Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Sinergi Pertamina dan BGN: Mengubah Limbah Minyak Jelantah Menjadi Energi Berkelanjutan

Sinergi Pertamina dan BGN: Mengubah Limbah Minyak Jelantah Menjadi Energi Berkelanjutan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Minyak jelantah, yang sering dianggap sebagai limbah, kini menjadi bagian dari solusi inovatif untuk menghadapi tantangan energi global. Dalam sebuah langkah strategis, PT Pertamina (Persero) dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kerja sama untuk mengembangkan ekosistem energi berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah domestik. Proyek ini tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan sumber daya alam yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Transformasi Limbah Menjadi Sumber Daya

Salah satu elemen utama dalam proyek ini adalah minyak jelantah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebelumnya, minyak ini sering kali dibuang ke lingkungan atau digunakan secara tidak bertanggung jawab, menyebabkan pencemaran. Namun, dengan kolaborasi antara Pertamina dan BGN, minyak jelantah kini dilihat sebagai bahan baku yang bernilai tinggi.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk nyata dari semangat penguatan ketahanan pangan dan energi. “Dari puluhan ribu SPPG di seluruh Indonesia, kita bisa membangun ekosistem pengumpulan UCO yang sebelumnya dianggap sebagai limbah,” ujarnya.

Program MBG: Investasi untuk Masa Depan Bangsa

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi (MBG) bukan sekadar distribusi makanan gratis. “Ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa, membangun generasi unggul, memperkuat ekonomi rakyat, dan menciptakan Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Program MBG mencakup 61,99 juta penerima manfaat, yang membuatnya menjadi salah satu program pangan terbesar di dunia. Dengan kolaborasi ini, BGN tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Teknologi dan Strategi Jangka Panjang

Pertamina Patra Niaga akan mengelola pengumpulan minyak jelantah melalui mesin UCollect. Minyak yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan baku produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF), Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), dan biogasoline.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa pemanfaatan UCO sebagai bahan baku sangat efisien karena memiliki profil emisi siklus hidup yang rendah. “Melalui penahapan yang terukur, Pertamina menargetkan pencampuran SAF mulai dari 1% hingga 5% pada 2030 sesuai amanat Pemerintah,” tambahnya.

Tujuan Bersama: Ketahanan Energi dan Lingkungan

Proyek ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung tiga agenda strategis nasional: ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi industri. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan energi baru terbarukan berbasis sumber daya domestik yang berkelanjutan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di Grha Pertamina, Jakarta. Hadir juga Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra.

Masa Depan Energi Berkelanjutan

Dengan inisiatif ini, Pertamina dan BGN menunjukkan bahwa pengelolaan limbah domestik dapat menjadi bagian dari solusi global untuk mengurangi emisi karbon. Ini adalah langkah penting dalam membangun ekosistem energi yang lebih berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya non-terbarukan.

Dalam waktu dekat, proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sektor lain dalam mengadopsi prinsip ekonomi sirkular. Dengan kombinasi teknologi, kebijakan, dan partisipasi masyarakat, penggunaan limbah minyak jelantah sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan bisa menjadi realitas.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ALAT MATA MATA Eri Cahyadi, Transformasi Digital , Surabaya, Kota Cerdas, Inklusif

    Eri Cahyadi: Transformasi Digital Surabaya, Menuju Kota Cerdas yang Lebih Efisien dan Inklusif

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota terbesar di Jawa Timur, sedang menjalani transformasi besar-besaran untuk menjadi kota cerdas (smart city) yang berbasis layanan digital. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi pemerintahan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan akses yang lebih baik bagi warga. Langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya mencerminkan komitmen kuat untuk mempercepat perubahan […]

  • 10 Inspirasi Film untuk Memulai Tahun 2026 dengan Penuh Harapan

    10 Inspirasi Film untuk Memulai Tahun 2026 dengan Penuh Harapan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut tahun baru sering kali menjadi momen yang penuh harapan dan refleksi. Bagi sebagian orang, menghabiskan malam Tahun Baru dengan menonton film bisa menjadi pilihan yang sempurna. Film-film ini tidak hanya menyediakan hiburan, tetapi juga memberikan pesan-pesan penting yang bisa memengaruhi cara kita melihat kehidupan. Berikut adalah beberapa rekomendasi film yang bisa menjadi awal […]

  • Israel jadi negara pertama akui kemerdekaan Somaliland

    Israel jadi negara pertama akui kemerdekaan Somaliland

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia, menandai terobosan diplomatik setelah lebih dari tiga dekade tanpa pengakuan internasional. Dilansir dari Al Jazeera, Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991 tetapi tidak pernah diakui oleh negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mana pun. Wilayah ini menguasai wilayah barat […]

  • Bojonegoro tingkatkan layanan PDAM bagi warga

    Bojonegoro tingkatkan layanan PDAM bagi warga

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa berita utama yang muncul di Indonesia mencerminkan perhatian terhadap isu nasional, ekonomi, dan keamanan. Salah satu yang menonjol adalah pengangkatan Sultan Bima XIV sebagai pahlawan nasional. Penghargaan ini memberikan pengakuan atas kontribusi besar beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa. Pemanggilan Fadli Zon oleh Presiden Prabowo menjelang Hari Pahlawan juga menjadi fokus utama, […]

  • Mudik Tenang Barang Aman : Polres Bondowoso Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis!

    Mudik Tenang Barang Aman : Polres Bondowoso Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis!

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang mudik Lebaran, kekhawatiran akan keamanan rumah yang ditinggalkan seringkali menjadi beban pikiran masyarakat. Memahami hal tersebut, Polres Bondowoso Polda Jatim meluncurkan inovasi layanan penitipan kendaraan dan barang berharga gratis bagi seluruh warga Kabupaten Bondowoso yang hendak pulang kampung. Kapolres Bondowoso AKBP Dr.Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa ​Program ini bertujuan untuk memberikan rasa […]

  • DPRD Kabupaten Cianjur

    Setelah Kunjungan DPRD, RSUD Sayang Cianjur Siap Bangun Gedung Rawat Inap 5 Lantai

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mengalami kekurangan tempat tidur untuk pasien rawat inap. Keadaan ini menyebabkan puluhan pasien harus menumpuk dan menjalani perawatan selama beberapa hari di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Isu ini terungkap setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur mengunjungi fasilitas kesehatan utama di wilayah Kabupaten Cianjur […]

expand_less