Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Teknologi AI Kini Bisa Jadi Debt Collector, Lebih Sopan dan Tenang

Teknologi AI Kini Bisa Jadi Debt Collector, Lebih Sopan dan Tenang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mulai memengaruhi berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan utang. Dalam laporan terbaru yang diterbitkan oleh Wired, terungkap bahwa sejumlah perusahaan penagihan utang di Amerika Serikat (AS) mulai menggunakan agen AI berbentuk chatbot suara untuk menelepon nasabah yang memiliki tunggakan pembayaran.

Menurut laporan tersebut, bot AI ini mampu melakukan percakapan layaknya manusia, menagih pembayaran, hingga menawarkan metode pelunasan utang secara otomatis. Salah satu contoh yang diangkat adalah bot bernama “Eve”. Bot ini menelepon seorang pria dengan nama samaran Ben terkait tunggakan sewa rumah sebesar 266 dollar AS atau sekitar Rp 4,7 juta.

Ben mengaku bahwa tagihan tersebut sebenarnya sudah ia lunasi beberapa bulan sebelumnya. Meski begitu, Eve tetap menawarkan opsi pembayaran melalui kartu maupun transfer bank. Ben kemudian mencoba “mengisengi” bot tersebut dengan percakapan aneh untuk melihat respons AI. Namun, bot itu tetap melanjutkan percakapan sebelum akhirnya mengalihkan panggilan ke petugas manusia.

Pengaturan Nada dan Gaya Komunikasi

Laporan Wired menyebutkan bahwa bot AI debt collector ini ternyata mampu berbicara secara natural dan menyesuaikan gaya komunikasi berdasarkan kondisi lawan bicara. Perusahaan pengembang AI bahkan sudah mengatur aksen bahasa, intonasi, hingga gaya percakapan berdasarkan profil orang yang ditelepon, supaya percakapan sesuai dengan orang yang ditelepon.

Misalnya, AI bisa menggunakan aksen bahasa Spanyol berbeda untuk pengguna di Meksiko dan Kolombia. Yang menarik, bot AI itu juga diklaim mampu mendeteksi situasi kedukaan, seperti kebangkrutan, sakit, atau kematian anggota keluarga. Dalam kondisi tertentu, sistem akan langsung mengalihkan percakapan ke petugas manusia.

Selain itu, beberapa perusahaan juga membuat “profil psikografis” pengguna berdasarkan riwayat percakapan sebelumnya. Tujuannya agar AI dapat menyesuaikan pendekatan yang lebih personal saat menagih utang.

Dianggap Lebih Sopan dibanding Manusia

Salah satu hal menarik dari bot AI yang bisa menagih utang adalah mereka dianggap lebih sopan dan lebih tenang dibanding manusia yang bertugas sebagai debt collector. Kemudian, bot AI juga disebut tidak mudah marah, tidak gampang capek, dan dapat bekerja selama 24 jam nonstop.

Namun, meskipun AI menawarkan efisiensi dan kesopanan, ada kekhawatiran bahwa penggunaan teknologi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen. Banyak orang merasa cemas dan tidak nyaman saat menerima panggilan dari bot AI, karena tidak tahu apakah mereka sedang berbicara dengan manusia atau mesin.

Komentar Ahli dan Keprihatinan

Dalam wawancaranya, Dr. Lina Hartanto, ahli teknologi dan etika digital, menekankan bahwa meskipun AI membawa manfaat dalam efisiensi, penting untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara etis dan transparan.

“Kita harus memperhatikan bagaimana AI digunakan dalam interaksi dengan masyarakat. Jangan sampai teknologi ini menjadi alat manipulasi atau tekanan yang tidak sehat,” ujarnya.

Dr. Hartanto menambahkan, “Keterlibatan manusia tetap penting dalam proses penagihan, terutama dalam situasi yang sensitif. AI bisa menjadi alat bantu, bukan pengganti sepenuhnya.”

Tantangan dan Tantangan Berikutnya

Meski AI menawarkan efisiensi dan kesopanan, penggunaan teknologi ini juga membawa tantangan baru. Masalah privasi, keamanan data, dan potensi kesalahan dalam identifikasi nasabah menjadi isu yang perlu diperhatikan.

Seiring perkembangan teknologi, penting bagi perusahaan dan regulator untuk menetapkan pedoman yang jelas dalam penggunaan AI dalam bidang penagihan utang. Ini akan memastikan bahwa teknologi ini memberikan manfaat tanpa merugikan masyarakat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi Peran Bakohumas Sidoarjo untuk Ketahanan Informasi Nasional

    Optimalisasi Peran Bakohumas Sidoarjo untuk Ketahanan Informasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (28/11/2024). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan peran Humas dalam menjaga ketahanan informasi nasional di tengah era digitalisasi yang semakin pesat.   Rakor Bakohumas kali ini mengusung tema “Transformasi Peran Humas: Meningkatkan Ketahanan […]

  • Presiden Prabowo, Kemiskinan Ekstrem

    Visi Presiden Prabowo: Menghilangkan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo, dalam berbagai kesempatan, menyampaikan visi yang ambisius terkait pengurangan kemiskinan di Indonesia. Salah satu target utamanya adalah menghapus kelompok masyarakat yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Dalam pidatonya di acara peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ia menegaskan bahwa tujuan tersebut akan dicapai pada tahun 2029. Kategori Kemiskinan Ekstrem dan […]

  • Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

    Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan penjualan data pribadi debitur melalui aplikasi Go Matel R4 yang kerap dimanfaatkan oleh debt collector ilegal atau yang dijuluki mata elang (Matel). Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial FEP dan MJK. Keduanya ditetapkan […]

  • Pemkot Surabaya, Normalisasi Trotoar ,Jalan Embong Malang

    Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas untuk Normalisasi Trotoar di Jalan Embong Malang

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya mengambil tindakan nyata dalam upaya menormalkan penggunaan trotoar di kawasan Jalan Embong Malang. Proses pembongkaran fasad eks Toko Nam, yang selama ini berdiri di atas jalur pedestrian, dimulai pada malam hari, Kamis (23/4/2026). Tujuannya adalah memberikan akses yang lebih layak bagi pejalan kaki, terutama penyandang disabilitas. Tim Ahli […]

  • Kekalahan Dramatis 1. FC Union Berlin dalam Laga Kontra HSV

    Kekalahan Dramatis 1. FC Union Berlin dalam Laga Kontra HSV

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara 1. FC Union Berlin melawan Hamburger SV (HSV) berlangsung dengan tensi tinggi dan memperlihatkan pertandingan yang sangat sengit. Tim tuan rumah harus menerima kekalahan dengan skor akhir 2-3, meskipun sempat unggul di sebagian besar laga. Pertandingan ini menjadi momen penting dalam kompetisi Bundesliga musim 2025/26. Perjalanan Laga yang Penuh Drama Pada babak […]

  • bansos BPNT, PKH, BLT Kesra

    Nama Tak Terdaftar di Bansos? Cek Desil dan Ajukan Usulan Mandiri via Aplikasi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak masyarakat merasa kebingungan saat memeriksa bantuan sosial (bansos) tetapi nama mereka tidak tercantum dalam daftar penerima. Padahal, situasi ekonomi sedang sulit dan bantuan dari pemerintah bisa sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika Anda mengalami hal tersebut, jangan segera khawatir. Terdapat beberapa langkah penting yang perlu Anda pahami, khususnya mengenai desil kesejahteraan […]

expand_less