiskan waktu beberapa bulan di Indonesia.
Diego tampak kecewa dengan pencoretannya dari skuad. Ia bahkan menghapus semua kenangan terkait Persebaya dari akun media sosialnya. Namun, Inter Kashi melihat nilai tambah dari pengalamannya bermain di Asia, terutama setelah ia pernah membela Odisha FC dan Mumbai City. Kerja sama antara Inter Kashi dengan Atlético Madrid juga memberikan dukungan teknis yang diharapkan bisa memaksimalkan potensi Diego.
Dejan Tumbas Dilirik Persis Solo
Selain Diego Mauricio, Dejan Tumbas juga menjadi incaran klub lain setelah dicoret dari skuad Bajol Ijo. Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi tentang kepindahannya ke Persis Solo semakin kuat. Hal ini menunjukkan bahwa Persebaya sedang melakukan perombakan besar-besaran, termasuk dalam pemilihan pemain yang akan tampil di putaran kedua.
PSIM Yogyakarta Waspadai Perubahan Persebaya
PSIM Yogyakarta, lawan Persebaya dalam laga mendatang, menyadari bahwa pertemuan kali ini akan berbeda dari pertemuan sebelumnya. Jean-Paul van Gastel, pelatih PSIM, menekankan pentingnya fokus dan ketajaman tim, terutama karena sejumlah pemain masih dalam proses pemulihan cedera.
Namun, Persebaya juga menunjukkan perubahan signifikan dalam skema permainan. Bernardo Tavares, pelatih baru asal Portugal, membawa filosofi kompetisi internal yang ketat. Hal ini diharapkan bisa memperkuat mental dan kesiapan pemain dalam menghadapi tantangan di putaran kedua.
Pedro Matos Jadi Harapan Baru
Pedro Matos resmi bergabung dengan Persebaya sebagai rekrutan asing ke-11. Sebagai gelandang kreatif, ia diharapkan bisa memberi warna baru dalam permainan Bajol Ijo. Kehadirannya menjadi harapan bagi manajemen dan para penggemar yang ingin melihat peningkatan performa klub di musim ini.
Bonek, suporter Persebaya, menilai keputusan manajemen penuh risiko, tetapi tetap berharap hasil positif di lapangan. Mereka berharap perubahan ini bisa membawa klub lebih dekat ke puncak klasemen.
Persebaya Surabaya kini memasuki era baru dengan perubahan besar dalam komposisi pemain dan strategi permainan. Dari kepergian Diego Mauricio hingga masuknya Pedro Matos, klub berusaha membangun tim yang lebih solid dan kompetitif. Dengan hadirnya pelatih baru dan rekrutan anyar, Persebaya bertekad memulai putaran kedua dengan kemenangan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar