Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Mulai 2026, OPD Pemkot Surabaya Terapkan Rapor Kinerja Pejabat, Nilainya Dibuka ke Publik

Mulai 2026, OPD Pemkot Surabaya Terapkan Rapor Kinerja Pejabat, Nilainya Dibuka ke Publik

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerapkan sistem rapor kinerja bagi seluruh pejabat struktural mulai tahun 2026.

Kebijakan ini ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai upaya memastikan kinerja birokrasi benar-benar terukur, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan politik.

Eri menegaskan, rapor kinerja tersebut berlaku menyeluruh, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat struktural, hingga camat dan lurah.

“Jadi begini, setiap Kepala OPD itu pasti ada rapotnya. Setiap Kepala OPD pasti ada rapotnya. Setiap bidang pasti ada rapotnya.
Camat Lurah pasti ada rapotnya. Dan rapot ini tidak pernah disampaikan. Maka setiap Kepala, setiap struktural itu pasti punya output dan outcome.” ujar Eri pada Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, rapor kinerja akan berbasis pada janji kerja, target, serta output dan outcome yang telah ditetapkan masing-masing pejabat. Setiap komitmen yang disampaikan akan menjadi bahan penilaian.

“Dan apa saja yang dia janjikan. Dan itu menjadi penilaian nanti. Setiap yang dijanjikan akan menjadi nilai.” tegasnya.

Berbeda dari pola sebelumnya, Eri menyebutkan rapor kinerja ini tidak hanya menjadi konsumsi internal, tetapi akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat Surabaya secara berkala.

“Dan nanti setelah itu ada nilai, kita akan sampaikan. Kita akan sampaikan kepada masyarakat Surabaya setiap 6 bulan sekali. Sehingga ketika terjadi perubahan, masyarakat itu mulai terbiasa.” jelas Eri.

Ia menilai keterbukaan penilaian akan mendorong budaya evaluasi yang sehat, baik bagi pejabat maupun masyarakat. Dengan begitu, perbaikan kinerja bisa dilakukan secara sadar dan berkelanjutan.

“Oh ini ternyata tidak cocok ambil rapot. Oh ini saya harus merubah ini di tahun 2026. Saya sampaikan kepada teman-teman di PNS ini, di Pemkot.” ujarnya.

Eri menegaskan, sistem rapor kinerja ini sekaligus menjadi upaya memutus anggapan bahwa jabatan struktural berkaitan dengan kepentingan politik.

“Kita tidak bisa, struktural ini dibuat politik tidak bisa. Struktural ini adalah kepentingan masyarakat yang lebih panjang. Karena mereka ketika menjadi struktural, pensiunnya lebih panjang,” papar Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

“Tidak dipengaruhi oleh kegiatan-kegiatan wali kota dan wakil wali kota. Tapi dengan seperti itu, maka tidak ada hubungan dengan politik.” imbuhnya.

Ia menambahkan, seluruh hasil penilaian, termasuk capaian nilai, akan dipublikasikan secara terbuka, bahkan melibatkan penilaian dari masyarakat dan media.

“Maka nanti ketika dia jadi output-outcomenya, dan apa yang dinilai saya sampaikan. Tercapai nilainya berapa juga akan disampaikan. Sehingga nanti di situ, masing-masing orang juga akan saya minta pendapat dari masyarakat dan media,” lanjut Eri.

Dengan sistem ini, Eri berharap evaluasi jabatan benar-benar berbasis kinerja, bukan pergantian kepemimpinan politik.

“Nanti ketika di 2026 berakhir, gak terpenuhi, kan bukan penilaian kita, tapi penilaian semuanya Masyarakat juga ngerti. Jadi saya tidak ingin yang namanya struktural ini menjadi kepentingan, yang mengatakan ganti wali kota, ganti. Ganti ini, ganti itu.” tegasnya.

Eri memastikan, pejabat dengan kinerja baik akan dipertahankan, sementara yang tidak memenuhi standar akan dievaluasi secara objektif.

“Tidak begitu. Tapi adalah dari kinerja. Kinerjanya bagus, teruskan.
Tapi kinerja yang tidak bagus, turunkan. Dan nanti kita punya standar. Tidak boleh dia hanya terpenuhi nilainya sudah.” ujarnya.

Pemkot Surabaya juga menetapkan ambang batas nilai sebagai acuan utama dalam pengambilan keputusan jabatan.

“Padahal kita ini punya ambang batas. Ambang batasnya berapa? 80. Ketika nilai 80 dia di bawah, maka dia tidak dirotasi.
Tapi dia diturunkan. Tapi kalau nilainya 80, kita dirotasi ketika 2 tahun lebih.” pungkas Eri. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arsitek Lanskap Soroti Perencanaan Kota Pasca Pohon Tumbang di Jakarta

    Arsitek Lanskap Soroti Perencanaan Kota Pasca Pohon Tumbang di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Asosiasi Arsitek Lingkungan Indonesia (IALI) menganggap bahwa isupohon tumbangmerupakan isu yang bersifat kompleks, mencakup aspek pengelolaan, perawatan, perencanaan, hingga pelaksanaan teknis di lapangan. Ketua Umum IALI Rahman Andra Wijaya mengungkapkan peristiwa pohon roboh yang terjadi belakangan ini tidak hanya mengganggu kegiatan masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan penduduk serta merusak fasilitas kota. Berdasarkan laporan IALI, […]

  • Polri dan Warga bergandengan Tangan, Polindes Meunasah Mancang Bangkit dari Lumpur Banjir

    Polri dan Warga bergandengan Tangan, Polindes Meunasah Mancang Bangkit dari Lumpur Banjir

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh Polres Pidie Jaya bersama masyarakat, yang bergandengan tangan gotong royong pemulihan pasca banjir di Polindes Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (12/1/2026). Gotong royong pembersihan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, […]

  • PLN Bali Kirim Relawan Bantu Pemulihan Listrik Sumatera dan Aceh

    PLN Bali Kirim Relawan Bantu Pemulihan Listrik Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PLNUnit Pelayanan Distribusi (UPD) Bali mengirimkan 11 relawan serta mengumpulkan sumbangan karyawan untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik di daerah yang terkena dampak. Tindakan ini merupakan bentuk nyata semangat PLN bersama masyarakat dalam memperbaikan layanan pokok bagi warga setelah bencana. Sebanyak 11 anggota yang dikirim terdiri dari tiga pengawas dari UP3 Bali Utara dan […]

  • Penataan Parkir Tunjungan: Laila Mufidah Ingatkan Pemkot Surabaya untuk Proaktif Perhatikan Dampak Ekonomi

    Penataan Parkir Tunjungan: Laila Mufidah Ingatkan Pemkot Surabaya untuk Proaktif Perhatikan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 273
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah, menyuarakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menata parkir di sepanjang Jalan Tunjungan.  “Saya mendukung penataan parkir di Tunjungan. Diatur biar nyaman untuk semua. Kawasan Tunjungan itu salah satu destinasi kota yang harus dijaga keindahannya,” ujar Laila, Selasa 5 Agustus 2025. Legislator Perempuan Partai […]

  • Bhabinkamtibmas Jemundo Tinjau Peternakan Sapi, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pola Pakan Bergizi

    Bhabinkamtibmas Jemundo Tinjau Peternakan Sapi, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pola Pakan Bergizi

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Jemundo, Polsek Taman, Bripka Erick, melakukan peninjauan terhadap aktivitas peternakan sapi milik warga di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (22/4/2025).   Dalam kunjungannya, Bripka Erick bertemu langsung dengan para peternak setempat. Ia mengapresiasi semangat warga dalam mengembangkan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya […]

  • Cabai Rawit Jadi Ajang Kreativitas Petani Urban Surabaya, Sememi Jaya Ikut Unjuk Gigi

    Cabai Rawit Jadi Ajang Kreativitas Petani Urban Surabaya, Sememi Jaya Ikut Unjuk Gigi

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Si kecil yang pedas, cabai rawit, kini menjadi simbol semangat dan kreativitas petani urban di Surabaya. Salah satunya ditunjukkan oleh Kelompok Tani Sememi Jaya Kreatif, yang ikut ambil bagian dalam Lomba Penanaman Bibit Cabai Rawit tingkat Kota Surabaya yang digelar oleh Dinas Pertanian Kota Surabaya. Kelompok tani yang berlokasi di Jl. Sememi Jaya […]

expand_less