Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Jimmy Lai, Pemimpin Media Hong Kong Diadili dalam Kasus Keamanan Nasional

Jimmy Lai, Pemimpin Media Hong Kong Diadili dalam Kasus Keamanan Nasional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang tokoh media terkemuka Hong Kong, Jimmy Lai, telah dijatuhi hukuman atas dua tuduhan keamanan nasional dan satu tuduhan penghasutan yang lebih ringan dalam persidangan yang berlangsung selama dua tahun. Putusan ini dianggap sebagai indikator dari pergeseran kebebasan di kota tersebut di bawah pemerintahan Beijing.

Lai, seorang pengusaha kaya raya yang berusia 78 tahun, adalah salah satu tokoh paling menonjol yang dituduh oleh undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan pada 2020 setelah berbulan-bulan protes pro-demokrasi yang besar dan kadang-kadang mematikan. Ia mendirikan Apple Daily, surat kabar harian yang sangat pro-demokrasi dan dikenal dengan kritik tajam terhadap Partai Komunis Tiongkok hingga penutupannya pada 2021.

Lai telah membantah semua tuduhan dan kini menghadapi kemungkinan hukuman seumur hidup. Putusan hari Senin menandai akhir dari sebuah perjalanan hukum yang penuh gejolak yang telah menimbulkan kritik dari pendukung dan pemimpin asing di seluruh dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump—yang pernah berjanji untuk “membuatnya bebas.”

Perubahan Signifikan di Hong Kong

Penerapan undang-undang keamanan nasional telah mengubah wajah Hong Kong, dengan otoritas menjebloskan puluhan oposisi politik, memaksa kelompok masyarakat sipil dan outlet media yang vokal untuk bubar, serta mengubah kota yang dulu bebas menjadi wilayah yang diperintah hanya oleh “patriot-patriot saja.” Pemimpin Hong Kong dan Tiongkok mengatakan bahwa undang-undang ini telah “mengembalikan stabilitas” setelah protes 2019.

Lai adalah warga negara Inggris, dan pemerintah Inggris sebelumnya telah meminta pembebasannya. Dalam konferensi pers di London pada hari Senin, putra Lai, Sebastian, mengatakan ia “sedih” tentang kondisi ayahnya dan meminta pemerintah Inggris untuk melakukan lebih banyak lagi agar memperoleh kebebasannya.

Tuduhan Keterlibatan dengan Pihak Asing

Dalam memberikan putusan mereka, hakim menyatakan bahwa tidak diragukan lagi Lai memiliki rasa benci dan kebencian terhadap Republik Rakyat Tiongkok selama sebagian besar masa hidupnya. Mereka merujuk pada aktivitas Lai dalam mengadvokasi politisi AS selama masa jabatan Trump—sebagian besar sebelum undang-undang keamanan nasional diberlakukan—sebagai bukti penghasutan dan kolusi dengan pihak asing, termasuk pertemuannya dengan Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan upayanya untuk bertemu langsung dengan Trump.

Mereka juga merujuk pesan WhatsApp Lai dengan aktivis pro-demokrasi lainnya dan para pimpinan Apple Daily, serta artikel opini New York Times yang ditulisnya pada Mei 2020—di mana ia menyarankan cara-cara untuk menghukum Tiongkok atas represi terhadap Hong Kong, seperti mencabut visa siswa bagi anak-anak pejabat pemerintah.

Hakim-hakim itu menyatakan bahwa Lai adalah “pemimpin utama dari konspirasi-konspirasi” yang disampaikan dalam tiga tuduhan tersebut. Mereka menambahkan bahwa bukti menunjukkan bahwa tujuan Lai hanya ingin melihat jatuhnya Partai Komunis Tiongkok.

Kesehatan dan Isu Hukum

Selama persidangan, jaksa menuduh Lai menggunakan Apple Daily untuk meminta sanksi terhadap Hong Kong dan Tiongkok selama protes 2019, dan setelah undang-undang keamanan nasional diberlakukan. Ia ditangkap di bawah undang-undang tersebut pada akhir 2020, dan telah menghabiskan lebih dari 1.800 hari di penjara tingkat maksimum, sebagian besar dalam isolasi.

Pendukung Lai—banyak dari mereka yang berdiri antre semalaman untuk mendapatkan tempat di ruang sidang—mengekspresikan kekecewaan tetapi tidak terkejut dengan putusan tersebut, dengan banyak orang mengatakan mereka tidak lagi percaya pada sistem peradilan Hong Kong.

Perjalanan Seorang Tokoh Media

Lai lahir di daratan Tiongkok dan tiba di Hong Kong yang diperintah Inggris pada usia 12 tahun, bekerja dari pekerja pabrik menjadi pengusaha pakaian. Ia kemudian beralih ke media dan mendirikan Apple Daily pada 1995, dua tahun sebelum Hong Kong diserahkan ke Tiongkok. Pemimpin suara keras dan surat kabar miliknya berada di garis depan gerakan pro-demokrasi kota tersebut.

Seorang pendukung Trump, Lai pergi ke Washington pada puncak protes 2019, bertemu dengan Pence dan politisi AS lainnya untuk membahas situasi tersebut. Saat itu, demonstrasi besar yang dipicu oleh undang-undang kontroversial menarik ratusan ribu orang ke jalan—banyak dari mereka yang khawatir bahwa Beijing dapat mengancam otonomi dan kebebasan bicara, pers, dan kumpulan kota tersebut. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Onad Jalani Rehabilitasi hingga Februari 2026

    Onad Jalani Rehabilitasi hingga Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 186
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polda Metro Jaya mengungkap Artis Onadio Leonardo alias Onad resmi bisa menjalani rehabilitasisetelah permohonannya diterima oleh BNN Jakarta hari ini, Selasa (4/11/2025). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyatakan mantan vokalis Killing Me Inside mulai menjalani rehabilitasi di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (Ultra), Jakarta Selatan. “Berdasarkan permintaan keluarga, pria tersebut […]

  • Pencuri Kabel di Gedung Bank Surabaya Dibekuk Polisi

    Pencuri Kabel di Gedung Bank Surabaya Dibekuk Polisi

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 272
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial JN (46), warga Bulak Jaya, Surabaya, berhasil dibekuk oleh aparat Polsek Genteng setelah tertangkap basah mencuri kabel di gedung milik Bank Danamon yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (11/4/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi pencurian diketahui setelah seorang pegawai bank berinisial FS (27) melaporkan […]

  • Megawati dan Prabowo Sepakat Jalin Silaturahmi untuk Bangsa

    Megawati dan Prabowo Sepakat Jalin Silaturahmi untuk Bangsa

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang akan digelar sebelum pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024, menjadi bukti nyata komitmen kedua tokoh bangsa untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari silaturahmi pemimpin bangsa, yang bertujuan untuk […]

  • Jadwal Lengkap F1 2026, Perubahan Besar dalam Dunia Formula 1 Audi dan Cadillac Siap Tampil di Trek

    Jadwal Lengkap F1 2026, Perubahan Besar dalam Dunia Formula 1 Audi dan Cadillac Siap Tampil di Trek

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Formula 1 (F1) menghadapi era baru dengan perubahan signifikan yang akan memengaruhi seluruh konstruktor dan pembalap. Musim 2026 akan menjadi titik awal bagi banyak perubahan, baik dalam teknologi maupun kompetisi. Jadwal resmi untuk musim ini telah dirilis dan menandai dimulainya sejarah baru dalam olahraga balap paling bergengsi di dunia. Regulasi Teknis Baru yang Mengubah […]

  • Kebijakan Baru Surabaya: Mantan Suami yang Tidak Nafkahi Anak-Istri Dibatasi Layanan Kependudukan

    Kebijakan Baru Surabaya: Mantan Suami yang Tidak Nafkahi Anak-Istri Dibatasi Layanan Kependudukan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kini menerapkan kebijakan baru untuk memastikan bahwa mantan suami yang tidak melunasi kewajiban nafkah setelah perceraian tidak bisa menikmati layanan kependudukan. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk melindungi hak istri dan anak pasca-perceraian. Data Menunjukkan 8.180 Mantan Suami Belum Melunasi Kewajiban Nafkah Berdasarkan catatan Pengadilan Agama (PA) Kota Surabaya, terdapat sebanyak 8.180 mantan […]

  • Bisnis Bintraco Dharma (CARS) Terganggu Penurunan Daya Beli

    Bisnis Bintraco Dharma (CARS) Terganggu Penurunan Daya Beli

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kinerja PT Bintraco Dharma Tbk (CARS) Mengalami Penurunan di Tengah Lesunya Industri Otomotif Nasional DIAGRAMKOTA.COM – Kinerja perusahaan otomotif PT Bintraco Dharma Tbk (CARS) mengalami penurunan selama tahun berjalan 2025. Hal ini terjadi karena kondisi industri otomotif nasional yang mulai melemah sejak awal tahun. Perusahaan mengakui adanya tantangan dalam menjaga kinerja bisnisnya akibat beberapa faktor eksternal […]

expand_less