Saham DEWA Melonjak Karena Perubahan Struktur dan Prospek Ekspansi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM –Â Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (29/12/2025), saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami lonjakan sebesar 17,86 persen, dengan harga mencapai Rp660 per unit. Angka ini menjadi rekor tertinggi sejak Desember 2007. Kenaikan tersebut didorong oleh berbagai faktor, termasuk optimisme pasar terhadap prospek ekspansi dan peningkatan struktur modal perusahaan.
Dalam kurun waktu tahun 2025, saham DEWA bersama emiten Grup Bakrie lainnya mengalami reli besar-besaran. Kenaikan saham DEWA bahkan mencapai hingga 490 persen sepanjang tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa investor semakin percaya pada kemampuan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, khususnya di sektor kontraktor tambang.
Perubahan Kepemilikan Saham dan Strategi Keuangan
Salah satu faktor yang turut memengaruhi kenaikan saham DEWA adalah adanya perubahan kepemilikan saham. PT CGS International Sekuritas Indonesia membeli sekitar 680,3 juta saham DEWA pada 11 Desember 2025. Pembelian dilakukan dengan harga Rp264 per unit, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp179,6 miliar. Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari skema repurchase agreement (repo).
Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan saham PT CGS International Sekuritas Indonesia di DEWA meningkat dari 3,86 persen menjadi 5,53 persen. Perubahan ini menunjukkan bahwa investor institusi mulai melihat potensi pertumbuhan DEWA dalam jangka panjang.
Kinerja Finansial dan Investasi Baru
Selain itu, DEWA juga mendapatkan dukungan finansial dari berbagai sumber. Salah satunya adalah fasilitas kredit modal kerja dan investasi senilai Rp1 triliun yang diberikan kepada perusahaan. Dengan pendanaan ini, DEWA memiliki kesempatan untuk memperluas operasionalnya, terutama di sektor tambang yang masih menjanjikan.
Beberapa analis menyatakan bahwa kenaikan saham DEWA tidak hanya didorong oleh perubahan kepemilikan saham, tetapi juga oleh peningkatan kinerja keuangan dan strategi bisnis yang lebih baik. Selain itu, sentimen positif dari pasar global juga memberikan dampak positif terhadap kinerja saham DEWA.
Proyeksi dan Harapan Pasar
Proyeksi terbaru menunjukkan bahwa saham DEWA akan terus mengalami kenaikan dalam beberapa bulan mendatang. Beberapa ahli pasar mengungkapkan bahwa peningkatan kinerja perusahaan dan kebijakan manajemen yang lebih efisien akan menjadi faktor utama dalam pertumbuhan saham DEWA.
“Kenaikan saham DEWA merupakan bukti bahwa pasar mulai melihat potensi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri tambang,” ujar salah satu analis independen.
Kondisi Pasar dan Dampak Global
Peningkatan kinerja saham DEWA juga dipengaruhi oleh kondisi pasar secara umum. Dalam beberapa bulan terakhir, IHSG mengalami penguatan yang cukup signifikan, didorong oleh inflow dana asing dan sentimen positif dari sektor-sektor unggulan seperti energi dan infrastruktur.
Selain itu, kenaikan saham DEWA juga terjadi di tengah situasi di mana banyak emiten Grup Bakrie lainnya mengalami peningkatan kinerja. Ini menunjukkan bahwa seluruh grup sedang mengalami transformasi dan peningkatan kualitas bisnis.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun kenaikan saham DEWA sangat menggembirakan, para ahli tetap memperingatkan bahwa pasar bisa saja mengalami volatilitas. Oleh karena itu, investor perlu memantau perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.
Namun, secara keseluruhan, proyeksi untuk DEWA terlihat sangat positif. Dengan dukungan finansial, strategi bisnis yang lebih baik, dan optimisme pasar, saham DEWA memiliki peluang besar untuk terus berkembang. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar