Persebaya Surabaya Mengalami Perubahan Signifikan dalam Komposisi Tim, Kini Kadek
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, kembali melakukan perubahan besar dalam komposisi skuadnya menjelang putaran kedua Super League 2025/2026. Salah satu perubahan yang menarik perhatian adalah kepergian bek tengah Bajol Ijo, Kadek Raditya, ke Persis Solo. Keputusan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh pelatih anyar, Bernardo Tavares, untuk membangun tim yang lebih seimbang dan kompetitif.
Alasan Kadek Raditya Pindah ke Persis Solo
Kadek Raditya, yang selama dua setengah musim membela Persebaya, akhirnya memutuskan untuk hengkang setelah kesulitan mendapatkan waktu bermain. Kehadiran pemain asing seperti Gustavo Fernandes dan Jefferson Silva membuat posisi bek tengah semakin ketat. Selain itu, lini tengah juga penuh dengan pemain berkualitas seperti Milos Raickovic dan Rachmat Irianto, sehingga Kadek sering kali harus bermain di posisi gelandang bertahan.
Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mencari peluang lebih besar di tempat baru. Kadek mengungkapkan bahwa ia ingin tetap aktif dan berkontribusi secara maksimal dalam kompetisi.
Evaluasi Paruh Musim oleh Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa perombakan skuad ini merupakan bagian dari evaluasi paruh musim. Ia menekankan pentingnya keseimbangan dalam setiap posisi agar tim bisa berkembang secara berkelanjutan.
“Setiap posisi harus memiliki persaingan sehat. Itu penting untuk perkembangan tim,” ujarnya dalam wawancara dengan media. Tavares juga menyoroti kebutuhan untuk kombinasi pemain asing dan lokal yang efektif, terutama di lini belakang.
Dampak Perubahan pada Skuad Persebaya
Perubahan ini bukan hanya sekadar pergantian nama, tetapi juga bagian dari rencana jangka panjang. Tavares ingin membangun fondasi yang kuat untuk Persebaya agar mampu bersaing di level nasional. Selain Kadek Raditya, beberapa pemain lain juga diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan taktik baru.
Namun, perubahan ini juga membawa tantangan. Misalnya, kehadiran pemain asing baru seperti Pedro Matos membuat kuota pemain asing di Persebaya melebihi batas, sehingga beberapa pemain asing harus dicoret. Hal ini menunjukkan bahwa Tavares siap mengambil risiko untuk memastikan skuad yang terbaik.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun ada ketidakpastian, Persebaya tetap optimis akan kemampuan mereka untuk melangkah lebih jauh. Dengan komposisi yang lebih seimbang dan pemain-pemain yang siap berjuang, klub ini berharap bisa memberikan performa yang memuaskan di sisa musim.
Tavares menegaskan bahwa Persebaya harus terus berkembang, baik secara teknis maupun mental. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan komitmen, tim bisa meraih hasil yang lebih baik.***

>

Saat ini belum ada komentar