Pemkot Surabaya Bantu Atlet Perbakin yang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Mantan Pelatih
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan penuh kepada seorang atlet di bawah umur yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh mantan pelatihnya. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati.
Ida menjelaskan bahwa korban, yang berusia 15 tahun, mengaku telah mengenal terduga pelaku ketika sedang dilatih dalam sebuah klub menembak. “Korban mengatakan bahwa ia merasa kagum dengan pelatih tersebut setelah berhasil meraih juara,” ujarnya.
Selama masa latihan, korban mengalami tindakan tidak pantas dari terduga pelaku. Ida menyebutkan bahwa tindakan tersebut terjadi antara tahun 2025 hingga 2026. Kejadian itu terjadi baik di tempat latihan maupun di dalam mobil terduga pelaku.
Baca juga:
– Atlet Perbakin di Surabaya Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatihnya
– Pemkot Surabaya Dampingi Atlet Perbakin Diduga Korban Kekerasan Seksual Eks Pelatih
Dalam wawancaranya, Ida menegaskan bahwa korban awalnya tidak curiga dengan tindakan pelaku karena merasa menghormati dan mengagumi pelatihnya. Namun, kejanggalan muncul ketika pelaku meminta korban untuk mengirimkan foto. Korban menolak, sehingga terjadi pertengkaran.
Setelah peristiwa tersebut, korban merasa sakit hati dan akhirnya bercerita kepada orangtuanya pada Senin, 8 Juni 2026. Orangtua korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya pada Selasa, 9 Juni 2026.
Ida menambahkan bahwa proses hukum sudah dimulai, tetapi tidak terburu-buru. “Bukti harus jelas sebelum ada tindakan lebih lanjut,” katanya.
Berikut beberapa poin penting dari laporan ini:
- Tindakan Tidak Pantas: Korban mengalami kekerasan seksual selama periode 2025 hingga 2026.
- Tempat Kejadian: Kejadian terjadi di tempat latihan dan di dalam mobil pelaku.
- Proses Hukum: Laporan telah diajukan ke polisi, dan proses hukum sedang berlangsung.
- Peran Pemkot Surabaya: Pemkot Surabaya memberikan pendampingan penuh kepada korban.
Kasus ini menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak yang terlibat dalam kegiatan olahraga. Selain itu, hal ini juga menyoroti tanggung jawab para pelatih untuk menjaga etika dan keselamatan atlet mereka.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami situasi serupa, segera laporkan ke pihak berwajib dan carilah bantuan dari lembaga perlindungan anak.***

>

Saat ini belum ada komentar