Pemantauan dan Persiapan SPMB 2026 di Surabaya Jadi Fokus Komisi D DPRD
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(yt:operatorsantri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Penerimaan siswa baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian utama Komisi D DPRD Surabaya. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan pengaturan kuota, tetapi juga memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga kota. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, sejumlah isu teknis hingga kebijakan pemerataan pendidikan dibahas secara mendalam.
Kuota Sekolah Negeri Cukup untuk Seluruh Siswa SD Lulusan
William Wirakusuma, anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, menyampaikan bahwa kuota sekolah negeri telah direncanakan dengan matang. Menurutnya, Dispendik telah memperhitungkan jumlah lulusan SD yang akan melanjutkan ke jenjang SMP. Hal ini memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa tidak ada ancaman kekurangan kursi.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah telah melakukan perencanaan daya tampung sekolah,” ujarnya.
Menghilangkan Stigma Sekolah Favorit
William juga menyoroti pentingnya mengubah pola pikir masyarakat terkait persepsi adanya sekolah favorit dan nonfavorit. Ia menekankan bahwa semua sekolah negeri di Surabaya memiliki standar kualitas yang sama, bahkan terus ditingkatkan oleh pemerintah kota.
“Sudah saatnya stigma sekolah favorit dihilangkan. Kualitas sekolah negeri di Surabaya pada dasarnya sama dan terus ditingkatkan. Pilihlah sekolah yang terdekat dengan rumah,” katanya.
Perhatian pada Proses Pendaftaran Secara Daring
Selain itu, William mengingatkan orang tua untuk tidak terburu-buru dalam proses pendaftaran online. Ia menyarankan agar mereka memastikan lokasi rumah sudah terdeteksi dengan benar oleh sistem sebelum menyelesaikan pendaftaran. Ini bertujuan untuk menghindari masalah administrasi yang bisa memengaruhi proses seleksi.
“Jangan terburu-buru menekan tombol pendaftaran. Pastikan dulu titik rumah sudah terdeteksi dengan tepat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.
Layanan Bantuan Dispendik Siap Mendampingi Warga
Untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran, Dinas Pendidikan telah menyiapkan layanan bantuan. William meminta warga tidak ragu untuk datang langsung ke helpdesk Dispendik Surabaya jika mengalami kendala.
“Kalau masih bingung terkait mekanisme maupun tahapan pendaftaran, datang saja ke helpdesk Dinas Pendidikan. Manfaatkan fasilitas yang sudah disediakan agar proses pendaftaran berjalan lancar,” tambahnya.
Komisi D Berkomitmen pada Akses Pendidikan Merata
Rapat Komisi D bersama Dispendik Surabaya merupakan bagian dari pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan SPMB 2026. Tujuannya adalah memastikan setiap anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala kuota atau teknis pendaftaran.
Tindak Lanjut dan Kepercayaan Masyarakat
Komisi D DPRD Surabaya terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi dan partisipasi aktif. Dengan fokus pada keadilan dan kesetaraan, langkah-langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan efektif.***

>

Saat ini belum ada komentar