Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pengungkapan Trauma yang Terlambat: Kehidupan Aurelie Moeremans dan Dampak Grooming

Pengungkapan Trauma yang Terlambat: Kehidupan Aurelie Moeremans dan Dampak Grooming

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Buku terbaru Aurelie Moeremans, Broken Strings, menjadi perhatian publik karena mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban grooming. Dalam buku ini, ia menceritakan bagaimana hubungan tidak sehat dengan orang dewasa dimulai saat usianya masih 15 tahun. Pengalaman ini tidak hanya memengaruhi kehidupannya secara emosional, tetapi juga meninggalkan trauma yang baru dirasakan setelah ia dewasa.

Grooming, istilah yang sering dianggap asing, merujuk pada tindakan manipulasi oleh orang dewasa untuk mendapatkan keuntungan dari anak-anak. Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan sistematis yang bertujuan menjerat korban. Psikolog klinis Arnold Lukito menjelaskan bahwa grooming biasanya dimulai dengan interaksi yang tampak ramah, seperti memberikan hadiah atau ajakan jalan-jalan. Namun, seiring waktu, pelaku mulai membangun kontrol atas korban.

“Proses grooming ini spesifik mengacu pada hubungan romantik antara orang dewasa dan anak di bawah 18 tahun. Awalnya mungkin terlihat manis, tetapi lama-lama ada penekanan kontrol dan kontak fisik yang tidak senonoh,” ujar Arnold.

Mengapa Trauma Bisa Muncul Setelah Dewasa?

Trauma yang dialami korban grooming sering kali tidak langsung terasa ketika kejadian terjadi. Psikolog klinis Anastasia Sari Dewi menjelaskan bahwa anak-anak belum memiliki pemahaman penuh tentang situasi yang mereka alami. Oleh karena itu, mereka sering kali mengalami kebingungan dan tidak dapat memproses emosi secara logis.

“Anak bisa mengalami kebingungan hingga trauma yang mungkin baru muncul ketika sudah dewasa. Pada masa kecil, mereka mungkin menganggap pengalaman tersebut sebagai hal biasa, tapi ketika dewasa, mereka mulai memahami makna sebenarnya dari apa yang terjadi,” jelas Sari.

Ketika seseorang semakin dewasa, kapasitas otak dan pemahaman terhadap nilai-nilai sosial serta batasan diri berkembang. Hal ini membuat memori masa lalu yang dulunya dianggap abstrak kini ditafsirkan ulang dengan perspektif yang lebih matang. Proses ini bisa memicu reaksi emosional yang sangat besar dan berdampak pada kesehatan mental.

Pentingnya Kesadaran dan Edukasi

Pengalaman Aurelie Moeremans menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan bahaya grooming. Banyak orang belum memahami dampak jangka panjang dari tindakan ini, terutama bagi korban yang belum mampu menyadari trauma mereka. Dengan membuka cerita ini, ia memberikan contoh penting tentang kebutuhan edukasi dan dukungan psikologis bagi korban.

Selain itu, kasus ini juga menyoroti pentingnya perlindungan anak dari tindakan manipulatif yang dilakukan oleh orang dewasa. Dengan kesadaran yang lebih luas, masyarakat dapat bekerja sama dalam mencegah terulangnya kejadian serupa.

Tindakan Preventif dan Dukungan

Untuk mencegah grooming, pendidikan tentang batasan diri dan keamanan anak harus diperkuat. Orang tua, guru, dan komunitas perlu lebih waspada terhadap tanda-tanda tindakan manipulatif. Selain itu, dukungan psikologis yang tepat sangat penting bagi korban agar mereka dapat memulihkan diri dan menghadapi trauma dengan cara yang sehat.

Aurelie Moeremans, dengan keberaniannya mengungkap pengalaman pahitnya, menjadi contoh bahwa kejujuran dan kesadaran adalah langkah pertama menuju pemulihan. Dengan demikian, harapan besar dapat dibangun untuk masa depan yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Kepedulian,PDIP Surabaya Berikan Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran di Simokerto

    Bentuk Kepedulian,PDIP Surabaya Berikan Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran di Simokerto

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat, turun memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Sidokapasan I No. 34, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto. Kebakaran yang terjadi pada Jumat, 29 November 2024, akibat korsleting listrik tersebut telah menghanguskan lantai dua rumah milik Ibu Umi Fadilah, yang digunakan sebagai tempat usaha katering. Achmad memastikan bantuan […]

  • Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H.

    Kapolsek Dukuh Pakis Beri Penghormatan untuk Anggota yang Memasuki Purna Tugas

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., memberikan penghormatan kepada anggotanya yang memasuki masa purna tugas, Ipda Putut Eko Pramono. Acara ini berlangsung di lobi Polsek Dukuh Pakis pada Kamis pagi, 31 Oktober 2024, dan dihadiri oleh seluruh jajaran anggota sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian Ipda Putut selama bertugas. Dalam sambutannya, Kompol Masdawati […]

  • Jadwal Kapal Pelni Jadwal Pelayaran Kapal Laut Rute Banyuwangi-Lombok

    Jadwal Kapal Pelni KM Egon 25 Agustus-12 September 2025, Surabaya-Batulicin 2 Kali

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Terdapat belasan jalur yang akan dilalui, berikut jadwal kapal pelni KM Egon pada 25 Agustus 2025 hingga 12 September 2025. Pada tanggal 25 Agustus 2025 pukul 16.00, kapal Pelni KM Egon berangkat dari Surabaya menuju Batulicin. Setelah melewati 16 rute KM Egon berlabuh di Bontang sebagai pelabuhan terakhir pada 12 September 2025 pukul 21.00. […]

  • Aksi Cepat Tim Respatti Polrestabes Surabaya Gagalkan Tawuran, Amankan Pelaku dan Senjata Tajam

    Aksi Cepat Tim Respatti Polrestabes Surabaya Gagalkan Tawuran, Amankan Pelaku dan Senjata Tajam

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Respon Cepat Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda dari geng “Antagonis” di Jalan Banyu Urip pada Jumat, 18 Oktober 2024, sekitar pukul 03.02 WIB. Aksi tawuran ini terpantau melalui patroli media sosial oleh Tim Patroli Perintis Presisi (Respatti) Polrestabes Surabaya, yang segera bertindak setelah melihat siaran langsung insiden […]

  • Dishub Surabaya Tertibkan Parkir Nakal dan Derek Kendaraan Ilegal

    Dishub Surabaya Tertibkan Parkir Nakal dan Derek Kendaraan Ilegal

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), melakukan penertiban terhadap beberapa petugas parkir yang tidak sopan di berbagai lokasi pada Senin (8/12/2025). Penertiban juga menargetkan kendaraan yang menggunakan jasa parkir (PJP) yang ketahuan berhenti di area tanpa izin untuk parkir. Wakil Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyatakan tindakan tegas ini sebagai […]

  • Polri Tegaskan Tidak Ada Rangkap Jabatan: Anggota yang Ditugaskan di Instansi Pusat Dialihkan dari Jabatan di Internal Polri

    Polri Tegaskan Tidak Ada Rangkap Jabatan: Anggota yang Ditugaskan di Instansi Pusat Dialihkan dari Jabatan di Internal Polri

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  — Polri menegaskan bahwa setiap anggota yang mengemban tugas di instansi pusat tertentu tidak lagi memegang jabatan di internal Polri, sebagai langkah tegas menghindari praktik rangkap jabatan. Kebijakan ini dilakukan melalui mekanisme mutasi, di mana anggota Polri yang ditempatkan pada kementerian/lembaga (K/L) dimutasi dari jabatan sebelumnya untuk kemudian ditugaskan secara resmi sebagai Pati atau […]

expand_less