Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Benny Demokrat, Perdebatan tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia

Benny Demokrat, Perdebatan tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi topik yang terus memicu perdebatan dalam dunia politik Indonesia. Seiring dengan dinamika kebijakan dan regulasi, muncul wacana mengenai sistem pilkada yang lebih efisien dan transparan. Salah satu isu yang kembali mencuat adalah rencana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Namun, tidak semua partai politik setuju dengan pendekatan ini.

Penolakan Partai Demokrat terhadap Pilkada Melalui DPRD

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman, menyatakan bahwa fraksinya menolak usulan pilkada melalui DPRD. Menurut Benny, sistem tersebut bukan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan pemilu langsung. Ia menyoroti masalah seperti biaya politik yang tinggi, praktik politik uang, serta netralitas aparat negara sebagai faktor utama yang perlu diperbaiki.

“Menurut saya, kembali ke Pilkada oleh DPRD itu bukan solusi,” ujar Benny dalam keterangannya, Senin (5/1). Ia menilai bahwa akar masalah dalam pilkada selama ini disebabkan karena regulasi yang lemah. Oleh karena itu, Benny mendorong perbaikan menyeluruh terhadap UU Pilkada agar norma hukum lebih jelas dan tegas.

Membangun Sistem Pilkada yang Lebih Baik

Benny menegaskan pentingnya membuat UU Pilkada yang lebih baik, dengan norma yang jelas dan sanksi tegas bagi pelanggar. Ia juga menilai bahwa pemerintah seharusnya mengambil peran lebih besar dalam membiayai pelaksanaan pilkada. Dengan demikian, ongkos politik yang tinggi dapat diminimalkan.

“Jika tujuan demokrasi adalah kesejahteraan rakyat dan lahirnya pemimpin berkualitas, anggaran tidak boleh jadi alasan untuk mundur dari pemilihan langsung,” katanya. Menurut Benny, keterbatasan anggaran tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengurangi kualitas demokrasi atau menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpin secara langsung.

Isu Pilkada via DPRD Kembali Muncul

Wacana pilkada melalui DPRD kembali bergulir setelah Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) beberapa waktu lalu. Salah satu rekomendasi rapimnas adalah mendorong pilkada tak langsung atau via DPRD dan koalisi permanen. Mayoritas fraksi pun mendukung usulan ini, termasuk Gerindra, PAN, PKB, dan NasDem.

Namun, PDIP dan Demokrat tetap menolak. Sementara itu, PKS mengusulkan sistem variasi, di mana pilkada tak langsung hanya diterapkan untuk kabupaten.

Tantangan dalam Sistem Pilkada Langsung

Meskipun pilkada langsung dianggap sebagai bentuk partisipasi rakyat yang lebih kuat, sistem ini juga memiliki tantangan. Biaya politik yang tinggi sering kali mengarah pada praktik politik uang, yang bisa merusak proses demokrasi. Selain itu, netralitas aparat negara dalam menjaga keadilan pemilu menjadi isu yang terus dipertanyakan.

Masa Depan Sistem Pilkada di Indonesia

Perdebatan mengenai sistem pilkada akan terus berlangsung, terlepas dari pendapat masing-masing partai politik. Bagi sebagian pihak, pilkada melalui DPRD dianggap sebagai alternatif yang lebih efisien dan transparan. Namun, bagi yang lain, sistem langsung tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga hak rakyat dalam memilih pemimpin.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Link 17 Menit dan 1:50, Viralnya Video “Teh Pucuk” dan Kegaduhan di Ruang Digital

    Link 17 Menit dan 1:50, Viralnya Video “Teh Pucuk” dan Kegaduhan di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Video yang berjudul “Teh Pucuk” kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial. Dalam waktu singkat, video ini menyebar luas dan memicu rasa penasaran masyarakat. Namun, tidak semua informasi yang beredar tentang video tersebut benar. Sejumlah narasumber dan lembaga terkait memberikan klarifikasi mengenai isu yang muncul. Munculnya Klaim Terkait Dua Versi Video Bermula […]

  • Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

    Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Komite Reformasi Polri mulai memasuki tahap pengambilan keputusan setelah lebih dari satu bulan menghimpun aspirasi publik terkait agenda percepatan reformasi kepolisian. Ketua Komite Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa rapat Komisi Percepatan Reformasi yang digelar hari ini menjadi bagian dari proses finalisasi arah kebijakan yang akan disampaikan kepada Presiden. “Hari ini […]

  • Air Mata dan Solidaritas Warnai Doa Bersama untuk Affan, Korban Insiden Demonstrasi

    Air Mata dan Solidaritas Warnai Doa Bersama untuk Affan, Korban Insiden Demonstrasi

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isak tangis dan rasa solidaritas mewarnai doa bersama yang digelar di Masjid Baitul Hamdi, Jalan Pahlawan Surabaya, Minggu pagi (31/8/2025). Ratusan pengemudi ojek online (ojol), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aktivis antikorupsi berkumpul mengenang Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia akibat insiden pelindasan kendaraan taktis saat aksi demonstrasi di Jakarta. Acara yang […]

  • PS Barito Putera vs Persiku Kudus, Liga 2 Indonesia PERSIPURA

    PS Barito Putera vs Persiku Kudus, Prediksi Skor dan Strategi Laga Kunci di Liga 2 Indonesia

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara PS Barito Putera dan Persiku Kudus menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Grup B Liga 2 Championship. Duel ini tidak hanya memperlihatkan perbedaan kualitas antara dua tim, tetapi juga menjadi ujian bagi kedua pelatih dalam menghadapi tekanan besar. Dengan posisi yang sangat berbeda di klasemen, laga ini bisa menjadi momentum penting […]

  • Aliran modal asing mencapai Rp14,08 triliun

    Aliran modal asing mencapai Rp14,08 triliun di minggu pertama Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat arus dana asing (capital inflow) sebesar Rp 14,08 triliun masuk ke pasar keuangan dalam minggu pertama bulan Desember 2025. Kepala Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa data transaksi pada periode 1–4 Desember 2025 menunjukkan para investor asing melakukan pembelian bersih di tiga instrumen sekaligus, yaitu pasar saham, […]

  • Prediksi NBA: Pertandingan Timberwolves vs. Nuggets di Hari Natal

    Prediksi NBA: Pertandingan Timberwolves vs. Nuggets di Hari Natal

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Minnesota Timberwolves dan Denver Nuggets menjadi salah satu laga utama pada hari Natal di NBA. Kedua tim akan bertemu dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10:30 malam waktu setempat. Denver, yang memiliki rekor terbaik ketiga di Wilayah Barat dengan 21 kemenangan dan 8 kekalahan, datang setelah kekalahan tipis 131-130 dari Dallas […]

expand_less